Game Networking Jakarta 2013 Membangun Kemitraan antara Jepang dan Indonesia

May 16, 2013 10:29 pm
Game Networking Jakarta 2013 Membangun Kemitraan antara Jepang dan Indonesia

Pada tanggal 16 Mei 2013 bertempat di ballrom Hotel Grand Melia Jakarta, Nikkei Business Publication mengadakan acara Game Networking Jakarta 2013, acara yang dimulai dari pukul sepuluh pagi hingga tujuh malam ini berisi konferensi dan business matchmaking yang ditujukan untuk membangun kemitraan antara perusahaan game Jepang dan juga Indonesia.

Acara konferensi dibuka oleh SEGA NETWORKS, divisi baru SEGA yang fokus mengembangkan konten untuk tablet, smartphone dan social gaming, dengan topik yang dibahas adalah strategi SEGA untuk platform mobile di pasar Asia.

Sonic Dash, salah satu game buatan SEGA NETWORKS

Sonic Dash, salah satu game buatan SEGA NETWORKS

Shunsuke Kitayama yang merupakan kepala Bisnis SEGA NETWORKS di Cina dan Asia mengatakan bahwa SEGA sedang mencari partner lokal untuk memperluas bisnisnya di Asia, termasuk Indonesia tentunya. Game-game yang diproduksi oleh SEGA NETWORKS kebanyakan adalah social game dan game untuk smartphone, salah satu contohnya dalah Sonic Dash diatas. Selain itu juga, seperti kebanyakan social game lainnya, mereka juga merilis card game.

Game Border Break Mobile untuk iOS, diangkat dari game arcade berjudul sama

Game Border Break Mobile untuk iOS, diangkat dari game arcade berjudul sama

Kitayama menyebutkan bahwa game semacam Border Break dirilis dengan spesifikasi hi-end game yang free to play, agar bisa terlihat berbeda dengan social game lainnya. Game-game yang diproduksi SEGA NETWORKS diklaim mendapat penghasilan bruto tertinggi di 77 Negara, dengan 70% gamenya selalu mendapat posisi di 30 tertinggi. Meskipun demikian SEGA NETWORKS tidak terlepas dari beberapa masalah. Diantaranya adalah kesulitan ketika melokalisasi suatu game dan pendistribusian game tersebut serta operasi.  Karena alasan tersebutlah SEGA NETWORKS masih mencari partner lokal untuk dapat bekerjasama dalam merilis game-game besutan SEGA NETWORKS.

Pembicara selanjutnya adalah Hiroaki Kanamaru yang merupakan CEO dari PT SQUARE ENIX SMILEWORKS, sebuah perusahaan game development yang didirikan oleh SQUARE ENIX di Indonesia, tepatnya di Surabaya. dengan materinya adalah pendekatan Square Enix di Indonesia.

square enix smileworks
SQUARE ENIX SMILEWORKS menyatakan bahwa akan ada banyak hal yang dikerjakannya di Indonesia, berkolaborasi dengan SDM  yang berasal dari Indonesia dan tentunya developer lokal Indonesia. Partner lokal dari perusahaan yang berdiri di Surabaya adalah Gotanda Denshi Indonesia, dan yang sedikit mengejutkan adalah ternyata sekarang SQUARE ENIX tidak hanya mengembangkan game dan penerbitan saja, tetapi juga sedang mencoba masuk ke pasar e-commerce dan juga aplikasi untuk smartphone dan tablet selain game.

Target SQUARE ENIX SMILEWORKS adalah mengembangkan game-game orisinil buatan Indonesia untuk didistribusikan di pasar Asia Tenggara dan menjadi developer terdepan di kedepannya. Alasan SQUARE ENIX SMILEWORKS memiliki ketertarikan tinggi di Indonesia adalah karena pasar Indonesia akan semakin besar. Selain itu juga SQUARE ENIX SMILEWORKS membuka lowongan pekerjaan di Indonesia yang dapat diakses pada situs recruit mereka.

nirvanagenesis
Katsunori Yamaji CEO Premium Agency menjadi pembicara ketiga dengan topik pembicaraanya adalah “Membentuk kolaborasi Akademis dan Insutrial di Indonesia”. Premium Agency sebelumnya telah berkolaborasi dengan institusi pendidikan di Cina untuk mengembangkan bisnis aplikasi smartphone di Cina. Premium Agency berkeinginan untuk membuat kesempatan bisnis serupa di Indonesia. Premium Agency merupakan perusahaan developer game dan animasi yang juga menembangkan CHIDORI engine yang dapat digunakan untuk membuat game yang dapat dimainkan di hampir semua platform gaming.

chidori engine premium agency
Premium Agency mengklaim bahwa program pendidikan mereka memungkinkan seseorang untuk bisa membuat game dalam waktu 6 bulan, selain itu dengan tergabung dalam program pendidikan Premium Agency ini, para alumni mendapatkan banyak keuntungan seperti program pertukaran pelajar, kemudahan mencari pekerjaan, dan tentunya membuat game dengan engine Chidori. Di Indonesia Premium Agency tentunya sedang mencari institusi yang ingin bekerja sama dengan mereka dan kerjasama dalam game development maupun pembuatan animasi CGI. CEO Premium Agency mengatakan bahwa penduduk Indonesia memiliki potensi untuk berkembang dan tingginya minat pada game serta animasi menjadikan Indonesia tempat yang cocok untuk melaksanakan bisnisnya. Oleh karenanya dalam waktu kurang lebih 6 bulan Premium Agency berencana untuk membangun studio di Indonesia.

tgs2013
Selanjutnya merupakan sesi Introduksi TOKYO GAME SHOW (TGS) yang dibawakan oleh Shinri Endo dari TGS Management office, TGS merupakan event nomor satu di Asia untuk bidang Computer Gaming, diadakan semenjak tahun 1996. Sesi ini berfokus mengenalkan TGS kepada pelaku industri game di Indonesia. Pada kesempatan ini juga Dien Wong dari altermyth mengundang seluruh game developer Indonesia yang ingin mengisi booth Indonesia pada TGS 2013 yang akan diadakan pada tanggal 19 September hingga 22 September.

altermyth
Pembicara terakhir adalah Ihsan Wahab, Director of Publishing Altermyth, yang membahas topik mengenai publikasi game di Indonesia, dan bagaimana cara me-monetize game yang telah diproduksi, dengan fokus pada pasar Indonesia. Untuk dapat mempublikasikan suatu game di pasaran, developer harus memperhatikan beberapa poin penting yaitu memahami tentang pasar tersebut, game yang dibuat harus dapat memuaskan gamer, memilih produk yang sesuai dengan trend. Bagi game luar, harus dipastikan game tersebut telah dilokalisas. Bukan hanya melokalisasi konten melainkan juga melokalisasi harga dan melakukan monetize melalui premium game, in app purchase, maupun item mall.

game networking jakarta 2013 2
Setelah konferensi selesai acara dilanjutkan dengan Neworking Party, dalam kesempatan tersebut, JOI berkesempatan untuk bertemu dengan beberapa orang penting di dunia game developer Jepang. Penasaran dengan apa yang kami bicarakan ketika bertemu dengan mereka? Nantikan kelanjutan beritanya di artikel selanjutnya.