[Exclusive] Wawancara Maridah dan Angie

September 1, 2013 6:27 pm
[Exclusive] Wawancara Maridah dan Angie

JOI mendapat kesempatan khusus untuk bertemu dan menanyakan beberapa pertanyaan dari rekan JOI di Facebook dan Twitter kepada “Malaysia Rising Cosplayer” Angie dan “Real Life Saber” Maridah pada gelaran Culture Japan Convention di Penang, Malaysia beberapa hari lalu. Berikut ulasan lengkapnya.

(Semua pertanyaan yang diajukan berasal dari komentar Facebook JOI dan Twitter)

Nugra (N): Hi Angie, dan Maridah. Terima Kasih atas kesediannya meluangkan waktu untuk wawancara ini. Pertanyaan yang akan saya ajukan berasal dari fans kalian di Indonesia. Saya harap itu tidak menjadi masalah.
Angie (A): No Problem, Saya senang kami dapat menjawab langsung pertanyaan dari Indonesia
Maridah (M): Yea no problem.

.

N: Okay Maridah dan Angie, apa sebenarnya yang harus dilakukan untuk menjadi cosplayer yang baik? Dan mungkin ada saran untuk para cosplayer?
M: Hal yang paling penting adalah untuk memilih karakter yang akan anda sukai untuk cosplay dan mulai dari situ, lalu cobalah untuk menikmati dirimu sendiri dan orang-orang otomatis akan mendukung. Jadi jika kamu ingin menjadi cosplayer yang baik, kamu harus mencintai cosplay. Dan juga wig yang bagus. (Tertawa)
N: Wig yang bagus? Hahaha. Bagaimana dengan Angie?
A: Benar, kamu harus terlebih dahulu menyukai karakter yang akan kamu cosplay, karena dengan itu kamu akan dengan sendirinya berjuang lebih keras untuk dapat menghidupi karakternya dan itulah cosplay yang baik.

DSC00461

N: Oke… lalu pertanyaan berikutnya adalah kapan kalian pertama kali cosplay? Dan kapan kalian memutuskan untuk menjadikan cosplay sebagai profesi?
M: Aku pertama kali cosplay di tahun 2001, saat aku SMU. Teman-temang mengajakku ke event lokal disana(Amerika) dengan memakai kostum. Aku mulai menerima saran dan masukan atas cosplay-ku sekitar tahun 2008-2009 dan sejak saat itu aku mulai aktif bercosplay. Aku tidak pernah merasa cosplay sebagai profesi dan aku lebih merasa cosplay sebagai “hobi”.
A: Aku mulai bercosplay sekitar 5 tahun lalu. Karena aku suka komik dan anime, aku tertarik dengan “cosplay” saat pertama kali tahu tentang ini dan langsung mencobanya. Sisanya yah… begitulah! Lalu soal cosplay sebagai profesi.. . aku juga tidak bisa menyebut cosplay sebagai profesi karena cospay hanyalah sesuatu yang aku suka lakukan.

N: Lalu adakah sosok cosplayer atau karakter yang menginspirasi cosplay kalian?
A: buatku mungkin adalah seorang cosplayer Malaysia “Sharmen”. Foto-foto cosplay beliau sangat mendorongku untuk membawa cosplay-ku ke level yang lebih tinggi daripada tetap di foto cosplay biasa. Ia menginspirasiku untuk terus mencoba berbagai konsep berbeda untuk karakter yang berbeda.
M: Cosplayer… agak sedikit sulit karena aku banyak mengamati dan melihat berbagai macam cosplayer dan sulit untuk memilih satu. Inspirasiku kebanyakan datang dengan membaca manga dan menonton anime. Tapi aku punya banyak teman yang mendorongku untuk terus berimprovisasi agar bisa jadi lebih baik. Jadi kalau aku disuruh memilih… ya grup teman-temankulah yang paling menginspirasiku.

N: Apakah ada sebuah karakter yang ingin kalian cosplay tapi belum bisa hingga sekarang? Dan kenapa tidak bisa?
A: Aku ada salah satu seri manga yang aku sukai, tetapi semua karakter pria rata-rata sangat berotot dan wanitanya semua super seksi… jadi… hahahaha! Selain itu masih banyak karakter yang ingin aku cosplay-kan tapi karena satu dan lain hal belum bisa kulakukan.
M: Untukku karakter yang ingin kucosplay sekarang adalah “Claire” dari “Claymore” dan Mikasa dari “Shingeki no Kyojin”. Saat ini aku sedang merencanakan Mikasa tetapi untuk Claire agak sulit karena claymore-nya sangat besar jadi… mari kita lihat nanti. Hahaha. Aku suka dua karakter itu karena mereka sangat kuat.
N: Jadi anda suka wanita yang kuat?
M: Ya! Aku suka karakter yang kuat!

N: Kenapa memilih cosplay? Kenapa bukan yang lain seperti illustrator atau mangaka atau lainnya?
M: Well jurusan kuliahku sebenarnya adalah “Studio Art” dan memang ada minat untuk menjadi illustrator, tapi entah kenapa satu dan lain hal membawaku hingga sampai disini. Dan juga sekarang aku bekerja di perusahaan wig dan itu sangat berhubungan dengan cosplay jadi beginilah. Yah seringkali kau menginginkan sesuatu tapi takdir menawarkan hal lain sehingga kau juga harus menyesuaikan diri.
A: Untukku, cosplay adalah bagian dari diriku. Ini hobi-ku dan aku tidak mau yang lain. Aku mau cosplay.

N: Siapa karakter favorit yang pernah kalian cosplay?
A: Favoritku? Hatsune Miku! Dia adalah cosplay ketiga-ku dan aku suka lagunya dan bagaimana Miku memiliki banyak image berdasarkan lagunya. Jadi dia adalah salah satu favoritku.
M: Aku sudah melakukan banyak cosplay sepanjang perjalanan cosplay-ku. Tapi bagiku yang paling berkesan tampaknya adalah Saber. Alasannya karena kurasa Saber dan aku cukup mirip dan kami memiliki kesamaan. Dan juga respon orang-orang saat aku cosplay Saber itu adalah yang paling mengejutkan. Aku suka melihat reaksi orang saat melihat cosplay-ku. Jadi Saber sangat berkesan bagiku.

181088_10151495246552383_1369754889_n

N: Dimana kalian belajar cara membuat kostum dan makeup untuk keperluan cosplay?
A: Untukku aku bertanya kepada teman yang bisa menjahit untuk membuat kostum karena aku harus menghemat budget. Juga dibantu oleh buku menjahit dan beberapa sumber online dimana aku bisa mendapat pola jahitan untuk kostum. Dari sana lah aku belajar sedikit demi sedikit. Untuk make up aku mengamati para cosplayer lain bagaimana make up untuk beberapa karakter tertentu dan mencoba beberapa variasi sendiri.
M: Aku pernah terlibat dalam pertunjukan teater dimana tugasku adalah membuat kostum panggung sehingga aku familiar dengan tata cara pembuatan kostum. Tetapi untuk make up, aku baru dapat belajar beberapa tahun setelahnya dibantu oleh teman-teman dan youtube sebagai sumber referensi. Sebenarnya aku itu seorang tomboi jadi aku sama sekali tidak suka memakai makeup hingga sekarang. Tapi untuk cosplay, you know… itu merupakan suatu kebutuhan. Jadi aku masih sering dibantu oleh temanku. Bahkan aku baru saja belajar bagaimana memakai eyelashes (Tertawa)

148315_587935784553482_1930948247_n

N: Banyak cosplayer di luar sana, apa yang membuat kalian berbeda dari mereka semua?
M: Bagiku kurasa kami tidak terlalu banyak berbeda. Kami sama-sama punya grup, kami suka cosplay, dan lain sebagainya. Mungkin kalau ada yang berbeda adalah bagaimana kepribadian kami membedakan cara penyajian cosplay kami, bagaimana cara kami mengapresiasi fandom yang kami sukai dan bagaimana kami berhubungan dengan fans lain dan mendapat respons. Satu hal lain yang kurasa berbeda dengan kebanyakan cosplayer adalah bahwa aku tidak terlalu memikirkan cosplayku, dalam artian tidak dibawa serius. Nikmati saja dengan perasaan senang sebagai hobi.
A: Well… I don’t really know… tapi mungkin adalah “keberuntungan” bahwa orang-orang kebetulan menyukai cosplayku. Well… mungkin itu kali ya…

.

N: Kenapa kalian begitu cantik?
M&A: HAHAHAHA!
N: Ini dari fans loh! Bukan saya yang tanya.
M: MAKEUP! (Lol)
A: Yea! Makeup bisa merubah kamu dalam sekejap~
M: Ditambah wig! Dan lensa kontak!!

.

N: Oke terakhir… apakah kalian punya pesan, saran kepada para rekan cosplayer? Terutama mungkin di Indonesia?
M: Teruslah mencintai cosplay dan tetap bercosplay. Mungkin ada di antara kalian yang mendapat banyak halangan seperti lingkungan dan keluarga tetapi teruslah berusaha dan kamu akan terus mendapat teman dan pengalaman yang tak kalah baiknya. Itu semua pantas diperjuangkan.
A: Umm…. umm oh ya! Cosplay itu hobi yang menarik, tpai in the end its just a hobby, jadi jangan dibawa stress dan nikmati pengalaman cosplaymu! Sebarapa besar passion-mu akan menandakan seberapa jauh kau akan maju dengan cosplaymu. Dan SEE YOU AT AFAID!

Sekian ulasan wawancara dengan Angie dan Maridah di Penang. Bagi kalian para fans mari kita tunggu Angie di AFAID yang tinggal kurang dari 2 minggu lagi dan mari berdoa agar Maridah juga bisa mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat.

Special thanks untuk Solomon Freeman dan Quist Chan untuk kesempatannya!

.

 

*Foto tanpa watermark diambil dari Official Facebook Page Maridah dan Angie