[AFAID 2013] Special Feature : Bima Satria Garuda

September 14, 2013 11:30 am
[AFAID 2013] Special Feature : Bima Satria Garuda

Pada hari ketiga AFAID 2013, Tanggal 08 September 2013, pukul 12.30, diadakan interview kepada beberapa pemeran dan juga para orang-orang yang berperan penting dalam pembuatan Bima Satria Garuda. Berikut Interview lengkapnya.

1002595_10151576108441022_1645948951_n

Seperti biasa, Danny Choo dan Stella Lee muncul di stage, tetapi untuk kali ini, sesi tanya jawab dipimpin oleh Stella Lee (karena Danny belum bisa berbahasa Indonesia). Acara dimulai dengan pemutaran video Bima Satria Garuda sebelum mengundang para crew dan pemeran ke stage.

Video selesai ditayangkan, saatnya para tamu untuk hadir di stage, yaitu :

  • Executive Producer Bima Satria Garuda : Mr. Reino Barack
  • Strategic Partner Bima Satria Garuda : Mr. Goto
  • Para Pemeran : Christian Loho sebagai Ray Bramasakti, Rayhan Febrian sebagai Randy Iskandar, Adhitya Alkatiri sebagai Mikhail

Q : Jadi, sebelumnya bisa perkenalkan diri dahulu ke yang lainnya?

Reino : Selamat siang, Assalamualaikum, makasih sudah hadir di acara AFA, terutama di sini, nama saya Reino Barack. Saya mungkin bisa dibilang thinktank dari Bima Satria Garuda ini, dan saya juga sebagai Executive Producer untuk seri ini.

Goto : Konnichiwa! Kenalkan, nama saya Masayuki Goto dari PT. ITOCHU Indonesia. Karena bahasa Indonesia saya kurang pintar, saya mau ucapkan dalam bahasa Inggris. (Untuk selanjutnya, omongannya dalam Bahasa Inggris, tetapi saya tuliskan langsung dalam versi Indonesia). Saya adalah Strategic Partner untuk Bima Satria Garuda, dan sekarang bekerja bersama Mr. Reino Barack, dari planning station untuk Bima Satria Garuda. Saya sangat senang bisa berada di sini hari ini, dan akan memberitahukan kalian informasi-informasi di belakang layar untuk Bima Satria Garuda. Terima Kasih.

Christian : Selamat siang semuanya! Nama saya Christian Loho, berperan sebagai Ray Bramasakti, mungkin sudah pada tahu ya? terusin dulu ya.

Rayhan : Assalamualaikum, selamat siang semuanya, perkenalkan saya Rahyan Febrian, di sini saya berperan sebagai Randy Iskandar. (para penonton bertanya,”adiknya mana?”,”Rena, mana Rena?”). Rena? Renanya lagi ada acara. (tertawa)

Adhitya : Selamat siang semuanya, nama saya Adhitya Alkatiri, berperan sebagai Mikhail, mysterious Boy.

Q : Untuk pak Reino sendiri, kenapa sih bisa kepikiran untuk membuat Indonesian Superhero?

Reino : Jadi, pertama-tama mungkin saya harus mulai dari Landscape yang ada di Indonesia itu, seri TVnya itu kan, terutama yang nayangin Bima Satria Garuda itu kan RCTI, banyak sekali… Sinetron (Penonton semua langsung tertawa).
Tapi, saya harus jelasin dulu, Sinetron itu sangat bagus untuk korporasi kita. Yang nonton banyak, age groupnya juga sangat luas, dan tentu uangnya juga bagus. Yang namanya idealisme itu tidak bisa terealisasi tanpa adanya uang. Jadinya, kita nabung dulu, udah punya uang baru bisa melakukan yang namanya idealisme. Jadi dengan konsep seperti itu, saya mungkin membuat  konten yang bisa membangun semangat anak-anak muda di Indonesia, apa itu artinya semangat hidup, pertemanan, kekeluargaan dan lain-lain.

Sebetulnya, saya itu pertama mau bikin kartun. Sepak bola, Badminton, Pencak Silat dan lain-lain, tetapi kebetulan saya lihat Ironman, Avenger dan lain-lain, hypenya superhero lagi sangat bagus, jadi dengan adanya itu saya mengambil kesempatan untuk membuat tokusatsu hero, karena kebetulan di Indonesia juga fanbasenya sudah besar, sehingga saya penetrasi ke marketnya lebih gampang. Dan, kebetulan juga, Indonesia itu udah lama kehilangan sosok superhero. Mungkin ada beberapa dulu yang sudah ada, cuma discontinued karena faktor yang saya tidak tahu. Maka dari itu, saya membuat brand Bima Satria Garuda, yang termasuk dari Satria Series. Jadi, insya Allah, kita ga berhenti di sini.

Q : Dengar-dengar katanya juga kerjasama ya dengan Ishimori Production? Bisa diceritakan ga bagaimana kerjanya dengan Ishimori Pro tersebut?

Reino : Jadi, di dalam proses waktu saya mikir bikin kartun ini itu, emang kita ada kesepakatan ama PT. MNC Group dan PT. ITOCHU di Jepang, PT. ITOCHU sendiri adalah pemegang saham Ishimori Production yang terbesar, jadi kebetulan saya melihat kesempatan ini, seolah-olah semuanya udah disodorin gitu, jadinya ga usah kerja keras juga sudah ada di situ. Jadinya saya ambil kesempatan tersebut, dan Ishimori Production adalah perusahaan yang sudah lama, sudah berkarya bertahun-tahun.

Untuk itu ada Mr. Goto di sini sebagai Strategic Partner saya, mungkin dia bisa jelaskan lebih lanjut.

Goto : Jadi, dari 2 tahun yang lalu, saya dan Mr. Reino sudah berdiskusi tentang kolaborasi ini. Dan, saya mendengar tentang idenya , dia ingin mengantarkan pesan yang baik untuk para penduduk Indonesia, dan kebetulan Ishimori Production juga memproduksi Kamen Rider Series, dan Ishimori Production sangat menyetujui tentang temanya untuk mengajarkan apa itu keadilan, apa itu persahabatan dan pentingnya keluarga, cinta dan pesan-pesan lain harus disampaikan melalui acara televisi.

Jadi, menurut saya ini juga merupakan kolaborasi yang bagus untuk memproduksi Superhero di Indonesia. Jadi, Ishimori Production sudah menulis cerita original dari Bima Satria Garuda, tentu saja dengan adanya masukan dari Mr. Reino Barack dan partner lain di Indonesia, dan kami juga mendesain untuk kostum, jagoan dan monster untuk Bima Satria Garuda. Itulah peran dari Ishimori Production.

Q :  Untuk Pak Reino Barack sendiri, bisa dijelaskan lebih lanjut untuk karakter desain Bima Satria Garuda?

Reino : karakter desain itu mungkin yang memakan waktu terlama, dari segalanya, karena hero itu harus kelihatan keren. Jadi, kalau dari alur ceritanya itu, mungkin kita sudah ada revisi desain 8-10x lebih, karena saya tidak pernah puas dengan desain yang sudah ada, dan saya emang ambil motif Garuda karena merupakan binatang mitologis yang memang tidak ada, dan yang namanya Bima juga tidak ada. Superhero kan hanya ada dalam layar TV, tapi yang penting adalah message yang dideliver dari konten ini.

Garuda adalah burung yang suka dikendarai  di cerita Mahabharata, dan itu seekor burung yang sangat kuat, dan kebetulan kita juga adalah Garuda Pancasila. Dan, kalau banyak yang sadar, Ray itu kalau berubah kan tangan kanannya ditaruh di dada kiri. Tangan Kanan adalah tangan yang suka dipakai untuk beraktifitas dan dada kiri adalah Jantung, juga sama dengan konsep tim bola Indonesia, Garuda di Dadaku.

Jadi mungkin seperti itu, monster-monster lainnya juga makan waktu yang cukup banyak, tetapi heronya yang makan waktu paling banyak.

Q : Kenapa juga ada sayapnya? apa itu konsep dari Garuda juga?

Reino : Iya juga, tetapi memang ini kan desain karakternya dari Ishimori Pro dan mereka memang sudah terbiasa untuk mendesain Kamen Rider, jadi banyak yang komen,”kok mirip?”, soalnya yang buat memang mereka, tapi saya pikir juga bukan desain yang jelek, dan kelihatan keren.

Q : Proses pembuatan kostum makan berapa lama ya?

Goto : Kami memakan waktu sekitar 6 bulan, untuk membuat kostum baru. Desain pertama muncul sekitar 6 bulan dari meeting pertama kami, biasanya memakan waktu sekitar 1 tahun di Jepang untuk Kamen Rider. Tapi karena kami tidak mempunyai waktu sebanyak itu, maka kami memohon dari pabrik di Jepang, yang biasanya membuat kostum untuk Kamen Rider Series, untuk membantu kami dalam membuat kostum pertama kali, sehingga bisa siap pada saat press conference yang kami lakukan sebelumnya.

bima03

Q : Bima Satria Garuda perlu berapa lama untuk proses syutingnya?

Reino : Satu episode sekitar 4 hari, untuk raw materialnya saja, belom ditambah post production, seperti editing, CGI dan lain-lain, terutama suara. Saya mungkin di sini, daripada makan waktu berapa lama, saya lempar ke para pemain aja kali ya, biar lebih seru ceritanya. Mungkin bisa dishare impressionnya, gimana rasanya menjadi Superhero di Indonesia.

Christian : Untuk jadi superhero adalah impian saya, terutama seperti Kamen Rider Black, atau dikenal juga sebagai Ksatria Baja Hitam, Spiderman, Superman, dan juga Batman. Setelah mendapat peran menjadi Bima Satria Garuda, saya sangat bangga, dan tujuan kita untuk mengenalkan nilai-nilai moral yang baik untuk anak-anak dapat tercapai.

Rayhan : sama seperti Christian, saya bangga banget, dan dapat banyak pelajaran dari Bima Satria Garuda, terutama disiplin waktu. Karena kita kerjasama dengan Jepang,  jadinya kita juga harus disiplin. Misalnya saja, kumpul mulai dari jam 6 pagi, mulai syuting jam 8, selesai sekitar jam 5, jadinya tidak ngaret-ngaret syuting sampai malam. Waktu proses castingnya saja makan waktu banyak, mulai dari casting untuk akting, action sampai akhirnya interview sama pak Reino.

Setelah itu juga mulai dilakukan workshop, yang juga cukup seru. Tetapi selain itu juga, tidak jarang kita juga cedera pas syuting. Christian, pernah nendang saya sampai lutut saya bergeser, saya juga pernah pukul kepalanya Christian. Kemarin tidak lama ini juga saya sempat nendang pergelangan tangannga Christian sampai terkilir.

Adhitya :  Sama dengan yang lainnya, saya sangat bangga bisa main di film ini, terutama filmm ini tidak seperti sinetron lainnya, atau FTV, dan juga memang saya suka sekali dengan film action.

Q: Untuk post productionnya sendiri, makan waktu berapa lama?

Reino : Post production memakan waktu sekitar 1 minggu, itu saja sudah kilat. Saya sebagai orang yang kreatif, sangat sering tidak pernah puas, karena standar saya tinggi dan selalu ingin menjadi lebih baik.

Q : Bagaimana tentang merchandise-merchandise yang akan dikeluarkan

Goto : Kami sudah mulai menjual beberapa macam merchandise, yang sudah didiskusikan terlebih dahulu, sebab kami menginginkan adanya sesuatu yang berbeda. Saya lihat yang hadir di sini juga banyak yang membeli barang-barang Bima Satria Garuda, saya ingin semua barang-barang yang ada di film bisa dinikmati di dunia nyata.

Selain itu juga, kami bekerjasama dengan standa Bandai di AFAID 2013, bisa cek sendiri merchandisenya di booth tersebut.

Q : Bagaimana rencananya ke depan, untuk Bima Satria Garuda ini?

Reino : Rencananya akan ada karakter baru dan form baru, dan di sini kami perlihatkan pedang baru yang bernama Aranesp, seperti pedang Azazel. Tetapi saya tidak bilang ini untuk siapa ya, desain karakter barunya akan seperti Dark Hero, ibaratnya seperti Kamen Rider Black yang merupakan Hero dan Shadow Moon yang merupakan Dark Hero.

Q : Bagi para pemeran, bagaimana karakter para tokoh yang kalian perankan?

Christian : Ray adalah seorang anak yatim piatu yang selalu mencari-cari di mana orang tua dan adiknya, bahkan dia masih belum tahu apakah orang tuanya sudah meninggal atau tidak, tetapi ia terus mencari. Dia tinggal bersama dengan keluarga angkatnya, yaitu Randy dan Stella. Ray terpilih oleh Mikhail, dengan power stone merah, sehingga ia menjadi Superhero yang harus menyelamatkan bumi, sambil juga bekerja di Bengkel. Karena dia sibuk, makanya ga ada waktu untuk pacaran. (tertawa)

Rayhan : Randy adalah suatu sosok yang kebapakan, punya adik kandung, si Stella dan adik angkatnya adalah si Ray. Sama seperti Ray, orangtuanya juga menghilang, sehingga ia perlu menghidupi adik-adiknya dari usaha bengkel motornya yaitu Satria Motor. Dia orang yang bertanggung jawab, peduli kepada orang lain dan juga satu-satunya orang yang mengetahui identitas Ray.

Adhitya : Mikhail adalah orang misterius yang kabur dari markas VUDO, dan diselamatkan oleh Ray, sekaligus memberikan kekuatan kepada Ray dengan power stone.

bima01

Setelah sesi tanya jawab selesai, para pemeran beserta Reino Barack dan Goto-san berpose untuk diambil fotonya… Eh? Christian Lohonya menghilang? kemana gerangan?

bima02

Ternyata, Christian sedang henshin menjadi Bima Satria Garuda, kemudian ia muncul ke stage, bergaya beberapa pose dan melambaikan tangan kepada para penonton. Sekian Sesi Special Feature Bima Satria Garuda di AFAID 2013.