Induk Perusahaan Atlus, Index Telah Menjadi Bagian dari Sega Sammy

September 18, 2013 7:54 pm
Induk Perusahaan Atlus, Index Telah Menjadi Bagian dari Sega Sammy

Setelah sebelumnya dilaporkan oleh Nikkei bahwa Sega membeli Atlus kali ini konfirmasi datang dari induk perusahaan Sega, Sega Sammy Holdings yang mengkonfirmasikan akuisisi Index, induk perusahaan Atlus.

Berdasarakan siaran pers yang dirilis oleh Sega Sammy Holdings, sebuah anak perusahaan baru yang dimiliki oleh Sega Corporation, yaitu Sega Dream Corporation telah menyelesaikan perjanjian pengalihan usaha dengan Index Corporation dengan tujuan revitalisasi bisnis. Berdasarkan perjanjian tersebut, Sega akan mengambil alih operasional yang dilakukan oleh Index, yang ditetapkan bangkrut oleh Pengadilan Distrik Tokyo untuk memulai proses rehabilitasi sipil yang efektif dari tanggal 27 Juni 2013.

Tujuan transfer tersebut adalah track record dari Index yang sangat baik di bidang desain dan pengembangan konten untuk ponsel serta pada bisnis pengembangan peranti lunak game dan perusahaan tersebut memiliki IP yang menonjol seperti Shin Megami Tensei, Persona dan Etrian Odyssey.

Perjanjian pengalihan tersebut telah selesai hari ini dan jatuh tempo untuk transfer dari Index Corporation ke Sega Sammy Holdings jatuh pada tanggal 1 November.

Sega sendiri memang telah cukup lama berhubungan baik dengan Index, dimana salah satunya mereka jugalah yang mendistribusikan Shin Megami Tensei IV dan Persona 4 Golden semenjak tahun 2012, dengan memiliki Index, maka otomatis Sega juga akan memegang hak penuh atas judul-judul terkenal yang Atlus miliki, seperti Shin Megami Tensei dan Persona. Mungkin bisa dibilang judul-judul tersebutlah yang menjadi alasan utama Sega membeli Index.

Sega juga berencana untuk menggunakan judul-judul yang dimiliki Index tersebut untuk menumbuhkan bisnis mereka pada sektor PC online game dan smartphone. Perusahaan tersebut juga berencana untuk menggunakan IP tersebut dengan membuat mesin pachinko dan pachislot yang menjadi spesialisasi Sammy.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Sega akan bisa membawa Atlus menjadi lebih baik? Atau malah sebaliknya?