Social Game Dengan Pengeluaran Terbanyak : Nomer 1 Adalah…?

October 7, 2013 1:00 pm
Social Game Dengan Pengeluaran Terbanyak : Nomer 1 Adalah…?

Plus Alpha Consulting, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi, menerbitkan press release terkait dengan judul :

“Kantai Collection” paling banyak di tweet sebagai game yang membutuhkan sedikit tagihan. Sedangkan untuk yang men-tweet game dengan pengeluaran terbanyak, dan menimbulkan impresi “Takut dengan tagihan”, yang nomor 1 adalah…

bagi yang tertarik untuk membaca Press Releasenya secara langsung, dapat dibaca di Sini.

1. Metode Penelitian

menggunakan salah satu produknya yang dinamakan Visualization Engine, Plus Alpha Consulting menyaring tweet dengan kalimat “課金” atau bila diindonesiakan menjadi Tagihan, pada tanggal 13 Agustus – 22 Agustus, dengan jumlah data mencapai 177.575 tweet. Tagihan yang dimasukkan di sini adalah tagihan-tagihan terkait dengan beberapa social game yang marak dimainkan oleh orang-orang jepang.

Sebelum masuk lebih jauh, mari kita lihat game apa saja yang masuk ke dalam tingkatan game yang paling banyak di tweet, antara lain :

Mobamasu, atau nama lengkapnya Idolm@ster Cinderella Girls, dibuat oleh Bandai Namco Games dan dirilis di mobage, adalah social game Idolm@ster yang pertama. Meski membawa nama Idolm@ster, game ini sendiri cukup terkenal untuk para karakter-karakter orisinilnya, terbukti dengan banyaknya CD lagu yang sudah dirilis untuk para idol di dalam game ini, saat ini mungkin sudah sampai lebih dari 20 CD lagu yang sudah dirilis. Selain itu, game ini merupakan salah satu game yang sudah bertahan paling lama dibandingkan game-game lainnya, yang masuk di dalam perhitungan ini.

Pazudora, nama lengkapnya adalah Puzzle and Dragons, game keluaran Gungho Online Entertainment untuk iOs dan Android. Game RPG campuran antara bermain puzzle dengan dragon breeding ini, agaknya juga cukup populer di Jepang.

kancolle

Kancolle, nama lengkapnya adalah Kantai Collection, game buatan Kadokawa Games, yang dijalankan servisnya di DMM.com, game perang dengan para kapal tempur yang moe, untuk lebih jelasnya bisa dibaca sendiri di sini.

Sukufesu, dengan nama lengkapnya Lovelive! School Idol Festival, adalah rhythm game buatan Klab, yang  dapat dimainkan di iOS dan Android, yang lebih lengkapnya juga bisa dibaca di sini.

2. Jumlah Tweet

Stats01

Jumlah tweet paling terbanyak terkait tagihan, paling terfokus di Kancolle, disusul oleh Pazudora, kemudian di bawahnya baru disusul oleh Mobamasu dan Sukufesu.

3. Jumlah Pengeluaran

stats02

Untuk pengeluaran, paling banyak orang-orang yang mengisi 2000 yen, disusul oleh 1000 yen dan 3000 yen, tetapi jumlah orang yang langsung mengeluarkan 10.000 yen juga tidaklah sedikit. Alasan mereka untuk mengisi bermacam-macam, seperti “3000 yen saja sih, sekali saja tidak pergi minum-minum, dapat langsung dibayar”, atau ,”Jaman dahulu, kaset Nintendo saja harganya 5000 yen”

4. Nama Game dan Jumlah Pengeluaran Masing-Masing Game

stats03

Kiri atas : Kancolle ; Kanan Atas : Pazudora ; Kiri Bawah : Sukufesu ; Kanan Bawah : Mobamasu

Untuk Kancolle, pengeluaran paling banyak di tingkatan 2000 yen dan 1000 yen, sedangkan untuk Pazudora, cukup banyak juga yang mengeluarkan uang di tingkatan 3000 dan 10.000 yen, tetapi paling banyak didominasi oleh 5000 yen.

Sedangkan untuk kedua game idol, untuk Mobamasu, mayoritas mengeluarkan uang sekitar 10.000 yen, sedangkan untuk Sukufesu, 3000 yen adalah yang terbanyak, tetapi tidak sedikit juga yang mengisi 10.000 yen.  Tidaklah mengherankan kalau pengeluarannya sampai sebanyak itu, karena bila dilihat di beberapa video Youtube atau Niconico Douga, anda akan menemukan banyak sekali video-video buatan orang yang berisikan rekaman pada saat mereka memutar “gacha” di kedua game tersebut, dimana pada saat sekali melakukannya, jumlah uang yang dikeluarkan tidaklah sedikit, bisa mencapai puluhan ribu, bahkan ratusan ribu yen.

IMAS CINGALS

Bahkan selain dari gamenya, juga terdapat CD-CD lagu para idol dari Cinderella Girls, yang juga menambah pengeluaran para pemain.

Dari tweet tersebut juga, untuk game-game seperti Mobamasu, Sukufesu dan Pazudora, sebagian besar mengatakan kata-kata “menyeramkan”. Menyeramkan di sini maksudnya adalah seperti “menyeramkan sekali, mereka berani keluar uang segitu” atau “orang-orang yang berani membayar segitu, menyeramkan”. Sedangkan untuk Kancolle, sebagian besar mengatakan bahwa mereka memang “perlu” untuk mengeluarkan uang.

5. Hubungan Jumlah Uang dengan Umur

stats05

Dapat dilihat di atas, persentasi anak berumur belasan yang mengeluarkan uang sebesar 10 ribu yen ternyata ada, yaitu sekitar 13%. Untuk bisa membelinya, sebagian bahkan menjual game-game atau manga yang dimilikinya. Sedangkan persentasi terbesar berada di orang dengan usia 30-an, sedangkan untuk usia 40-an, kebanyakan tidak mengeluarkan uang terlalu banyak untuk social game, karena alasan seperti rumah tangga, dan lain sebagainya. Tetapi, jumlah tweet yang masuk, paling banyak adalah dari anak berumur belasan, dibandingkan dengan yang berusia 30-40.

Social game memang sangat marak saat ini, terutama di Jepang dan negara-negara besar lainnya, yang telah memiliki infrastruktur internet yang baik, didukung dengan kemudahan untuk pengisian pulsa untuk pembelian game (kebanyakan vouchernya dapat dibeli di mini market terdekat), terutama keunggulan dari social game adalah kebanyakan semuanya gratis, tetapi untuk barang-barang yang memudahkan pemain, pemain diharuskan membayar. Bagaimana menurut pendapat kalian tentang Social Game? Apakah memang perlu mengeluarkan uang segitu banyak untuk game tersebut?

Sumber : Plus Alpha Consulting Press Release via inside games dan yaraon