Makanan Ndeso Lebih Enak, Menurut “Silver Spoon”

October 11, 2013 5:02 pm
Makanan Ndeso Lebih Enak, Menurut “Silver Spoon”

Lewat seri teranyarnya, Hiromu Arakawa mengajarkan bahwa telor “Fresh From The PANTAT” itu lezatnya tiada tara. Dan juga tidak perlu jadi Chef kelas satu untuk membuat makanan enak, karena bahan yang segar dari tanah dan penjagalan adalah jaminan masakan lezat.

Selepas Fullmetal Alchemist dan Hero Tales, kita semua dikagetkan dengan manga baru Arakawa-sensei yang bertema jauh dari action dan heroism. Manga baru ini mengganti lengan prostetik besi yang keren dengan cangkul, dan adik kecil badass dengan baju zirah diganti dengan babi kecil berbunyi “Oink!”. Dugaan Skeptis pun merojolele, termasuk dari saya.

13790306568414_f

Setelah 5 chapter, perasaan skeptis berubah menjadi kekaguman dan kepastian bahwa Arakawa-sensei bukanlah mangaka biasa yang stuck di satu genre saja. Bagaikan untuk membuktikan hal itu, selang berapa lama animenya pun tayang.

Ditangani oleh A-1 yang beberapa tahun ini rajin sekali mengadaptasi anime berkualitas minimal menengah ke atas, hasil jadinya sama sekali tidak mengecewakan. Meskipun memang belum bisa mematahkan mitos “Anime Adaptasi dari Manga pasti selalu inferior dari Original”, anime “Silver Spoon” sudah tampil dengan cukup baik sebagai adaptasi yang setia.

Mari kita telaah sedikit tentang salah satu kandidat Anime of The Year versi saya;

THE GOOD – Hachiken

Yes, kalau saya harus bilang salah satu daya tarik utama dalam Silver Spoon, itu adalah karakter Hachiken. Yang senantiasa mempertanyakan sesuatu yang sebenarnya bagi kita-kita disini dan karakter lain yang ada dalam Silver Spoon adalah hal lumrah. “Kok kita bunuh binatang untuk dimakan?” “Telur itu enak yak? Padahal kan keluar dari PANTAT?” dan lain sebagainya.

silver-spoon-tasty-out-the-anus

Tidak hanya mempertegas ceritanya, keseluruhan seri juga dibuat ringan dan menarik dengan melihat reaksi-reaksi Hachiken yang ‘lebay’, layaknya Yakitate, Japan! Dan Shokugeki no Soma.

Belum lagi hubungannya dengan Mikage (dan Yoshino. Oh lol) yang tarik ulur bahkan sampai sekarang di manga-nya. Men, saya mau orang tua pacar saya kayak Ibu Mikage!

THE GOOD – Kita Benar-Benar Belajar Sesuatu.

Masih sering disindir “udah gede kok masih nonton kartun?” sama orang tua? Silver Spoon adalah jawabannya! Sindir balik “Tahu ga cara memerah susu di peternakan?” “Gimana meng-efektifkan peternakan ayam?” “Coba jelaskan cara menyembelih sapi atau babi!” dan kita bisa bangga bilang “gw tahu itu semua dari NONTON NI ‘KARTUN’!”

ku-xlarge

Seperti yang ada di tiap akhir episode, cerita Silver Spoon sendiri mungkin adalah fiksi, tapi semua hal yang berhubungan dengan teknis dan makanan direferensikan berdasarkan data asli! Mungkin berbeda dengan cara kita di Indonesia, tapi tetap saja, kita tahu hal baru dan bisa lebih berguna daripada hafal henshin scene Precure kan?!

THE GOOD – Membuat Lapar Beneran!

Kembali ke poin diatas bahwa ” semua hal yang berhubungan dengan teknis dan makanan direferensikan berdasarkan data asli”, tiap episode yang menunjukkan Hachiken makan sesuatu yang langsung dari sumbernya PASTI membuat saya menitikkan air liur. Dari makan ayam yang baru disembelih tanpa bahan penyedap dan pengawet, nasi panas dengan kecap asin dan telor mentah(straight from PANTAT), sampai pizza amatiran menggunakan bahan 100% organik.

Screen-Shot-2013-08-01-at-9.50.59-PM

Hiromu Arakawa seakan benar-benar mengindikasikan “mau makan enak tanpa harus jago masak? Pindah aja ke ndeso!” meskipun diragukan keabsahannya, tapi pesan itu tetap ada “benar”nya. Tapi saya tidak punya cukup duid untuk benar-benar pergi ke kampung cuma untuk mencoba makan dari bahan yang ‘baru’ diambil.

THE MIXED – 11 Episode Cukup?

Cerita Hachiken tentu tidak selesai disitu. Melihat perkembangannya, tidak heran kalau seri ini baru akan ditamatkan saat Hachiken lulus sekolah, atau mungkin lebih. Tetapi animenya cuma mengkover bagian awal manga saja.

Saya pribadi sangat bahagia kalau misalkan Silver Spoon mendapat season baru. Tapi apakah itu merupakan keputusan baik, belum tentu. Ada beberapa hal yang lebih baik diakhiri lebih awal, dan menurut staff serta para pelaku animasi, mungkin inilah yang terbaik bagi Silver Spoon.

THE BAD – Memang Ada?

Art, animasi, soundtrack, cerita, semua di atas rata-rata untuk anime Slice o’ Life! Mau protes apa lagi? Karena buatan Hiromu Arakawa tapi bukan action? Silakan baca Hero Tales atau Arslan Senki untuk itu.

0DaFmHA

Bagi saya SIlver Spoon adalah Kuda putih untuk Anime of The Year. Jika tidak ada Shingeki no Kyojin, so far sudah pasti ini adalah pilihan saya untuk Anime of The Year