10 Benda Paling Berguna/Populer di Toko 100 Yen

October 18, 2013 8:45 pm
10 Benda Paling Berguna/Populer di Toko 100 Yen

Di Jepang, toko 100-yen sudah bukan pemandangan asing. Toko ajaib yang dapat membuat Hime-sama Chara kejang-kejang karena isinya sama rata 100 yen ini tersebar di berbagai pelosok Tokyo dan sangat populer terutama di kalangan teman-teman kita para pelajar yang mendaftar ke universitas atau sekolah di Jepang dan ingin mengisi apartemen mereka yang kosong layaknya kehidupan //oops

Di toko ini mereka bisa mengisi dapur dan beberapa kebutuhan lain hanya dengan beberapa ribu yen. Tapi tak sedikit juga terselip di antara barang-barang berguna itu, barang-barang yang aneh juga banyak muncul. Dari yang tampak sama sekali tidak berguna sampai sebuah alat “sihir” seharga 100 yen.

Sebuah reality show “Mihane-ya” merangkum 10 barang paling populer yang ada di toko 100-yen terbesar di Jepang, Daiso, dan saingannya Can-do. Masing-masing dipilih 5 barang paling populer dan daftarnya disatukan. Mari lihat keanehan toko 100-yen;

Can-Do:

#5. Egg Timer

hb-1

Jadi kisahnya sandwich di Jepang itu WAJIB pakai telur , matang. Ramen juga pakai telur, setengah matang. dan telur gak matang-matang amat untuk dicampur langsung ke nasi panas. Buset semua level kematangan dipakai! Jadi gimana bagi yang anti kegagalan telur? Simpel, celupkan timer lucu ini ke panci dan tunggu hingga indikator kematangannya menunjuk ke level kematangan yang anda inginkan. Ini Jepang, tentu semua harus dilucu-lucu-in. Untung mereka masih waras untuk tidak menggunakan desain kucing.

#4. Dokodemo Cap

hb-2

Bukan, ini bukan Dokodemo Door (Pintu Kemana Saja), tapi ini “Tutup Dimana Saja”. wut?

Rupanya bumbu di Jepang itu biasanya dijual dalam bentuk plastik kemasan dan bukan botolan, jadi bagi mereka yang biasa menuang bumbu atau gula ke gelas kopi sama rata dengan yang dituang ke lantai secara tidak sengaja, katanya ini alat yang cocok.

#3. Sarung Tangan Setrika

hb-3

Alas setrika di Jepang hampir sama dengan punya kita, papan kecil. biasanya malah tanpa kaki untuk model yang lebih murah. Bagi yang biasa kerepotan untuk menyetrika lipatan kecil atau capek memposisikan baju ke atas papan karena bajunya terlalu lebar, sarung tangan ini dapat membuat tangan kita menjadi pengganti alas setrika tanpa perlu berteriak kepanasan.

#2. Gantungan Bantal

hb-4

Obsesi orang Jepang terhadap bantal pribadi rupanya cukup kuat sehingga mereka merasa membutuhkan alat untuk menggantung bantal tanpa harus melepas alas bantalnya untuk dicuci terpisah terlebih dahulu. Apapun alasannya, mereka merasa perlu menjemur bantal layaknya mengeringkan pakaian atau futon di luar.

#1. Pengaduk Cuci Beras

hb-5

Kalau kita biasa cuci beras dengan tangan kosong, mereka tampaknya lebih nyaman mengaduk beras dengan alat. Padahal sama-sama makan nasi. Hei ga ingat apa kalau kalian bikin onigiri juga pake tangan kosong? Atau takut ita-kuku itu kegores nasi?

 

Daiso:

#5. Handy Sealer

hb-6

Tahu kalau plastik bungkus krupuk itu di bakar di lilin supaya ketutup? rupanya alat ini adalah versi modern lilin yang spesifik untuk menyegel Chiki yang belum habis kita makan dan kita tidak punya toples atau karet untuk menggulungnya. Sayang ini tidak bisa dipakai untuk menerangi malam yang gelap karena mati lampu.

#4. Lemon Juicer

hb-7

Sebegitu sukanya dengan lemon juice sehingga perlu alat pembuat juice khusus lemon? what a waste. Pake tangan lagi!

#3. Microwave Ramen Cooker

hb-8

Saya tidak tahu apakah kompor dan panci sebegitu mewahnya di Jepang atau tidak, tapi rupanya mereka merasa memerlukan sebuah panci berupa piring yang bisa dipakai memasak indomie di microwave. Taruh mie, tuang air dan bumbu, masak di microwave, done! Katanya begitu.

Sudahkah saya bilang kalau jenis cup ramen di Jepang juga cukup umum?

#2. Pengupas Sayuran

hb-11

Pengupas sayuran yang satu ini bedanya cuma sampah kulitnya tersimpan di kotak kecil yang ada di alat tersebut.

#1. Kotokoto-kun.

hb-13

hb-14

Pernah kebanjiran buih dari panci saat merebus indomie? Alat ini (katanya) adalah solusinya! Tinggal celupkan di panci dan dijamin takkan ada buih berlebih saat merebus sesuatu! Tidak jelas bagaimana sebenarnya alat ini berfungsi. Mari kita simpulkan saja kalau itu adalah interferensi dewa dewi kuil tempat alat itu dibuat.

Sumber: FC2 via rocketnews

Sorry. No data so far.