Butuh Teman Berbicara di Jepang? Sewa Saja

October 30, 2013 9:09 pm
Butuh Teman Berbicara di Jepang? Sewa Saja

Kesepian? Kurang gaul sampai gak punya teman sama sekali? Atau mungkin sedang traveling sendirian di Jepang? Dan kalian merasa butuh seorang teman untuk diajak bicara atau sekedar berjalan bersama saja? Kini Sebuah perusahaan di Tokyo baru-baru ini membuka sebuah layanan baru dimana kalian bisa meminjam teman.

Dengan membayar harga tertentu, perusahaan tersebut akan menyediakan seorang teman bagi kalian, teman yang bisa kalian ajak pergi ke bioskop, menonton film, pergi berbelanja atau hanya sekedar ingin curhat.

friend2

Perusahaan yang bernama Client Partner dan berpusat di Tokyo ini mempunyai berbagai variasi teman dengan usia yang bervariasi. Jangan berpikiran yang macam-macam dulu karena mereka tidak menawarkan layanan yang tidak-tidak.

Seperti dikutip oleh ANN dari Asahi Shimbun, salah seorang pengguna jasa tersebut mengaku pada awalnya menganggap ide menyewa tersebut adalah sesuatu yang konyol, namun setelah beberapa kejadian dengan mantan pacarnya dia memutuskan untuk mencoba Client Partner.

Seperti orang dewasa kebanyakan di Jepang, dia menyadari bahwa dia hanya punya sedikit waktu untuk bersosialisasi. Dia mulai berangkat kerja pada pukul 6:30 pagi dan baru kembali ke rumah pukul 8 malam. Namun setelah dia mencoba jasa client partner selama 11 jam, dan pergi bersama ‘teman’ barunya tersebut ke beberapa spot turis di Yokohama dia merasa menjadi lebih baik dan memutuskan akan terus menggunakan jasa tersebut.

friend
Ngomong-ngomong biaya yang harus dia bayarkan sekitar 4 Juta rupiah…

Selain menyediakan penyewaan teman, Client Partners juga menyediakan jasa lainnya, diantaranya adalah mereka dapat membantu kalian mulai dari menemani, membantu mengambil barang dari minimart, mengatur furnitur, bahkan memberi kalian nasihat.

Tidak hanya itu apabila kalian membutuhkan ‘teman’ yang bisa berbahasa Inggris, Client Partners juga dapat menyediakannya. Tertarik mencoba? Kunjungi saja websitenya.

Asahi Shimbun via ANN