Hotel Termurah di Jepang

October 31, 2013 2:00 pm
Hotel Termurah di Jepang

Menggenapi keinginan untuk pergi ke Jepang? Duid tipis alias backpacker atau simpen duid to the max karena harus belanja? Kalau kamu tidak keberatan (atau malah suka) dengan suara-suara yang familiar dari file video JAV yang berasal dari kamar sebelah, kami punya kabar baik!

Kenalkan Hotel San Pachi, Hotel yang terletak di Distrik Juso, yang dekat dengan Umeda di Osaka. Hotel ini adalah sebuah “Love Hotel”. Kalau kamu masih pura-pura inosen dan mengaku tidak tahu Love Hotel itu apa, mari saya jelaskan. Love Hotel adalah tempat yang biasa dikunjungi oleh para pria yang ingin memuaskan hasrat mereka dengan para prostitusi atau gadis SMU yang ingin “bertualang” malam-malam demi segepok uang.

Sekarang bagian bagusnya, salah satu kamar disana yaitu kamar 212 hanya bertarif sekitar 390 Yen semalam! Kapan lagi bayar hotel dengan koin 500 Yen dan masih ada kembalian?! Ini bahkan lebih murah dari Hotel Kapsul yang bentuknya lebih mirip tabung cryosleep yang suatu saat bisa lepas dari dinding untuk evakuasi darurat karena ternyata area itu adalah kapal luar angkasa besar yang ditembak alien.

ku-xlarg1e

Kamar lainnya juga tidak mahal, berkisar antara 3800 Yen semalam dan bervariasi tergantung hari menginap.

Berdasarkan laporan dari Tokyo Reporter, alasan mengapa tarifnya bisa semurah itu adalah karena Love Hotel di Osaka menurunkan standar harga kamarnya gila-gilaan. Belum lagi katanya bisnismen disana sekarang lebih suka menginap di Love Hotel daripada hotel bisnis biasa. Mungkin karena tarifnya murah dan berharap ada yang “nyasar” ke kamarnya? //oops

dengan ini, rekor Hotel Termurah di Jepang yang sebelumnya dipegang oleh salah satu hotel lain di Osaka pun terpecahkan. Hotel itu berharga 500 Yen untuk semalam dan penampakan kamarnya… err ya begini ini. Saya saja ragu kalau mau menginap disini kecuali Sadako yang keluar ternyata Moe.

123

Booking sekarang juga! Daripada ternyata setelah mungut gadis SMU liar malah tidak kedapatan kamar dan mesti “do it” beralaskan rumput taman terdekat.

Sumber: Kotaku

Gambar: header