Tiga Fandom Terburuk Di Jepang

November 1, 2013 5:00 pm
Tiga Fandom Terburuk Di Jepang

Seseorang di Jepang melakukan hal yang sangat nekat dengan tiga fandom terburuk lewat akun Twiternya. Hal ini terhitung nekat bagi saya bila berkaca dari kasus-kasus penyerangan terhadap fandom di Indonesia.

crazy-fans-03

Fandom atau sekumpulan orang yang memiliki kegemaran yang sama itu bisa menghasilkan hal yang positif atau negatif tergantung bagaimana para anggota fandom ini bersikap terhadap orang-orang diluar komunitas mereka. Biasanya orang-orang dalam komunitas fandom ini mengacuhkan pendapat orang-orang diluar komunitas mereka.

Di Jepang sendiri terdapat berbagai macam komunitas fandom, hal ini memicu seseorang lewat akun Twitternya, merilis sebuah grafik tiga fandom terburuk yang suka melakukan penyerangan dan alasannya. Tiga fandom yang dicap sebagai yang terburuk di Jepang ialah Kagerou Project fandom, Kuroko no Basket fandom dan Johnny’s Entertainment fandom.

crazy-fans-02

Dimulai dari Kagerou Project atau yang biasa disebut KagePuro. Kagerou Project merupakan sejumlah kumpulan lagu yang diciptakan oleh Shizen no Teki-P, yang mengisahkan tentang anak-anak yang berkemampuan khusus yang disebut “eye abilities.” Telah ada 15 sejauh ini, semua lagu diciptakan lewat voice synthesizing program, Vocaloid. Kisah mengenai anak-anak ini telah dijadikan serial manga dan novel.

Lalu apa yang membuat komunitas fan ini buruk? So what makes the fans so terrible? Ternyata para fan KagePuro ini suka bertingkah kalau mereka merupakan bagian dari sebuah pemujaan. Berdasarkan post Twitter tersebut, para fan ini melakukan kegiatan agar orang lain mengikuti apa yang mereka sukai mereka. Namun cara mereka berkomentar terhadap sesuatu di internet mengkhianati kegilaan mereka sendiri. Dan tingkah laku mereka yang tidak menyenangkan ini membuat masalah terhadap Shinzen no Teki-P.

crazy-fans-04

Berlanjut ke KuroBas atau Kuroko Basketball. Sebuah manga yang bercerita mengenai sebuah tim basketball karya Tadatoshi Fujimaki dan diterbitkan di majalah mingguan Weelky Shounen Jump telah dibuatkan versi anime pada tahun 2012 dan diikuti bermunculannya sejumlah doujin dan merchandise buatan fans hingga sebuah ancaman berupa surat yang berisi cairan dan bubuk yang berbahaya dikirimkan ke Comiket 83 dimana banyak terdapat doujin dan merchandise Kuroko Basketball dijual.

Pengguna Twitter tersebut mengatakan bahwa komunitas fan ini telah menganggu keamanan publik. Pada saat doujin dan merchandise yang berhubungan dengan Kuroko Basketball dipindahkan, banyak orang yang memprotes tindakan ini menciptakan keributan dengan meretweeting berita mengenai hal tersebut.

Jangan lupa untuk baca berita mengenai hal ini disini 🙂

crazy-fans-06

yang terakhir, Johnny’s Entertainment. Johnny’s Entertainment merupakan agensi bakat terbesar di Jepang dan memiliki sejumlah boyband kelas atas seperti Arashi dan SMAP. Perusahaan ini terkenal karena keburukannya dimana sangat sulit untuk mendapatkan tiket konser boyband dibawah arahan Johnny’s Entertainment dan sangat mengeksplotasi merchandise. Yang lebih menghebohkan lagi, ada rumor yang mengatakan bahwa perusahaan ini terkait dengan prostitusi pria.

Bagaimana dengan fans Johnny’s Entertainment ? Sebuah post pada Twitter mengategorikan mereka sebagai yang paling buruk bila berkaitan dengan perilaku, kesopanan dan bahasa.

Apakah hal-hal yang disebutkan diatas itu benar ? Tidak ada yang mengetahuinya.

Source: RocketNews24
Header Image