Sony Indonesia: “J-Music LAB Ditujukan Untuk Mengembangkan Industri Musik Indonesia”

November 19, 2013 7:00 pm
Sony Indonesia: “J-Music LAB Ditujukan Untuk Mengembangkan Industri Musik Indonesia”

Acara J-Music Lab di tanggal 15 November 2013 dimulai dengan Press Conference dari sponsor-sponsor J-Music LAB, di antaranya Toshio Hakama sebagai wakil dari RIAJ (Recording Industry Association of Japan), Alexander Sanjaya sebagai Managing Director Sony Indonesia, dan Ira Arifin sebagai GM Only One Club.

10895917834_febafcff86_c

Menurut Toshio-san, sejak awal RIAJ ingin memperkenalkan musik Jepang ke seluruh dunia. Indonesia dipilih sebagai negara pertama tempat J-Music LAB diadakan karena populasinya yang melebihi 2 kali lipatnya populasi Jepang. Selain itu, rata-rata usia penduduk Indonesia yang cukup muda (di bawah 28 tahun), dan juga hubungan Indonesia dengan Jepang yang sangat baik. Toshio-san juga berharap supaya event ini dapat menjadi titik balik agar musik Jepang bisa lebih banyak masuk ke Indonesia, dan juga sebaliknya.

Alexander Sanjaya mengatakan bahwa Sony melihat banyaknya peminat musik Jepang di Indonesia, karena itu mereka berkerja sama dengan RIAJ dan Sony Music Japan untuk bisa membawa acara ini ke Indonesia. Sanjaya juga merasa bahwa ini kesempatan untuk mengembangkan industri musik di Indonesia, misalnya dengan memperbanyak penjualan CD musik-musik Jepang.

10895765075_098bc1cc9b_c

Ira Arifin berterima kasih kepada Sony karena telah mengadakan event dengan skala internasional ke klubnya. Ia juga tidak khawatir kalau klubnya akan dicap sebagai “klub Jepang”, karena sebelumnya Only One Club sudah pernah membawakan acara Tango dari Argentina. Ia juga tertarik dengan kemungkinan mengadakan “Japan day” di klubnya nanti.

10895807706_d20bb029a7_c

J-Music LAB akan berlangsung selama sebulan penuh tiap weekend dengan lineup artis yang beragam dari Jepang dan Indonesia. Pantau terus JOI untuk update lebih lanjut tentang J-Music LAB, exclusive interview dengan para artis, dan juga foto-foto event!