“Saya tidak mau membaca dan mengevaluasi Shingeki no Kyojin!” Kata Tomino

December 2, 2013 7:00 pm
“Saya tidak mau membaca dan mengevaluasi Shingeki no Kyojin!” Kata Tomino

Yoshiyuki Tomino, pria berusia 72 tahun yang terkenal lewat kreasinya Mobile Suit Gundam baru-baru ini berbicara di sebuah majalah online “Chokumaga” tentang tanggapannya mengenai seri manga yang sedang populer di kalangan otaku, Shingeki no Kyojin. Berikut adalah cuplikan dari artikel tersebut:

3333_20131201154005ff5

1_20131201153819f4e

“Sebagai perbandingan sebuah shonen manga, One Piece menurut saya memang cocok menjadi shonen manga. Banyak orang yang suka membacanya dan ceritanya mudah dicerna. Sedangkan Shingeki no Kyojin itu, menurut saya manga yang susah untuk dicerna.”

Shingeki-no-Kyojin-0061

Karena dia orang yang seperti itulah, maka dia mengarang manga seperti itu.

“Saya sudah pernah melihat Isayama Hajime muncul di acara berita sampai dua kali. setelah mendengar perkataannya, saya rasanya mengerti. Singkat kata, dirinya yang waktu masih kecil itu pengecut dan suka dikerjai oleh teman-temannya, dari rasa kekesalannya pada waktu itulah dia melampiaskannya dengan manga ini.”

Shingeki-no-Kyojin-1

Shingeki no Kyojin adalah manga yang berasal langsung dari perasaan sang pengarang.

“Tetapi, yang membuat saya tenang adalah, untuk menggambar para titan tersebut, dia perlu mencari berbagai macam referensi wajah yang mengerikan. jadinya, karya itu tidak sepenuhnya hanya merupakan pelampiasan dari perasaan beliau.”

“Saya sendiri, selalu mengatakan kepada diri saya sendiri, kalau saya tidak bisa menggambar, tidak mungkin berusaha sampai sekeras itu untuk menggambar hal yang tidak saya suka. Apalagi sampai menserialisasikan manganya sampai seserius itu. Untuk hal tersebut, di luar dirinya sebagai mangaka, ia berusaha keras sebagai pencipta karya miliknya.”

sshingeki-no-kyojin-3743415-640x360

Merupakan salah satu alasan kenapa saya tidak mau mengakuinya.

“Namun tetap saja, asal muasal tema yang dia gunakan berasal dari dendam yang terus dia pendam sejak masa kecil. Dari pengalamannya, saya bisa mengerti, tetapi latar belakang manganya yang kelam tersebut, menurut pandangan saya sebagai orang tua, terutama menggabungkan ero dan guro, hal tersebut seharusnya tak patut untuk digambarkan.”

“Maka dari itu, saya tidak mau lagi membacanya, apalagi memberikan evaluasi atas manga tersebut.”

got-nothing-on-tomino-yoshiyuki-17171

Kira-kira, seperti itulah tanggapan Tomino terhadap manga Shingeki no Kyojin. Mungkin Tomino merasakan bahwa tidak baik untuk seseorang mangaka membuat karya berdasarkan emosi masa lalu kelam yang dia bawa terus. Karena nantinya, emosi itu bisa mempengaruhi jalan cerita karyanya dan tidak sehat bagi penulisnya sendiri.

Ironisnya, ini datang dari seseorang yang membuat seri Victory Gundam sangat kelam sampai-sampai Tomino sendiri dijuluki “Minagoroshi no Tomino” atau “Bunuh semuanya, Tomino“.

Sumber: Yaraon