Bagi Isayama Musuh Adalah, ‘Orang Yang Memiliki informasi, Tetapi Mengontrol Informasi Tersebut’

December 9, 2013 2:38 pm
Bagi Isayama Musuh Adalah, ‘Orang Yang Memiliki informasi, Tetapi Mengontrol Informasi Tersebut’

Selain membicarakan tentang ending Shingeki no Kyojin, pada interviewnya dengan website white-screen, Hajime Isayama, mangaka dari serial populer Shingeki no Kyojin juga membicarakan mengenai manga dan hal-hal yang memberi pengaruh pada manga Shingeki no Kyojin, lihat juga apa yang dia maksud dengan ‘Musuh Adalah, “Orang yang memiliki informasi, tapi mengontrol informasi tersebut”‘.

Jadi, bagi Isayama-san, karya apa yang sangat memberikan pengaruh kepada manga anda sekarang?
Yang memberikan pengaruh besar bagi saya adalah manga yang saya baca pada saat saya masih di SMP, manga berjudul “ARMS”. Sebelumnya memang saya aktif membaca manga, tetapi manga “ARMS” lah yang menurut saya benar-benar menarik bagi saya. Bahkan sampai sekarang manga itu tetap memberikan pengaruh bagi saya, misalnya pada saat saya memikirkan mengenai cerita yang akan saya buat.

arms
ARMS atau animenya, Project ARMS merupakan serial yang dibuat oleh Kyoichi Nanatsuki dan Ryoji Minagawa pada tahun 1999, manga tersebut memenangkan Shogakukan Manga Award untuk kategori Shounen Manga.

Ah, jadinya sebelum membuat manga ini, dengan adanya berbagai macam variasi senjata di ARMS, pada saat sedang menggambar untuk Shingeki no Kyojin, ARMS juga menjadi salah satu pedoman dalam menggambar?
Ya, bukannya saya secara sadar menjadikan ARMS sebagai basisnya, tetapi secara bawah sadar saya. Jadi pada saat saya selesai menggambar, saya menyadari bahwa ada pengaruh dari sana. Yang lainnya adalah Manga Jigoku sensei Nube, yang di dalamnya ada cerita tentang monalisa yang memakan manusia. Setelah saya lihat2 lagi, monalisa tersebut mirip dengan titan. Saya baru menyadarinya tahun ini.

Bisa jelaskan lebih detil?
Monalisa pemakan manusia yang muncul di Nube, hampir sama menakutkannya dengan titan. Pada saat SD, saya bahkan tidak bisa pergi ke toilet sendirian sehabis membacanya.

Jadi, anda baru menyadarinya akhir2 ini?
Saya kurang ingat kapan saya menyadarinya, mungkin pada saat saya sedang surfing di net dan melihat ada yang komen “Nube bagus ya”, selanjutnya dia juga berkomentar “Monalisa itu seperti mimpi buruk, aku sampai trauma”, dan dari sana saya mencari gambarnya lagi. Pada saat saya menemukannya, ah, iya benar, ini seperti titan. Monalisa pemakan manusia tersebut juga memiliki muka yang besar, dengan gigi yang seperti hewan karnivora, mirip sekali dengan titan.

monalisa

Selain itu, dari berbagai macam seri lain, misalnya seperti Jojo’s Bizzare Adventure, karya anda memiliki kesamaan, seperti tidak bisa mengendalikan diri sendiri sepenuhnya, atau di dalam badan para protagonis terdapat semacam substansi asing yang masuk dan mengendalikan badan. Saya menyadari adanya kesamaan di bagian tersebut.
Jojo, bukan merupakan pahlawan yang bisa henshin, tetapi saya sangat suka dengan personalisasi diri dalam bentuk Stand tersebut. Saya juga suka dengan kemampuannya dalam mencampurkan pengaruh dari sesuatu yang bukan manga ke dalam manga.

jojo

Di blog anda juga sering tertulis mengenai film, jadi, adakah film yang mempengaruhi anda dalam membuat manga ini?
Dalam membuat cerita, pengaruh dari film-film sangatlah besar, terutama film dengan cerita yang bagus.

Nama seperti Tarantino juga sering anda sebut-sebut. Dalam hal ini, saya tidak terlalu merasakan bahwa filmnya memberikan pengaruh yang sangat besar ke dalam manga ini, tetapi saya merasa ada suatu komponen yang terdapat dalam karya isayama-san.
Hirohiko Araki bisa membuat lagu menjadi manga, tetapi bila saya ditanyakan apakah bisa membuat film menjadi manga, saya tidak yakin. Tetapi bila dibilang bahwa pengaruh dari manga lain digunakan untuk menggambar suatu manga, saya sedikit tidak setuju.

Selain film-film, apakah ada pengaruh yang lain dari sumber lain selain manga
Berita-berita, misalnya seperti kejadian-kejadian yang terjadi, terutama pada saat jaman-jaman saya.

Contohnya?
Misalnya seperti saat saya masih umur belasan, bukan secara politik, tetapi terdapat banyak orang sayap kanan di internet. dari keadaan dunia pada saat itu, sepertinya saya mendapat banyak pengaruh.

Maksudnya pada saat semua orang merasa gelisah, begitu?
Jadinya, mungkin bisa lebih jelas bila saya bedakan berdasarkan jaman. Misalnya pada jaman es, atau jaman batu, pada saat itu, di masing-masing jaman, terdapat “musuh”. Untuk jaman kita, yang bisa dikatakan sebagai musuh adalah, “Orang-orang yang memiliki informasi, tetapi mengontrol informasi yang boleh dikeluarkan ke masyarakat”, menurut saya begitu.

Misalkan ada seseorang yang mengatur media untuk hanya menyebarkan informasi yang menguntungkan pihak-pihak tertentu. Pada jaman sekarang, saya rasa memang perlu untuk berpikir seperti itu.

informasi

Tetapi berbeda dengan masalah politik ya?
Melihat orang-orang di generasi umur 40-an, banyak yang membenci politikus, atau membenci “serigala”, tetapi menurut saya yang penting adalah menyadari bahwa musuh sesungguhnya adalah orang yang memiliki akses dan mengendalikan informasi.

Terutama di masa-masa sensitif, dan seperti saat ini, internet sudah merambah ke segala penjuru. Hal yang tidak dimengerti bisa dengan mudah dicari di youtube, dan secara konstan dapat digunakan untuk menngobservasi dunia secara harian, sekarang adalah jaman yang seperti itu.

Dengan kata lain, anda memberikan pandangan dingin ya?
Contohnya lagi, di blog saya, terdapat kolom komentar agar orang dapat berkomentar. Sebenarnya, hal ini sendiri membutuhkan keberanian. Bila kita berpikir di dalam dunia ini tidak ada orang yang tidak baik, pada saat kita mendapatkan komentar yang menyerang kita, kita akan berpikir, kok ada ya orang yang kejam seperti ini? dan kita akan shock, tetapi lagi-lagi itu semua kembali ke cara berpikir masing-masing.

Sekejam apapun, misalkan pada saat ada angin badai dan atap rumah kita sampai terbawa oleh badai. Mau sebenci apapun kita terhadap badai tersebut, tetapi kita tidak bisa berbuat apa-apa, hanya menerima kalau ini adalah bencana alam. Pada saat kita tidak tahu harus memperlakukan seperti apa manusia lain, perlakukanlah mereka seperti bencana alam.

kyujin

Informasi mengenai Titan di manga Shingeki no Kyojin juga menjadi unsur penting dalam serial tersebut, apakah yang dia maksud musuh di jaman tersebut sama dengan musuh di serial yang ia buat? Mungkin kita memang harus bersabar hingga manga tersebut akhirnya tamat ya?

「進撃の巨人」の漫画家、諫山創インタビュー! トラウマという財産!? 人生観と漫画創作が濃密に交わる諫山創の視点とは?, header image: pixiv/shiroyasha