Karakter Ramen Membuktikan Fukushima Mempunyai Hal Lain Selain Tragedi Nuklir

December 12, 2013 11:00 am
Karakter Ramen Membuktikan Fukushima Mempunyai Hal Lain Selain Tragedi Nuklir

Sebelum 11 Maret 2011, prefektur Fukushima seperti tidak dikenal diluar Jepang. Tetapi di dalam Jepang, prefektur ketiga terbesar di Jepang ini dikenal lebih dari sekadar pembangkit tenaga nuklirnya. Bersama dengan penghasil buah persik yang lezat dan rumah dari keindahan alam yang menakjubkan, Fukushima juga dikenal sebagai daerah terkenal dengan mie ramen yang sangat enak.

Sekarang ini, beberapa restoran ramen unggul di daerah situ telah berkumpul untuk mengingatkan kita bahwa jantung utama dari Fukushima dari dulu adalah kekuatan ramen. Dan mereka bahkan mempunyai karakter anime baru yang menarik untuk membuktikannya!

ramen1

Lima dari “Pasukan mie China” prefektur Fukushima tampil pertama kali di acara Tokyo Ramen 2013 November ini. Dibuat oleh grup Rest Off Studio, setiap karakter merepresentasikan cabang ramen tertentu dan mewujudkan rasa dan semangat mereka.

Mari kita mengenal karakter-karakternya dengan lebih jelas.

ramen-kasumi

Kasumi Nihonmatsu dari toko mie Wakamusha

Pintar menggunakan pedang dan pertarungan tangan kosong, Kasumi bersumpah untuk melindungi kekuatan makanan lokal, meskipun dirinya adalah robot dan tidak dapat makan. Menurut cerita latar belakangnya, Kasumi awalnya disimpan karena ada kecacatan, yang termasuk keahlian lari dan aerobik yang lemah, tetapi dia bangun ketika gempa 11 Maret menyerang dan sekarang dia kembali ke garis pertempuran.

Tamao Itsukusa dari toko mie Tanatsumo

Tamao Itsukusa dari toko mie Tanatsumo

Jelmaan dari dewa rubah yang dihormati, yang telah melindungi panen besar Fukushima sejak jaman dahulu, Tamao melawan roh jahat dari sungai dan pegunungan yang muncul saat gempa bumi 2011. Dilengkapi dengan daun hijau yang mempunyai kekuatan perubahan dan pistol yang menembakkan bebijian murni, dia dikenal sebagai pembebas yang setia d

Namie Ootamachi dari toko mie Ku-on

Namie Ootamachi dari toko mie Ku-on

Dulunya seorang anak yatim yang diganggu, Namie tumbuh sebagai pemakan daging pecinta daging babi dengan bakat bertarung. Dia adalah seorang perempuan tomboi yang suka olahraga dan dapat sering ditemukan sedang melakukan tinju di gym, bertarung dengan nama panggung, “Namie Ocelot”. Member nakal dari grup ini mempunyai kekuatan untuk membuat orang pingsan dengan mudah.

 

Mina Tannokoshi dari toko mie Shinsei

Mina Tannokoshi dari toko mie Shinsei

Mina adalah seorang anak yang pemalu sampai suatu hari, sebuah mangkuk ramen kedelai hitam merubah pandangannya. Sekarang dia adalah seorang petarung yang hidup dengan moto, “Tiada rencana untuk hidup”, dan menghilangkan para bully dengan pedang bambunya di satu tangan. Mempunyai karakter yang rumit, Mina juga mempunyai kegemaran akan makanan manis yang besar dan dapat sering ditemukan membawa minuman pak berwarna pink favoritnya. Dia sangat mencintai kucing dan menghabiskan hari-harinya dengan mencari taman kucing legenda yang disebut-sebut ada keberadaannya di sekitarnya.

Ryoko Kanayagawa dari toko mie Ukara Yakara

Ryoko Kanayagawa dari toko mie Ukara Yakara

Ryoko sebelumnya adalah anggota dari geng motor. Setelah kecelakaan fatal yang membuatnya harus bertahan hidup, dia hidup kembali berkat sebuah mangkuk mie dari Ukara Yakara. Sejak saat itu, dia belajar sangat keras dan akhirnya menjadi pimpinan dari sebuah agensi guru-guru untuk para orang cacat, mengganti jaket motornya dengan jubah putih seorang dokter. Belakangan ini, dia mempunyai kecenderungan untuk khawatir akan masalah kesehatan tetapi selalu terlihat tenang dan keren.

Dengan karakter-karakter yang unik dan sejarah yang bervariasi, ini adalah sebuah grup perempuan yang ingin diketahui lebih banyak, sebaiknya dalam sebuah anime pendek. Sampai saat itu, kami berharap perjuangan mereka untuk Fukushima adalah sebuah sukses untuk bisnis kecil di daerah situ dan untuk kalian yang berada atau akan datang ke Jepang dalam waktu dekat, pergilah ke Fukushima untuk melihat apa yang ditawarkan oleh mereka, dan juga memakan beberapa ramen terbaik di seluruh Jepang.

 

Sumber: Rocketnews, Rest Off Studio