Pengunjung Comiket 85 Hari 2 “Sedikit” Lebih Normal

January 2, 2014 9:33 pm
Pengunjung Comiket 85 Hari 2 “Sedikit” Lebih Normal

Kita kembali di laporan aneh-aneh dalam Comiket 85! Kali ini kita mendapati Laksamana tanpa celana dan jatuhnya korban di antara pengunjung. Meskipun demikian laporan hari ini tidak begitu gila dibanding Hari 1.

Para pemain Kantai Collection, yang biasa disebut “Laksamana”, terlihat di satu area Comiket sedang bermain Kancolle. Dan saya harap beritanya berhenti sampai disitu… tapi ternyata tidak! Karena mereka terlihat sedang bermain Kancolle tanpa celana! Tidak diketahui motif mereka untuk bermain game komputer populer itu tanpa celana di tengah-tengah musim salju, silakan lihat saja foto cosplay yang satu ini demi menghindari imajinasi yang tidak-tidak.

BctbB6ZCQAEaFVq

Jepang tampaknya serius untuk memperketat peraturan terkait benda-benda berbau pornografi. Kertas peringatan “Dilarang Dijual” yang dikeluarkan oleh staff untuk barang-barang yang tidak lolos Quality Control terlihat lebih banyak tersebar di berbagai tumpukan buku di beberapa circle.


Antrian toilet hari ini “hanya” selama 40 menit! Lebih pendek dibanding kemarin dan dikabarkan juga seorang loli terdengar berkata kepada ayahnya; “Ayah, aku mau buang air kecil”, yang kemudian disambut dengan ajakan oleh salah seorang penghuni 2ch; “Ayo cepat bantu (minum)!” PAK POLISI TOLONG KESINI.

Kekacauan terbesar terjadi di area staff circle Kancolle dan Love Live, dimana 2 booth itu merupakan booth yang berisi staff resmi dari game/animenya. Antrian 2 booth itu panjang tak terkira, seperti bisa terlihat dalam foto oleh pengguna twitter di bawah;





Saking ramainya, Staff membuat sebuah peta khusus agar orang tahu dimana harus bergerak.


Yang menjadi korban bukan saja para pengantri, circle yang terapit itupun menjadi korban karena para pelanggan mereka terhalang oleh antrian Kancolle dan Love Live, seperti terlihat pada peta. Salah satunya adalah circle milik Kishida Mel!

Masih ada laporan dari hari terakhir C85!

via hachima kikou