Cerita Kampung Tak Pernah Semenarik Non Non Biyori

January 4, 2014 2:00 pm
Cerita Kampung Tak Pernah Semenarik Non Non Biyori

Tidak ada yang spesial dari anime yang satu ini. Tidak ada Plot, PLOT, aksi, drama, atau apapun yang sekiranya dapat membuat sebuah anime populer di kalangan penonton. Sama sekali tidak ada kecuali 4 gadis kecil yang hidup di salah satu kampung di Jepang. Tapi mengapa anime satu ini sunggu membuat saya tak dapat menahan hasrat untuk tetap menonton (dan beberapa kali mengulang) episode berikutnya!?

non2

Bagaikan sihir atau hipnotis, “Nyanpasu” adalah manteranya. Ampuh menyihir penonton untuk tetap dapat menanti kemunculan Ren-chon dan teman-temannya tiap minggu. Padahal kalau berbicara tentang cerita, apa sih cerita Non Non Biyori? “Kehidupan sehari-hari dari 4 sekawan Ren-chon, Natsumi, Komari dan juga sang murid pindahan dari Tokyo bernama Hotaru”. Sudah, kelar, itu saja. tak ada lagi yang lain.

Saya sempat berharap saat menontonnya untuk pertama kali bahwa ini akan jadi serial tentang culture shock antara deso dan kota. Tapi ternyata jauh dari itu, dan saya oke dengan apa yang ada!

The Good – Simple is the Best

non1

Tidak pernah berusaha untuk jadi sesuatu yang “lebih”, seluruh seri dari awal hingga akhir tetap sederhana dengan komedi yang ringan, momen moe Komari yang sedang-sedang saja, drama/konflik yang enteng dan ending yang biasa saja. Namun semua itu dipadu menjadi sebuah seri yang sangat memuaskan! Bahkan tak terlihat fanservice (kecuali mungkin swimsuit episode) yang biasanya marak ada di hampir semua anime zaman sekarang.

The Good – Indahnya Kampung Digambarkan Dengan Baik
Toko sayuran yang tidak ada penunggunya, toko permen kuno, sekolah yang isinya campuran dari beberapa kelas, semua itu digambarkan khas dan unik. Belum lagi kegiatan khas “kampung” macam menanam padi dan makan semangka yang didinginkan di sungai.

The Good – Ren-chon
Loli biasanya menjadi subjek seksualitas di anime. Tapi tidak bagi Ren-chon. Loli yang satu ini sudah “enggak level” lagi dengan yang namanya jadi target lolicon atau moe momen. (yang malahan diambil oleh yang paling tua Komari). Selain mempopulerkan frase “Nyanpasu” yang populer, cara Ren-Chon berbicara benar-benar menarik! Tentu masih pada ingat dengan “UCHI IMA KAMELAMAN”. Sangat unik! Anehnya tidak membuat “Hnghhhh” atau memunculkan sindrom-sindrom moe lainnya.

tumblr_mx3jgk6icM1rhcknwo1_1280

Ren-chon terlalu epik untuk jadi sekedar target moe atau erodoujin.

non_non_biyori_01_1

Eeeh… You know wat? cuekin semua poin di atas. Nyanpasu anime is good, saya sendiri sebenarnya tidak tahu apa yg membuat saya suka nonton ini, its just…. magically enchanting. Berbagai survey dan ranking pun berpendapat sama. Jadi bagi yang belum menonton karena melihat tak adanya plot ataupun aksi ataupun apalah, tonton segera.

Nyanpasu!