Negosiasi Harga Dengan Seiyuu Visual Novel Dewasa Lebih Gampang

January 13, 2014 2:57 pm
Negosiasi Harga Dengan Seiyuu Visual Novel Dewasa Lebih Gampang

Mungkin hal ini bisa sedikit menjawab pertanyaan mengapa kadang di rilis resmi sebuah visual novel di barat terdapat publisher yang tidak menghadirkan suara dari seiyuu, pengisi suara, seperti pada versi Jepangnya. Dimana ternyata salah satu alasannya adalah biaya yang tinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Peter Payne dari JAST USA ketika menyatakan bahwa sepertinya tidak memungkinkan bagi mereka untuk merilis serial otome game Starry Sky. Seperti dilansir oleh ANN, Payne menyatakan, “kita tidak mendapatkan respon yang baik dari perusahaan yang bersangkutan.”

starrysky-21

Payne menyatakan masalahnya ada pada biaya lisensi dari pengisi suara para pemeran dan studio pengisi suara tersebut yang meminta setengah penghasilan dari rilis setiap game. Payne menguraikan bahwa situasti tersebut terdapat pada kebanyakan otome games dan “studio pengisi suara berusaha mendapatkan keuntungan dari penggunaan sekunder dari suara mereka dan tidak mau bernegosiasi.”

JAST USA menyatakan bahwa mereka malah mungkin merilis lebih banyak judul yaoi yang ditargetkan untuk para wanita karena “apapun yang ada seks didalamnya lebih gampang karena pengisi suaranya jauh lebih mudah.”