Manga Blood Alone Ditamatkan Secara Paksa Oleh Kodansha

January 22, 2014 11:59 am
Manga Blood Alone Ditamatkan Secara Paksa Oleh Kodansha

Apakah kalian pembaca setia Blood Alone yang saat ini juga tengah diterbitkan di Indonesia? Bersiaplah untuk kecewa karena serial manga tersebut ditamatkan secara paksa oleh pihak penerbit Kodansha.

Hal tersebut diumumkan oleh mangaka Blood Alone, Masayuki Takano pada akun twitternya bahwa manga tersebut akan ‘tamat prematur’ di majalah Evening terbitan Kodansha bulan april ini. Seperti dikutip dari ANN, Takano menuliskan:

Saya baru selesai meeting…baiklah, aku mentweet ini di hari rilis volume kesepuluh Blood Alone, tapi aku punya pengumuman yang cukup menyedihkan. Aku menyesal harus mengumumkannya.

Serialisasi Blood Alone di Evening akan berakhir musim semi ini. Aku mohon maaf akan ketidakmampuanku dalam kondisi ini. Namun, karena cerita (Blood Alone) baru saja memasuki klimaks, aku akan tetap melanjutkan cerita manga tersebut meski serialisasinya telah berakhir, dan aku akan menyelesaikannya melalui doujinshi dan buku digital.

Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk merilis sisa cerita Blood Alone dalam format digital maupun fisik dengan “harga rendah” dan “mudah didapat.” Aku kira aku akan menjual kelanjutan volume sebelas dalam bentuk Doujinshi pada acara Comitia bulan Mei.

bloodalone10

Meski kabar ini tidak menyenangkan mungkin akhir dari Blood Alone akan memiliki makna tersendiri bagi Takano. Karena dirinya juga memulai membuat Blood Alone dalam bentuk doujinshi pada musim panas tahun 2002 dan mulai diterbitkan pertama kali pada majalah Monthly Comic Dengeki Daioh terbitan ASCII Media Works pada tahun 2004 hingga akhirnya berpindah ke majalah Evening pada tahun 2010.