Siapa Sangka Kalau Jepang Dulunya Adalah Negara Produsen Barang Jiplakan?

February 28, 2014 5:10 pm
Siapa Sangka Kalau Jepang Dulunya Adalah Negara Produsen Barang Jiplakan?

Menjadi seorang kolektor figure, saya sering mendapati diri saya berada di tengah sebuah debat seru antara 2 kubu kolektor, ori dan non-ori.  Bila kamu belum memahami seberapa parahnya masalah ini bagi mereka, bisa dilihat di website Good Smile Company melalui tautan ini informasi mengenai perbandingan antara barang koleksi ori dan non-ori.

brs pembanding

Memang kondisi ekonomi negara kita tidak seramah itu terhadap para penggemar anime dan yang dapat membeli barang ori lebih ke minoritas daripada mayoritas. Sedangkan para kolektor barang ori tidak pernah habis pikir kenapa para kolektor barang non-ori bisa menghabiskan begitu banyak uang untuk banyak produk jiplakan dibandingkan sebuah berhala yang asli.

raiser bandai hongli Sumber

Harga barang non ori memang jauh lebih murah bila dibandingkan dengan barang ori, rata-rata mereka dihargai setengah dari harga aslinya, bahkan beberapa bisa lebih murah lagi. Saya sendiri mengkoleksi barang ori, tapi saya pernah berpengalaman di bidang non-ori. Karena itu saya tetap menganjurkan kalian untuk membeli barang original karena dengan begitu, kamu berarti mendukung para pembuat anime dan figure yang sudah susah payah membuatnya.

Terkadang, debat diatas begitu hebat, banyak orang meninggi-ninggikan Jepang sebagai negara yang selalu original dan sepertinya mereka tidak pernah membuat barang palsu.

Tapi apakah benar faktanya seperti itu?

Sebuah video yang diunggah oleh seorang pengguna YouTube asal Jepang, msdoom99 telah memperlihatkan sebuah ‘aib’ milik bangsa Jepang. Video ini ditujukan untuk mereka yang sudah mentertawai barang jiplakan asal Cina dan Korea sambil mengingatkan seperti apakah bangsa Jepang dulunya.

Jepang buat jiplakan

Zero Fighter, pesawat tempur buatan Jepang yang digunakan pada masa Perang Dunia kedua ini diproduksi oleh Mitsubishi, pesawat ini memiliki kode A6M Zero. Pada saat Jepang menyerbu Pearl Harbour, mereka mengirimkan 420 buah pesawat untuk menyerang pangkalan tersebut.

 Jepang buat jiplakan (4)

Leica IIIa adalah perkembangan dari seri Leica III yang dibuat pada tahun 1933. Leica IIIa memiliki tambahan fitur shutter speed 1/1000. Sangat mirip ya dengan Nihon Seiki, tapi saya belum tahu apakah fitur yang dimilikinya sekelas Leica atau tidak.

Jepang buat jiplakan (5)

Di tahun 2003 saya pernah membangga-banggakan laptop Toshiba karena reliabilitynya yang baik dan customer servicenya yang tanggap. Belum lagi karena Toshiba adalah brand Jepang, saya pikir sudah pasti mereka adalah perusahaan yang akan menjaga nama baik. Tapi saya tidak menyangka dulunya mereka tukang jiplak mesin penghisap debu.

Jepang buat jiplakan (8)

DSK A-25 adalah motor buatan Daito Seiki co. Ltd, sebuah replika persis dari motor (sampai ke logonya) bersilinder satu milik BMW, R25. Cina juga pernah mengeluarkan mobil jiplakan BMW yang sepertinya tidak lulus uji keamanan, apakah motor BMW KW ini juga separah buatan Cina, siapa yang tahu. Lebih lagi, BMW kalah di pengadilan melawan mobil jiplakannya tersebut, sungguh luar biasa kekuatan para perusahaan ini.

Jepang buat jiplakan

Metrodome dipercaya sebagai inspirasi desain Tokyo Dome yang dibuat 6 tahun kemudian. Metrodome adalah kependekan dari Hubert H. Humphrey Metrodome yang merupakan sebuah stadion olahraga di Minneapolis, Minnesota, negara bagian dari Amerika Serikat.

Jepang buat jiplakan (2) Jepang buat jiplakan (3)

Fujiya Foods ternyata banyak mengambil inspirasi dari karakter luar negeri, mungkin kalian yang waktu kecilnya suka ke warung sering melihat karakter Peko Jelly ini di etalasenya.

 Jepang buat jiplakan (6)

Seorang mangaka Jepang, Mizuki Shigeru yang terkenal dengan karyanya, GeGeGe no Kitaro mungkin adalah seorang penggemar Superman, karena karya besar pertamanya, Rocketman terlihat tidak jauh berbeda dengan alter ego Clark Kent.

Jepang buat jiplakan (7)

Setidaknya tolong diganti dari ‘S’ menjadi ‘R’, supaya terlihat lebih ‘niat’ sedikit.

Inilah video yang menjadi acuan dari artikel ini. Video tersebut berisikan daftar lengkap barang-barang yang dijiplak oleh bangsa Jepang. Walau begitu, tidak semua barang sepertinya adalah jiplakan mentah, beberapa barang sepertinya terlalu umum untuk bisa dibilang penjiplakan. Tapi tetap saja mengejutkan betapa banyaknya produk dan hak intelektual yang ‘dipinjam’ oleh perusahaan Jepang jaman dulu.

Salah satu yang sedikitnya ‘original’ sepertinya adalah iklan Sea Chicken yang memperlihatkan karakter dari film sci-fi Star Wars. Kalau ada yang penasaran dengan iklan Star Wars Sea Chicken yang dibicarakan, silahkan menyaksikan videonya diatas. Serius, ini iklan apa intinya, saya gagal paham.

Source: Rocketnews