Jepang: “Katakan TIDAK! Pada Spoiler”

March 8, 2014 4:27 pm
Jepang: “Katakan TIDAK! Pada Spoiler”

Tidak cuma pembajakan, tampaknya para penerbit manga di Jepang pun sekarang menyatakan perang pada spoiler. Tahu kan spoiler? Saat orang atau website atau apapun memberi tahu perkembangan atau kelanjutan cerita dari sebuah seri padahal masih baru dan kita belum baca? itulah spoiler yang kadang menyebalkan bagi sebagian kalangan.

Termasuk juga para penerbit di Jepang. Belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai apa yang sebenarnya terjadi, tapi satu spekulasi menyatakan dengan tersebarnya spoiler, penjualan sebuah manga bisa menurun cukup drastis. Hal inilah mungkin yang dirasakan penerbit manga terkenal Naruto. Yang dilaporkan baru-baru ini mengambil tindakan untuk menutup salah satu website besar yang memuat spoiler Naruto, Naruto Channel.

Website tersebut dilaporkan menerima pesan dari Shueisha yang “menyarankan” agar website tersebut segera menghapus dan menutup segala spoiler atau info terkait yang dapat membuat pembaca dapat mengetahui cerita selanjutnya tanpa harus membaca manga-nya. Website tersebut juga menambahkan bahwa mereka juga akan segera menghapus segala konten spoiler dari seri lain yang ada dalam website itu, termasuk One Piece.

barebare

Tidak hanya website Jepang, penerbit juga menyatakan bahwa “semua yang berhubungan dengan hak cipta berlaku di seluruh dunia, terutama internet. Baik website Jepang maupun Internasional” sehingga bisa jadi website spoiler kesukaan kalian juga akan ditutup segera karena hal yang sama.

Pihak yang terkait sebelumnya sama sekali tidak mengindahkan eksistensi media selain komik cetak yang ada sebagai salah satu aspek yang patut diperhitungkan dalam penjualan atau lainnya. Namun tak dapat dipungkiri kehadiran internet melahirkan berbagai macam media alternatif untuk persebaran manga, seperti mangascan. Baik Legal maupun Ilegal

Saya pribadi berharap pihak Jepang segera menyadari bahwa mereka juga harus segera melirik internet sebagai salah satu lahan untuk menebarkan distribusi manga dan media lainnya, sehingga pembajakan dalam berbagai bentuk juga dapat ditekan.

Sumber: Kotaku dan IT Media