Satu Lagi Tipe Apartemen Yang Murah Untuk Ditinggali di Tokyo

March 8, 2014 8:10 pm
Satu Lagi Tipe Apartemen Yang Murah Untuk Ditinggali di Tokyo

Sebelum ini sempat dibahas mengenai apartemen murah, tapi dengan adanya kemungkinan kalau kamu akan bertemu ‘penghuni’ lainnya yang sedikit halus. Kali ini, apartemen yang akan kamu lihat pun tidak kalah anehnya. Biaya perbulannya pun cukup murah, dibandingkan apartemen di Tokyo yang rata-rata menghabiskan sampai 40.oooYen per bulannya (sekitar 4.500.000 rupiah), orang ini hanya menghabiskan 25.000 yen saja (sekitar 2.700.000 rupiah) untuk sebuah apartemen yang berada di jantung kota Tokyo!

Apartemen tersebut berada hanya 5 menit jaraknya dari stasiun Yamanote dengan rel yang melingkari kota Tokyo, yang pastinya dikelilingi oleh daerah yang cukup elit dan mahal. Walaupun seperti apartemen-apartemen murah lainnya, apartemen ini tidak memiliki kamar mandi, tapi di Jepang masih ada pemandian umum yang terbuka apabila kamu hanya sekedar ingin mandi, walau saya kurang yakin penghuni apartemen ini mandi.

Penasaran dengan apartemennya? Mari kita lihat video dibawah ini.

Kamu sekarang mengerti kan kenapa biaya sewa apartemen ini hanya sebesar 25.000 Yen sebulannya? Dibandingkan dengan apartemen yang lain, sepertinya ini lebih tepat kita sebut gudang. Barang-barang memenuhi kamarnya sampai tidak muat di lantai, dia harus menumpuknya sampai atap.

 apartemen sempit (4)
Ampun sampahnya..

apartemen sempit (5) apartemen sempit (9) apartemen sempit

Kamar ini begitu kecil, sampai hampir tidak mungkin untuk dimasuki 2 orang, bahkan jalan masuknya pun begitu kecil, saya heran orang ini masih bisa bertahan di dalamnya. Tumpukan buku mulai dari komik, majalah dan kertas-kertas berserakan di jalan, dan bila kamu berpikir dimana orang ini tidur? jawabannya ada dibawah ini.

apartemen sempit (2) apartemen sempit (6)

Orang Jepang terbiasa tidur di futon atau kasur lipat, dan setelah bangun, mereka biasa melipatnya dan menyimpannya di tempat yang tersembunyi, tapi karena futonnya sudah tersembunyi dengan baik, sepertinya dia tidak perlu repot-repot melipatnya.

apartemen sempit (3) apartemen sempit (8)

Entah ada berapa banyak barang dan sampah yang berserakan dalam kamar ini, lucunya sang pemilik kamar juga memiliki sebuah kostum maid. Apakah itu dia beli untuk pacarnya, atau untuk dia pakai sendiri, itu diluar kemampuan memahami saya. Si pemilik juga menolak untuk membuang tumpukan manga, majalah dan bahkan beberapa majalah porno yang sudah menggunung di setiap sudut kamarnya.

Penghangat airnya pun ditaruh diatas kepalanya saat tidur, bagaimana kalau tiba-tiba ada gempa dan airnya jatuh menimpa mukanya? Sepertinya dia lebih memprioritaskan segala macam barangnya yang lain dibanding keselamatan dirinya. Belum lagi bila terjadi korslet atau ada kebakaran kecil, saya yakin kamar ini akan terbakar dalam hitungan detik.

tumpukan ketel

Jadi, apartemen mana yang akan kamu pilih? Apartemen ber’penghuni’ seperti kemarin atau apartemen penuh barang-barang ‘misterius’ seperti ini?

sumber: Rocketnews
images:  pixiv/nigorimizu