“Aku Tidak Akan Lupa Lagi” Kata Seorang Direktur Yang Meninggalkan Puluhan Ribu Yen di Mesin ATM

March 12, 2014 2:00 pm
“Aku Tidak Akan Lupa Lagi” Kata Seorang Direktur Yang Meninggalkan Puluhan Ribu Yen di Mesin ATM

Pernahkah kamu meninggalkan sesuatu di ATM? Sekitar tahun 2009 saya sedang pulang dari Plaza Senayan setelah menonton film bersama teman-teman lama SMA. Sebelum saya pulang, saya dan salah satu teman saya menyempatkan diri untuk mengunjungi toko CD. Saya pun terkejut melihat sebuah CD Ravex, grup musik elektronik Jepang yang hanya tinggal satu di toko tersebut, tidak pikir panjang saya pun langsung membelinya.

ravex trax

Selesai pembelian, saya mampir di ATM untuk menarik uang bensin, dan dengan alpanya saya lupa akan CD yang baru saja saya beli tertinggal di atas ATM. Saat sedang berada di lahan parkir, saya pun kaget karena CD saya tidak bersama saya. Langsung saya berlari ke ATM untuk mencari CD tersebut, dan seperti yang kalian duga, hilang. Padahal belum ada 15 menit berselang dari saya meninggalkannya. Saya pun melapor ke satpam sampai harus membuat surat di kantor mall hanya untuk sekeping CD yang hanya tinggal satu-satunya tersebut. Namun tentunya, sampai sekarang belum ada telepon yang  mengabarkan kalau CD saya ditemukan (ya iyalah!).

atm ketinggalan duit (4)

Cerita berbeda dialami oleh bapak Kenji Shiro, seorang direktur berusia 55 tahun sebuah firma sekuritas di Jepang, beliau sedang menarik beberapa puluh ribu Yen dari sebuah ATM di Nagasaki. Untuk perbandingan, 10.000 Yen itu kira-kira setara dengan 1.150.000 Rupiah. Namun mungkin seperti kasus saya, dia pergi begitu saja tanpa mengambil uangnya. 10 menit kemudian dia baru sadar saat melihat dompetnya kosong, takut kehilangan uangnya, dia pun berlari kembali ke ATM untuk menemukan uangnya aman di tepat samping ATM tersebut!

Berbeda dengan saya, bapak Shiro sudah bersiap untuk yang terburuk (dan saya masih berharap ada yang akan mengembalikan CD saya), langsung terharu dan mengupload foto bahagianya dalam Facebook (tidak jauh beda dengan kita ya) dan foto tersebut langsung mendapat ratusan like dan komentar.

atm ketinggalan duit

Dalam foto tersebut pun pak Shiro bercerita:

“Mungkin tidak ada yang mengambil uang saya karena ada CCTV di dekatnya. Sebenarnya, beberapa tahun lalu pun saya menjatuhkan dompet saya saat sedang turun dari taksi di depan rumah saya. Pagi-paginya, saya mendapat telepon dari kantor polisi lokal, seseorang sudah menemukan dompet saya saat berjalan-jalan. Saya sangat terharu saat itu seperti saat ini. Saya harus lebih berhati-hati mulai sekarang. Sebagai seorang direktur perusahaan sekuritas, saya tidak boleh memberi contoh buruk bagi yang lain. Aku akan introspeksi diri mengenai segala perbuatanku mulai sekarang”

Komentar-komentar di foto tersebut banyak yang memuji Jepang, dan khususnya, Nagasaki.

  • “Hebat sekali Nagasaki!”
  • “Untung saja kamu tinggal di Jepang!”
  • “Seperti yang diduga, Nagasaki adalah tempat yang baik untuk ditinggali.”

Ada juga yang ikut menyebarkan cerita memalukan (sepert saya, tuh diatas), berikut adalah ceritanya:

  • “Ibu mertuaku pernah meninggalkan 300.000 yen (30 juta Rupiah), sayang uangnya hilang saat dia kembali mencarinya!”
  • “Aku pernah menemukan buku tabungan orang lain dan tidak tahu harus diapakan benda itu”
  • “2 tahun lalu, aku menemukan 2000 yen terjatuh di lantai di sebelah ATM dan membawanya ke kantor polisi. Namun karena tidak ada yang mengambilnya setelah 3 bulan, aku donasikan 5000 yen ke pundi sumbangan untuk bencana Tohoku tahun 2011. Hasilnya, pajak tahunanku dikurangi karena kontribusi tersebut. Sungguh senang rasanya tahun itu.”

atm ketinggalan duit (3) Kalau hilang mungkin muka pak Shiro berakhir seperti Narumi….

Sungguh cerita yang baik dan akhir yang baik juga bagi pak Shiro. Semoga semua orang bisa mencontoh kejujuran dan pengendalian diri warga Nagasaki dalam kasus ini. Tapi untuk yang mengambil CD Ravex saya, bila kamu membaca ini, tolong kembalikan ke saya dong.

sumber: Rocketnews
image: pixiv/homingnoare