Seorang Animator Amatir Berhasil Membuat Animasi Pendek Hatsune Miku Yang Memukau Banyak Orang

March 12, 2014 11:32 am
Seorang Animator Amatir Berhasil Membuat Animasi Pendek Hatsune Miku Yang Memukau Banyak Orang

Seorang animator amatir yang bernama Sadamasa Shiika telah memupuk 5 tahun belakangan ini untuk membuat sebuah animasi Hatsune Miku yang berjudul “World is Mine – Animation MV“, dan video ini dengan cepat menjadi topik yang hangat diperbincangkan dimana-mana.

Untuk yang belum tahu, pada tanggal 9 Maret 2014, warga Jepang merayakan hari Miku, seperti biasa ini adalah permainan tanggal dari kalender, dengan “3” (bulan Maret) yang dapat juga dibaca sebaga “Mi” dalam bahasa Jepang dan 9 (tanggal) yang dibaca “Kyuu”, maka lahirlah hari Miku untuk kita rayakan bersama. Bagaimana dengan tanggal 3 September katamu? Karena penulisan di Jepang yang menuliskan bulan di depan tanggal sepertinya tanggal 3 September kita tidak akan merayakan apa-apa.

video mikuday (4)

Sadamasa merilis video ini tepat di saat Miku Day dan dalam sehari langsung meraup 40.000 views. Video ini bercerita tentang petualangan singkat Miku yang menemukan cinta kepada pemeran utama lelaki cerita ini dengan lantunan lagu “World is Mine” dari supercell. Mikunya tsundere loh, banget.

video mikuday (3)

Video ini memiliki batas umur, jadi sebaiknya kamu yang masih belum cukup umur memanggil seorang yang sudah dewasa untuk menemanimu saat menontonnya.

video mikuday (2) serius

Kita bisa merasakan besarnya cinta yang dia berikan pada animasi ini, karena Sadamasa hanyalah seorang pekerja kantoran biasa, dan kita tahu orang Jepang sangat senang menghabiskan waktunya di kantor setiap hari. Lebih lagi dia belajar membuat video ini secara otodidak, sebuah dedikasi yang luar biasa diperlukan untuk menggarap animasi berdurasi hampir 5 menit ini.

sepedaaa

Entah mengapa, saya merasa video ini adalah perwujudan keinginan dari sang animator sendiri, namun dia berhasil mengubahnya menjadi sesuatu yang positif dan mengarahkannya kepada sesuatu yang sangat kreatif.

sumber: Otapark