10 Kebiasaan Yang Menandakan Kamu Hidup Terlalu Lama di Jepang

April 4, 2014 5:00 pm
10 Kebiasaan Yang Menandakan Kamu Hidup Terlalu Lama di Jepang

Saya yakin untuk bisa hidup di Jepang, bekerja dan memulai hidup baru disana, mungkin bersama pasangan baru disana kemudian mengajukan permintaan kewarganegaraan kedua adalah impian banyak orang. Walaupun mungkin kamu belum memikirkan bagaimana cara untuk hidup atau mendapatkan visa bekerja disana, tapi pasti pikiran itu bukan hanya pernah terbersit, tapi pernah juga terencanakan dalam benakmu.

Sekarang, andaikanlah kamu sudah menetap di Jepang bersama anak dan istrimu, hidupmu tenang bahkan mertuamu sangat menyukaimu. Bahkan mungkin kampung halamanmu sudah berganti ke tempat pertama kamu daratkan kakimu di Jepang dan KTP Indonesiamu sudah bertahun-tahun tidak kamu perbaharui. Bahkan kata “rumah” untukmu sudah menjadi kata ganti untuk Jepang, bukan lagi tanah air kita.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (3)

Bahkan kamu pun sudah bisa menavigasikan dirimu dengan mudah melewati Tokyo Metro (jaringan kereta bawah tanah Tokyo) yang ruwetnya minta ampun. Kamu juga tidak peduli saat melihat gadis berkimono di jalan atau mengunjungi mini market 3 kali sehari sudah menjadi keseharian untukmu. (Saya juga dalam sehari bisa kok beberapa kali ke mini market).

Tapi apakah ada hal yang menurutmu wajar dilakukan di Jepang tapi akan membuatmu mengernyitkan dahi dan mengambil satu langkah ke belakang sambil bertanya-tanya apa yang baru saja kamu lakukan. Berikut adalah 10 kebiasaan yang akan membuatmu berkata “Gue udah kelamaan di Jepang“.

1. Berendam tanpa membersihkan dirimu sebelum masuk ke bak akan membuatmu merasa sangat jijik

Jepang memiliki kebiasaan berendam setelah mandi, karena menurut mereka, mandi adalah suatu bentuk relaksasi, entah setelah bekerja keras atau pulang sekolah. Kita sering mendengar di anime atau membaca di manga kalau satu keluarga bisa mandi bersama atau memakai air yang sama, namun mereka selalu membersihkan dirinya sebelum masuk ke dalam bak. Supaya air yang akan digunakan oleh anggota keluarga berikutnya akan tetap bersih untuk mereka pakai.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (9)

Selain itu, karena di luar negeri air adalah suatu sumber daya yang dianggap berharga, air bekas bak mandi akan disalurkan ke dalam mesin cuci untuk mencuci baju mereka. Berbeda dengan di Indonesia dimana kita masih menganggap air adalah sumber daya yang mudah didapat. Banyak jasa cuci mobil dan motor liar yang tumbuh di pinggir jalan, tanpa memikirkan konsekuensinya saat semua air tersebut kemudian menggenangi jalan raya sekaligus merusaknya.

2. Kamu meminta ruangan bebas rokok saat berada di restoran

Jepang telah memberlakukan larangan merokok di banyak kafe dan restoran. Tapi bila kamu mengunjungi restoran keluarga, kamu akan langsung ditanya apakah kamu ingin duduk di bagian perokok atau bukan perokok. Karena itu akan menjadi sebuah hal yang aneh bila kamu bertanya hal tersebut di kampung halaman karena kebanyakan memang tidak dibuat untuk perokok.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (10)

Padahal di Indonesia, tidak peduli ruangannya, ‘restoran terbuka’ selalu menyediakan makanan bagi perokok maupun non-perokok. Juga banyak restoran yang memiliki ruangan non-perokok karena masih banyaknya perokok di Indonesia.

3. Kamu memberikan hadiah kepada orang yang memberikanmu hadiah

Tidak perlu alasan untuk memberikan hadiah kan? Namun beri-memberi hadiah sudah menjadi budaya Jepang seperti menukarkan kartu nama saat rapat. Tidak aneh bila kamu mengharapkan hadiah kembali saat memberikan hadiah kepada orang lain.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (7)

Sudah menjadi tradisi bila kamu pindah ke apartemen baru untuk memberikan sesuatu kepada tetanggamu sebagai hadiah perkenalan. Bisa juga saat kamu menandatangani kontrak dengan perusahaan air/gas, dari rekan kerja setelah cuti, atau hanya sebagai hadiah pergantian musim panas atau dingin (serius!)

Tidak jauh berbeda dengan di Indonesia ya, “Oh si A baru saja ngasih oleh-oleh dari Dubai, kita beliin jengkol yuk!” Setelah menerima jengkol A pun berkata pada suaminya, “Pa, kita dikasi jengkol loh sama B, kita kasih apa ya nanti?

…. Terus aja ampe bosen

4. Kamu menumpuk hadiah darurat di rumah

Ini sih ibu saya juga sering, pernah suatu kali beliau membawa pulang dua buah model motor berukuran 1:9, ketika saya tanya untuk apa, beliau bilang untuk hadiah kepada anak tetangga. Namun hadiah tersebut tidak kunjung diberikan, yasudahlah saya yang ambil, lumayan untuk SIC.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang

Ternyata hal ini populer di Jepang, tidak ada ulang tahun atau hal yang perlu dirayakann, tapi kamu akan membeli sekotak coklat atau sebungkus senbei, atau setumpuk handuk kecil yang dibungkus rapi. Entah apa yang memotivasi mereka untuk hal ini, tapi sepertinya tidak semua negara obsesif dengan hadiah seperti Jepang.

5. Kamu membungkuk saat menerima telepon

Mungkin memang orang Jepang yang terlalu sopan dalam hal ini sampai-sampai saat mengangkat telepon pun mereka menundukkan kepalanya. Entah itu hanya sedikit anggukan kepala atau membungkukkan diri seperti saat perkenalan dilakukan.

04

Mungkin bila kamu sudah pulang dari Jepang, dan kamu tidak menyadarinya, bahkan saat menelepon pengantar pizza, kamu akan menunduk kecil berharap kalau si pengantar melihatnya di ujung telepon disana. Jujur, yang diharapkan pengantar pizza paling hanya tip, terserah mau membungkuk seperti apa juga.

6. Mengibaskan tangan di depan muka tanda tidak setuju, tidak tahu atau tidak mau

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (2)

Hal ini pasti sering kamu lihat di anime, seorang karakter yang panik mengibaskan tangannya tanda tidak tahu. Hal ini sepertinya bisa menjamur ke dunia nyata karena secara tidak sadar, saya pun suka melakukan hal ini. Hal ini sepertinya menegaskan kalau kamu bukan hanya tidak mau, kamu benar-benar tidak mau.

7. Kamu mengalami kesulitan identitas berbahasa

Seperti kebanyakan orang yang tinggal di luar negeri, lidahmu saya yakin sudah tidak terbiasa lagi untuk menggunakan bahasa tanah air. Mungkin bahasa Jepang memang tidak seribet bahasa Inggris, tapi mungkin kamu akan mulai memakai kosakata Jepang untuk kata-kata normal seperti, PSVita menjadi ‘PiEs Buita’ (tidak ada konsonan V di bahasa Jepang) atau Playstation menjadi ‘Pureisutesyon’.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang

Apapun itu, harap bicara sejelas-jelasnya supaya tidak membingungkan orang lain.

8. Alam bawah sadarmu mengharuskan tanda ‘peace‘ ada di tiap foto

peace sign kereta

Teman saya pernah bercerita kalau ada murid pindahan dari Jepang datang ke universitasnya untuk menjalani program pertukaran pelajar. Setiap orang mau berfoto dengannya dan dia akan membuat tanda ‘peace‘ di setiap foto. Mungkin karena bosan, teman saya ini mengajarkan dia untuk melakukan tanda jempol dan akhirnya si orang Jepang ini mau berfoto sambil mengacungkan jempol.

IDK_WTF_I_DID

Namun dengan cerita diatas sepertinya tanda peace atau ‘v sign‘ sudah menjadi sebuah tradisi bagi para warga Jepang di setiap foto. Di belahan lain mungkin menggunakan tanda peace bukanlah solusi terbaik, memalukan bahkan mungkin ada yang menganggapnya kuno (maaf bagi yang masih sering melakukan tanda peace). Setidaknya lebih baik daripada duckface dan teman-temannya menurut saya.

9. Koleksi payung, mas?

Payung di Jepang terbilang cukup murah, untuk biaya hidup disana. Sebuah payung plastik akan dihargai 400 yen (sekitar 50 ribu rupiah) jadi setiap kali hujan datang, kamu akan menemukan dirimu membeli lagi, dan lagi, dan lagi dari mini market. Terkadang para tamu juga suka meninggalkan payung di rumahmu dan tidak mengambilnya kembali.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (5)

Terima kasih kepada sistem daur ulang Jepang yang kompleks, membuang payung bukanlah pilihan yang bijak. Dalam beberapa saat saja, kamu akan memiliki selusin payung di rumah, mungkin ditambah beberapa di mobilmu.

Kalau saja payung-payung itu bisa diubah menjadi pohon natal…

10. Memakai sepatu di dalam rumah akan membuatmu jijik

Siapa yang tidak? Di Indonesia pun hal ini dianggap tidak sopan karena kita sudah biasa membersihkan lantai, siapa elo bisa seenaknya memakai sepatu dalam rumah? Kemudian apapun hal yang menggambarkan pemakaian sepatu dalam rumah akan membuatmu jijik, entah itu di TV atau melihat orang menaikkan kakinya ke dashboard mobil, apapun itu bukanlah hal yang baik.

10 kebiasaan kebanyakan di Jepang (6)

Joroklah, meja kan tempat orang makan, kenapa bisa ada kaki disitu? Orang Jepang pun begitu, mereka menjaga kebersihan saat di dalam rumah, biasanya mereka memiliki sandal rumah yang digunakan untuk berjalan dalam rumah. Bahkan di sekolah pun para murid diharuskan memakai ‘sepatu dalam’ supaya tidak mengotori sekolahnya.

Apakah ada sebagian dari kebiasaan ini yang kamu suka lakukan? Saya belum tinggal di Jepang tapi saya sepertinya sudah melakukan beberapa kebiasaan ini, mungkin sudah saatnya mengurangi nonton anime.

sumber: Rocketnews