[3 Eps Rule] Ping Pong – The Animation

April 27, 2014 5:00 pm
[3 Eps Rule] Ping Pong – The Animation

Merasa telah menghabiskan 1/3 waktu saya di SMA di meja ping pong (kalau tidak dapat kursi komputer untuk bermain Counter Strike di lab komputer) anime ini tentunya telah menarik perhatian saya sejak berita dan PVnya diumumkan. Harapan saya cuma anime ini bukanlah anime lebay macam Prince of Tennis dengan jurus-jurus yang begitu tidak masuk akal yang dikeluarkan oleh sekelompok anak SMP yang sepertinya sudah berumur 24 tahun semua.

Untungnya Ping Pong the Animation menjawab harapan saya.

Entah malas entah rajin

Mungkin ini adalah dilema terbesar saya menentukan kualitas Ping Pong sendiri, bagi kebanyakan orang, pastinya Ping Pong akan terasa aneh dengan gaya gambar yang kadang terlihat begitu, kosong dibandingkan anime lain yang lebih berwarna, penuh efek dan tentunya, wanita. Bahkan satu-satunya wanita yang saya ‘ngeh’ disini mungkin cuma nenek penjaga dojo tempat sang pemeran utama, Makoto ‘Smile‘ Tsukimoto dan temannya Yutaka ‘Peco‘ Hoshino berlatih.

Ping Pong 3 eps rule (2)

Ada sebuah disparitas antara gambar (mungkin) saat para stafnya malas, dengan (mungkin) saat mereka serius, saya tidak tahu yang mana. Terkadang kamu akan menemukan para karakter tergambar seenaknya, tanpa detil yang memadai, namun di lain waktu karakter tersebut akan memiliki detil yang baik. Latar belakang juga tergambar begitu detil, membuat saya bingung kenapa desain karakternya ajaib semua.

Ping Pong 3 eps rule (5)

Beberapa adegan pun bisa membuat hati saya begitu tenang entah kenapa, mungkin karena mereka tidak terlalu fokus terhadap karakter, mereka bisa fokus lebih banyak kepada latar belakang? Jangan bilang jiwamu tidak terbuai karena gambar ini.

Animasinya… Luar biasa

Walaupun kamu mungkin merasa gambarnya tidak begitu pas di hati, kamu akan menemukan sebuah kualitas animasi yang sangat luar biasa. Mulai dari pergerakan tiap karakternya yang begitu halus, perpaduan animasi dengan lagu dan efek suara yang begitu pas, sampai ke inovasi animasi dalam banyak panel sehingga kamu akan merasa seperti membaca komik yang bergerak.

Ping Pong 3 eps rule (6)

Kemudian, karena kita membicarakan tentang ping pong, tentunya akan ada banyak pukulan spin yang dilancarkan lawan, dan hebatnya, Ping Pong dapat menggambarkan spin tersebut. Mungkin Ping Pong berhasil menghemat seluruh budgetnya selama ini dengan menggambar ‘seperlunya saja’ sehingga mereka dapat membuat sebuah animasi pertandingan ping pong yang luar biasa detil, bahkan 3D CG untuk pergerakan karet permukaan bat ping pongnya terlihat begitu mulus.

Ping Pong 3 eps rule (4)

Saya yakin, bila dibandingkan banyak anime yang ada di luar sana, Ping Pong – The Animation dapat dengan mudah mendapatkan penghargaan “animasi terbaik” mengalahkan anime moeblob yang hanya memunculkan gadis moe melakukan hal-hal yang repetitif setiap harinya.

Bila kamu masih tidak percaya juga, coba lihat opening di episode 3 ini, kurang manly apa coba?

Perkembangan karakter yang realistis

Perkembangan karakter adalah salah satu hal yang paling vital dalam anime, banyak anime yang dapat menggambarkan perkembangan karakter yang baik seperti NHK ni Youkoso yang grafik karakternya naik turun seperti roller coaster dan pastinya Tengen Toppa Gurren Lagann. Namun tidak sedikit juga anime yang tidak memiliki perkembangan karakter, sumpah saya gagal paham apakah Gintoki akan pernah berkembang di sisa hidupnya.

Ping Pong 3 eps rule

Namun, karakter utama kita disini Tsukimoto, sepertinya akan memiliki perkembangan karakter yang menarik dan realistis. Dalam anime ini digambarkan masa kecil Tsukimoto yang sepertinya penuh dengan ‘gencetan’ dari teman-temannya, sampai Peco datang menolongnya yang dikunci di dalam loker sekolah. Akhirnya Tsukimoto memutuskan untuk mengikuti apapun yang Peco lakukan sebagai temannya. Hal ini membuatnya tidak bisa mengerahkan seluruh kemampuannya saat melawan Peco, imbas ‘gencetan’ teman sekelasnya juga membuatnya menjadi orang yang kurang percaya diri, menghindari konflik, tidak berani mengutarakan pendapatnya dan tidak memilki ambisi sama sekali.

tsukimoto - guru

Namun hal itu diketahui oleh pelatihnya, Koizumi dan dia ingin merubah hal itu, karena itu dimulailah latihan khusus untuk Tsukimoto. Walaupun awalnya dia tidak mau ikut, namun Koizumi tidak menyerah, dia bahkan menantang Tsukimoto bertanding di usianya yang sudah 72 tahun untuk memunculkan semangatnya, dan hal itu ditunjukkan lewat pertandingannya dengan Kong Wenge, mantan anggota tim nasional China.

Walaupun ambisi Tsukimoto untuk mendapat kemenangan begitu besar (dan dia sepertinya bisa menang melawan Kong), namun rasa iba dan pengaruh masa lalunya masih membuatnya menahan diri dan membiarkan Kong menang. Tapi kita baru masuk 3 episode saja, saya yakin Tsukimoto dan Peco akan jauh lebih berkembang seiring berjalannya waktu.

Ping Pong 3 eps rule (7)

Menurut saya, Ping Pong the Animation adalah sebuah bentuk animasi yang indah dan asli, tanpa harus membumbuinya dengan gadis-gadis moe yang sebenarnya tidak perlu (karena saya demennya tante-tante). Bila kamu ingin menonton sebuah animasi yang bagus, bisa ditonton dengan santai tapi masih mendapat sebuah perasaan intens dan penasaran akan kelanjutannya, Ping Pong adalah anime yang tepat untukmu. Ping Pong punya kualitas, cerita, keindahan anime, dan animasi yang luar biasa.

Kamu harus menontonnya untuk bisa mengerti.

Verdict: How can I miss an animation with this level of quality, soldier on!