Jangan Harap Kamu Bisa Merokok Dengan Mudah di Perusahaan Ini!

May 17, 2014 5:45 pm
Jangan Harap Kamu Bisa Merokok Dengan Mudah di Perusahaan Ini!

Atau mungkin sebaiknya kamu berhenti merokok saja, karena itu lebih sehat bagi semua orang.

Rokok mungkin adalah salah satu masalah utama bagi mereka, yang tidak merokok. Di Jakarta, dimanapun kamu berada, sekarang kita bisa menemukan perokok, walau kebanyakan dari mereka sudah cukup baik untuk tidak merokok di ruangan ber-AC, tapi tetap saja dengan tambahan polusi asap kendaraan, ada baiknya bila manusia tidak menambah polusinya lagi. Apalagi menurut beritanya, bahaya rokok itu lebih besar kepada perokok pasif daripada aktif.

no cigar (3)

Jepang sendiri, walau bukan negara yang mengekang para perokok, jumlah perokok yang aktif di Jepang sudah mulai berkurang sejak titik tertingginya pada tahun 1996. Jumlah perokok pada tahun 2012 menjadi 57% dari jumlah perokok tahun 1996, dan hanya tersisa sekitar 20% orang dewasa yang merokok pada tahun 2012. Namun tetap saja, masih ada sekitar 30 juta perokok tersebar di Jepang dan itu menjadikan Jepang salah satu sasaran terbaik bagi produsen rokok di seluruh dunia.

Namun usaha untuk mengurangi para perokok ini sepertinya ditanggapi serius oleh bangsa ini, selain denda merokok di tempat umum sebesar 2000 Yen, salah satu usahanya adalah seperti yang dibuat oleh perusahaan pengiklan smartphone, Adways. Penerimaan sekitar 400 pekerja baru membuat Adways harus berpindah kantor, dan di kantor barunya terdapat sebuah sistem bilik merokok baru yang menurut saya, sangat inovatif dalam menangkal para perokok, seperti apa sih sistemnya?

no cigar

Adways berhasil mengkorporasikan teknologi dengan kesantunan, mereka berhasil mengakomodasi 200 pegawai perokoknya untuk dapat merokok, namun secara bersamaan mengontrol penggunaan rokok mereka. Caranya dengan bilik merokok yang baru, dimana sebelum kamu memasuki bilik tersebut, kamu harus memasukkan nama dan memastikan tidak lebih dari 8 orang berada dalam bilik perokok.

no cigar (4)

Saat ingin keluar, para karyawan pun diharuskan untuk menghapus namanya, sama seperti saat kamu log out dari game online atau media sosial, menandakan kamu sudah selesai menggunakan biliknya. Walaupun Adways tidak membatasi berapa banyak seorang karyawan boleh merokok, namun ada batas penggunaan bilik tersebut. Bila para karyawan sudah merokok sebanyak 12.000 batang (total 24.000 batang karena Adways punya 2 bilik) maka bilik tersebut akan ditutup selama sisa bulan tersebut.

no cigar (6)

Bila ingin dihitung, kira-kira dengan 24.000 jatah rokok dan 200-an karyawan perokok, setiap bulannya para pekerja harus bekerja selama 20 hari, setiap karyawan memiliki jatah 6 batang rokok per harinya. Cukup efektif juga untuk menangkal para perokok berat, karena mereka harus belajar menahan diri dan berbagi bersama karyawan lain. Beberapa orang saya tahu bisa merokok sebungkus sampai 3 bungkus dalam sehari bila dia sedang galau, itu tidak baik, tidak baik baginya dan orang sekitarnya.

no cigar (5)

Bagi mereka yang memang memiliki kecanduan merokok,  6 batang sehari sepertinya tidak mudah, tapi itu adalah langkah yang baik untuk membuatmu turun dari sebungkus menjadi setengah bungkus. Mungkin nantinya bila jumlah perokok makin berkurang, Adways juga menurunkan kuota rokoknya menjadi 12.000 sehingga setiap pekerja hanya boleh merokok 3 batang per hari, dan terus turun sehingga menciptakan kawasan yang bebas rokok.

Kembali, saya tidak melarang siapapun merokok, banyak yang menggantungkan dirinya pada rokok untuk bekerja, namun cobalah sadar dan tidak menggantungkan nasib pekerjaanmu (yang membiayai kehidupanmu) kepada sebatang lintingan tembakau yang menyebabkan kanker bagimu, dan bagi orang lain.

sumber: Rocketnews
gambar: pixiv/maverickgarden