[Review] Tamako Love Story – Kisah Cinta Teman Sejak Kecil

May 23, 2014 10:12 am
[Review] Tamako Love Story – Kisah Cinta Teman Sejak Kecil

Sebagian dari kalian yang suka menonton anime buatan Kyoto Animation, pastinya masih ingat tentang Tamako Market.  Anime yang disiarkan pada awal tahun 2013 tersebut, menceritakan tentang burung gendut bernama Dera, yang nyasar ke salah satu jalanan pertokoan Usagiyama, dengan tujuan untuk mencari calon istri bagi sang pangeran yang berada nun jauh di sana.

Di pusat pertokoan ini, ia bertemu dengan seorang gadis bernama Tamako, yang keluarganya merupakan pembuat mochi, dan juga tetangga Tamako yang bernama Mochizou, yang juga berasal dari keluarga pembuat mochi (dan dia dari dulu sebenarnya suka dengan Tamako), beserta dengan teman-teman Tamako dan juga para pedagang di pusat pertokoan tersebut, Dera melalui beberapa pengalaman yang lucu dan menyenangkan.

TAMAKO 01

Tamako Market sendiri bisa dibilang sebagai salah satu seri yang cukup saya sukai, meski sederhana tetapi cukup menghibur.

TAMAKO LS COV

Setahun setelahnya, lebih tepatnya mulai tanggal 26 April 2014, di bioskop-bioskop di Jepang, mulai ditayangkan kelanjutan dari Tamako Market, yang berjudul Tamako Love Story, dengan trailer yang bisa kalian lihat di bawah.


Sejujurnya, sebelum menonton film ini, saya belum pernah menonton trailer terbarunya, dan baru setelah sekarang saya tonton, saya merasa satu trailer ini sudah cukup mencakup seluruh cerita film ini dari awal sampai habis. Akan tetapi, tetap saja, yang penting itu prosesnya kan? 🙂

Ringkasan Cerita:

TAMAKO PV00

Tamako Love Story ini juga mengambil setting waktu kurang lebih setahun sejak Tamako Market tamat, sehingga pada saat ini, Tamako dan teman-temannya sudah kelas 3 SMU. Seiring berlalunya waktu, dan juga dengan kepulangan Dera ke tempat asalnya (yang juga sempat diceritakan sekitar 5 menit awal film), Mochizou mulai memikirkan untuk menyatakan cintanya kepada Tamako, yang sudah ia sukai sejak kecil, ditambah lagi Mochizou berencana untuk melanjutkan sekolah ke Tokyo, untuk belajar perfilman, sehingga ia tidak ingin memiliki penyesalan karena tidak menyatakan perasaannya kepada Tamako.

TAMAKO PV02

Mochizou yang sedang bimbang, akhirnya ditantang oleh Midori untuk menyatakan perasaannya kepada Tamako, dan ia mengatakan akan menyatakan cintanya pada hari itu juga. Sore harinya, Mochizou pulang bersama dengan Tamako, dan di tengah jalan pulang, mereka berdua melewati sungai dengan batu-batu pijakan untuk menyeberang. Pada saat itu, Tamako mengenang masa lalu mereka, dimana pada saat masih kecil, mereka juga pernah melewati sungai tersebut, dan ia juga masih ingat saat itu Mochizou pernah mengisenginya sehingga ia jatuh ke sungai tersebut.

TAMAKO PV05

Kejadian yang sama terulang kembali, tetapi berbeda dengan dulu, Tamako hampir terjatuh karena Mochizou memanggil namanya dengan tiba-tiba pada saat Tamako sedang menyeberang, dan pada saat ini Mochizou berhasil menangkap Tamako sebelum dia jatuh ke sungai. Pada kesempatan ini juga, akhirnya Mochizou memberanikan dirinya untuk menyatakan perasaannya.

TAMAKO PV06

“Aku akan melanjutkan kuliahku di Tokyo, maka sebelumnya, aku ingin menyatakan perasaanku. Aku sangat suka sekali denganmu, Tamako!”

TAMAKO PV01

Tamako akhirnya langsung lari ke rumahnya meninggalkan Mochizou, karena ia sangat malu dan kaget dengan pernyataan Mochizou tersebut, dan ia terus menghindari Mochizou selama beberapa hari ke depan. Sejujurnya, Tamako sendiri tidak pernah memikirkan akan adanya hubungan cinta antara dirinya dan Mochizou, karena selama ini, dia selalu menganggap Mochizou sebagai teman sejak kecilnya, dan tidak pernah berpikir lebih jauh tentang bagaimana perasaan Mochizou kepada dirinya.

TAMAKO PV03

Tamako terus menerus memikirkan tentang Mochizou, bahkan pada malam hari ia menerima pernyataan cinta dari Mochizou, ia selalu menyebut mochi sebagai Mochizou, dan ia bahkan tidak bisa berkonsentrasi untuk perlombaan yang akan diikuti oleh klub Baton mereka, serta tidak bisa berkonsentrasi untuk menjaga toko. Tamako sendiri bukannya tidak suka dengan Mochizou, tetapi ia tidak tahu bagaimana caranya untuk menjawab perasaan Mochizou tersebut.

TAMAKO PV04

Pada akhirnya, akankah kisah cinta mereka berjalan dengan mulus? Apakah perasaan Mochizou dibalas oleh Tamako?

Kisah Cinta Yang Ringan

Kisah cinta antara Tamako dan Mochizou tidak dilalui dengan berbagai macam konflik, yang menjadi inti persoalan dari hubungan mereka adalah bagaimana mereka bisa jujur kepada perasaan masing-masing, dan juga menerima perubahan yang akan terjadi dalam hubungan mereka, maka saya senang sekali pada saat menontonnya, karena tidak ada kisah berbelit-belit, terutama kejadian-kejadian seperti salah paham dan sejenisnya, yang, sebenarnya merupakan salah satu plot yang sangat saya benci pada saat menonton anime drama percintaan.

Unsur Humornya Masih Terasa

Meskipun genrenya cukup berubah dari serial TVnya, tetap saja masih ada unsur-unsur humor yang menghibur para penonton, seperti reaksi-reaksi Tamako pada saat ia mencoba menghindar dari Mochizou, tingkah laku teman-teman Tamako yang lucu, dan lain-lain.

Verdict : 

TAMAKO LS100

Mungkin pendapat saya cukup bias, karena saya suka sekali dengan Tamako Market, terutama saya menanti-nantikan kelanjutan hubungan antara Mochizou dan Tamako, sehingga saya sangat puas dengan anime ini, dan saya juga tidak menolak untuk menontonnya sampai dua kali (meski mungkin tidak akan sampai 3 kali seperti halnya Idolm@ster the Movie).

Tamako Principle

 

Selain kisah cintanya yang ringan, saya juga merasa kisah cinta ini memang cocok sekali untuk pasangan seperti Tamako dan Mochizou. Lagu tema untuk film ini, Principle, yang dibawakan oleh Suzuki Aya, pengisi suara Tamako, juga sangat cocok dengan tema film ini.

TAMAKO00

Di antara berbagai pernak-pernik yang dijual, seperti anime pada umumnya, selalu ada pop corn khusus yang dijual dengan bertemakan anime tersebut. Dalam kasus Tamako, popcorn yang dijual dengan rasa susu strawberry, yang ternyata cukup enak, tetapi sangat mengotori baju saya dengan serbuk-serbuk strawberry tersebut.