Penggemar Menjawab “Kenapa Adaptasi Live Action Banyak Yang Jelek?”

May 26, 2014 6:38 pm
Penggemar Menjawab “Kenapa Adaptasi Live Action Banyak Yang Jelek?”

Adaptasi live action dari sebuah seri populer biasanya pasti dirundung kontroversi, belum lagi karena banyak dari adaptasi itu yang sangat berbeda dan malah menjelekkan seri aslinya sehingga banyak yang menyangsikan adaptasi tersebut. Sampai-sampai ada daftar seri yang tidak boleh diadaptasi menjadi live action.

dragonballevolution_hero_vf1-500x240

Tapi sebenarnya apa yang membuat adaptasi live action ditempel stigma seperti itu? MyNavi Woman mencoba menjawabnya dengan menanyai beberapa penggemar via situs mereka. Dari sekitar 600 responden yang 200nya adalah pria dan sisanya adalah wanita menjawab beberapa hal ini;

5) Terlalu bergantung pada CG dan special make up (18.7%)

4) Dimunculkan Karakter yang tidak ada di seri aslinya (22.2%)

3) Akting yang jelek (25.4%)

2) Cerita berbeda dari sumber adaptasinya (35.6%)

1) Pemerannya tidak cocok/hasil casting yang jelek (57.8%)

Menurut seorang responden berumur 27 tahun, dia bilang imagenya akan karakter di manga-nya jadi jelek karena casting yang jelek. Responden lain, seorang pria berumur 40 tahun berkata bahwa beberapa idol yang didapuk menjadi salah satu pemeran kadang tidak tertarik dengan karakternya sehingga aktingnya menjadi jelek.

Banyak juga yang menyesalkan fakta bahwa banyak adaptasi live action berbeda jauh dari cerita orisinilnya dan menggunakan ending yang berbeda. Responden lain juga menyatakan bahwa jika dalam sebuah adaptasi ada karakter yang hilang, suasana ceritanya menjadi berbeda.

kenshinfeat-500x351

Tapi tidak semua jelek ya, seperti yang sekarang sedang dielu-elukan, live action Rurouni Kenshin yang sekuelnya sedang dalam pengerjaan. Selain itu ada juga kok ranking live action terbaik.

Sumber: SGCafe