Lihatlah Etos Kerja Para Pekerja Jepang Yang Dijelaskan Dalam Video Pekerjaan Jalan

June 1, 2014 4:00 pm
Lihatlah Etos Kerja Para Pekerja Jepang Yang Dijelaskan Dalam Video Pekerjaan Jalan

Saya yakin tidak semua orang bisa senang dengan pekerjaan yang mereka geluti, juga tidak semua orang berhasil menemukan pekerjaan yang cocok dengan bidang yang dikuasainya. Sayangnya, hal ini bisa menjadi penyebab mereka tidak menyukai pekerjaannya, dan menyebabkan semangat kerja ikut turun. Sebagai dampak turunnya semangat maka akan mempengaruhi hasil kerja.

etos kerja video

Tidak jarang saya menumpang kendaraan umum dengan supir yang berwajah masam dan kurang ramah terhadap pelanggan. Hal itu akan mempengaruhi penilaian penumpang terhadap supirnya dan sudah pasti supir yang lebih ramah dan membantu akan mendapat imbalan yang lebih baik, tapi sayangnya jarang.

Berbeda dengan di Jepang dimana setiap pegawai toko terlihat bersemangat dalam melayani pelanggan, customer service adalah sesuatu yang sangat sering dipuji oleh para turis yang pulang dari Jepang. Setiap pekerja di Jepang sepertinya menganggap pekerjaan mereka sangat ‘dibutuhkan’ sehingga mereka memiliki rasa bangga terhadap pekerjaannya, seperti yang diperlihatkan video seorang turis dari Jepang ini.

Video ini menunjukkan 3 orang pekerja yang sedang memperbaiki jalan, walaupun pekerjaan ini mungkin sepertinya sepele dan hanya membutuhkan tenaga, namun ketiganya bekerja dengan efisien, tidak terlihat ada yang bersantai-santai. Mereka bahkan bisa bekerja dengan alat berat dan alat tradisional secara bersamaan dengan efektif. Hal ini bisa diwujudkan karena mereka yang bangga dengan pekerjaan mereka dan yakin kalau mereka melakukan suatu ‘perubahan’ dalam hidup orang banyak nantinya.

Efektif sekali pengerjaannya bila dibandingkan dengan pekerjaan jalan di sekitar kita, yang banyak yang belum membentuk perimeter dan jarang sekali yang mengatur arus lalu lintas supaya perjalanan lebih lancar (biasanya juga macet sih). Disini pekerjaan biasanya dilakukan dengan lebih banyak pekerja daripada di Jepang, kadang malah lebih sedikit dari seharusnya.

Beberapa teori bisa muncul kenapa mereka mengerjakan pekerjaannya dengan serius, namun mungkin yang paling mendasar adalah karena 1) banyak orang yang bisa menggantikan tempat mereka bila mereka tidak bekerja dengan serius dan 2) mereka sadar itulah pekerjaan mereka. Karena itu, hargailah pekerjaan kita masing-masing sehingga pekerjaan akan (semoga) terasa lebih ringan.

etos kerja video 2

Atau carilah pendamping di area kerja sehingga kamu tetap akan ditemani si dia dalam kesulitan apapun.

sumber: Rocketnews