Jadilah Seperti Halaman Kosong Jika Ingin Kerja di Jepang

June 26, 2014 11:30 am
Jadilah Seperti Halaman Kosong Jika Ingin Kerja di Jepang

Bermimpi untuk bekerja di Jepang dan gak keberatan untuk mengikuti budaya kerja yang mungkin sedikit lebih berat apabila dibandingkan dengan perusahaan di negara lain? Ada tips yang cocok buat kamu, jadilah seperti halaman kertas kosong yang siap dibentuk dan diisi seperti apapun!

Ya, seperti dikutip rocketnews dari situs NicoNico News, seorang lulusan sebuah universitas di Jepang yang sebelumnya telah ditolak lamaran kerjanya oleh banyak perusahaan, rela mengambil resiko sembari memohon dan mengatakan “Perusahaan ini adalah opsi terakhir yang aku punya,” di hadapan orang yang sedang mewawancarainya. “Aku akan melakukan apapun!” dan percaya atau tidak dia berhasil mendapatkan pekerjaan dan telah memasuki tahun kesembilannya bekerja untuk perusahaan tersebut.

orz

Beberapa ahli tenaga kerja di Jepang mengakui, bahwa untuk banyak perusahaan di negera tersebut, fresh graduate yang ideal bagi mereka adalah orang yang bagaikan halaman kertas kosong atau hakushi dalam bahasa Jepangnya, dimana sebuah perusahaan dapat membentuk karyawan tersebut semau mereka. Ketika sebuah perusahaan melatih karyawan baru tersebut, kemauan untuk belajar lebih dihargai ketimbang pengalaman di masa lalu.

Dengan banyaknya perusahaan yang lebih memilih memperkerjakan fresh graduate, para pencari kerja di Jepang berada dibawah tekanan yang besar untuk mendapatkan perusahaan selepas mereka lulus dari universitas. Tekanan untuk mengamankan pekerjaan membuat mereka berpikiran bahwa pekerjaan apapun, perusahaan manapun di bidang apa saja adalah pilihan yang baik, selama mereka mendapatkan pekerjaan.

mensetsu

Yoku Date, seorang pengusaha dan akademisi mengatakan bahwa dibandingkan dengan pelamar kerja yang berbicara tentang pengalaman dan kemampuan mereka pada bidang khusus, perusahaan akan lebih memilih mereka yang memperlihatkan niat untuk menerima dan mempelajari sistem kerja sebuah perusahaan.

Namun jangan kecewa kalau kamu tidak bisa menjadi halaman kertas kosong seperti yang diharapkan oleh kebanyakan perusahaan Jepang karena sebagian perusahaan justru memiliki pendapat yang berbeda seperti seorang CEO bernama Nobuhiro Kawaharasaki ini, CEO dari perusahaan startup logmi ini justru mencari kandidat pegawai yang dapat membawa perusahaan ke arah baru setelah mereka diterima, dia berpendapat bahwa mereka memilih orang yang sudah tahu apa yang akan mereka lakukan di perusahaan ketimbang hanya bertujuan “sekedar dapat kerja”.

“Ketika seorang pelamar kerja mengatakan ‘Aku akan melakukan apapun!’ atau ‘Aku akan memberikan segalanya!’, tujuan mereka hanyalah untuk masuk ke dalam perusahaan,” tulis dirinya di blog pada tanggal 15 Juni.

Pendekatan gaya baru yang lain dari perusahaan Jepang pada umumnya ini biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan startup, dimana kesuksesan mereka tergantung pada inovasi dan kemauan mengambil resiko.

sumber: Rocketnews