Tato Bahasa Jepang? Cermati Dulu Sebelum Menuliskannya!

June 29, 2014 7:52 pm
Tato Bahasa Jepang? Cermati Dulu Sebelum Menuliskannya!

Tato dengan bahasa asing memang biasanya sangat keren, apalagi dengan huruf-huruf yang banyak torehan dan penuh arti seperti huruf kanji yang biasa digunakan warga Jepang dan China.  Namun tidak semua tato berbahasa asing akan terlihat keren. Well, memang untuk mereka yang tidak mengerti artinya pasti akan menganggapnya sangat keren. Tapi bagi orang yang bisa membacanya, mungkin kamu akan menangisi keputusanmu mentato badanmu.

Berhati-hatilah sebelum kamu menulis apapun di tubuhmu, cermati kembali dan mintalah bantuan profesional untuk membaca apa yang akan kamu tuliskan. Kamu tidak akan mau mempermalukan dirimu di depan dunia seperti para pesepakbola dunia dibawah ini. Apa yang mereka maksudkan mungkin tidak tercermin di tulisannya, apalagi bila mereka pergi mentato di tempat tato yang tidak mengerti bahasa Jepang dan menerjemahkan apapun yang kamu minta dengan Google Translate.

1. Menulis nama sendiri dalam tulisan kanji

Rasa ingin mengetahui namamu dalam bahasa lain sepertinya adalah hal yang lumrah. Saat saya belajar huruf katakana pun yang pertama saya ingin ketahui adalah cara menulis nama sendiri, kemudian bagaimana menulis kata-kata kotor dalam bahasa Jepang. Tapi untungnya, karena masih berbentuk huruf katakana, arti yang dimilikinya adalah absolut, berbeda bila kamu menggunakan kanji.

salah tato bahasa jepang (3)

Misalnya pemain Italia, Antonio Cassano yang menoreh tato 安東尼奥 yang berbunyi An – Tou – Ni – Ou di badannya. Tentu lafalnya cukup mirip dengan namanya (ya iyalah) tapi satu hal yang dilupakannya (atau tidak diketahuinya) adalah tiap kanji memiliki arti tersendiri. Dalam hal ini, tato Antonio juga bisa dibaca sebagai cheap-eastern-nun-interior yang mungkin bisa kita nalarkan menjadi interior murah bernuansa ketimuran milik seorang biarawati, mungkin.

2. Ditulis miring

Mungkin kamu sudah sedikit belajar dari kesalahan dan memutuskan untuk menuliskan namamu (atau cintamu, atau siapalah) dengan huruf katakana. Pilihan yang baik karena memang huruf katakana biasa digunakan untuk istilah-istilah asing dalam bahasa Jepang.

salah tato bahasa jepang (2)

Namun sesuaikanlah arah penulisanmu sesuai dengan kertas yang diberikan, ibarat menulis di buku tulis, ikutilah alur garis sehingga mudah dibaca. Mungkin pemain Belgia, Eden Hazard adalah anak yang suka memberontak waktu SD dulu, sehingga dia tidak pernah bisa menulis normal. Dia menuliskan nama anaknya Yannis (ジャンニス) di samping badannya mulai dari dada sampai pinggang. Sayangnya, dia (atau si pembuat tato) berpikir bila ditulis miring maka akan terlihat lebih baik.

Kembali, bagi mereka yang tidak mengerti mungkin tato tersebut tetap terlihat keren, namun tato ini jelas menyusahkan siapapun yang ingin membacanya. Apalagi kalau si pembaca sedang sakit leher, tolonglah.

3. Terjemahkan saja langsung!

Seperti yang sudah dikemukakan diatas, setiap kanji memiliki arti tersendiri, dan tidak jarang sebuah kanji memiliki makna ganda atau bisa juga banyak kanji yang memiliki arti yang mirip, jadi hati-hatilah saat memilih kanji yang akan kamu gunakan.

salah tato bahasa jepang (4)

Contohnya adalah Teofanis Gekas dari tim Yunani, Gekas memiliki julukan “Cool Killer” (bisa juga “Cold Blooded Killer”) ditulis menggunakan kanji. Namun Gekas sepertinya tidak mengetahui bahwa kanji memiliki makna ganda, sehingga dia mentato tangannya dengan tato 寒冷殺人魔 yang berarti “Chilly Killer Demon” atau “Setan Pembunuh Adem”. Yah, tidak begitu jauh sih, sama-sama adem lah.

4. Ngasal asal keren

Kembali saya tekankan, penggunaan kanji yang salah sedikit saja bisa membuatmu menanggung malu permanen, apalagi bila kamu tidak memikirkan bagaimana menggunakan kanji sama sekali. Pemain Kolombia, Fredy Guarin sepertinya tidak mengambil pusing saat dia mentato tangannya, atau mungkin dia kalah taruhan dengan temannya atau bisa juga dia salah masuk tattoo parlor.

salah tato bahasa jepang (5)

Tato 丹尼宗 tertulis di tangannya, bisa juga dia hanya meminta tato apapun dalam bahasa Jepang atau China atau bahasa dewa lainnya. Yang pasti, saya harap dia tidak bermaksud untuk mentato red-nun-religious-sect atau sekte religius biarawati merah yang terdengar agak, aneh.

5. Perhatikan penempatan

Penempatan tato juga menjadi salah satu faktor penting saat mentato. Mungkin ukurannya juga harus disesuaikan sehingga tatomu tidak tertutup oleh hal-hal yang tidak diinginkan (lenganmu misalnya).

salah tato bahasa jepang

Jangan seperti Kevin-Prince Boateng, pemain Ghana ini menuliskan 家族 (keluarga), 健康 (kesehatan), 愛 (cinta), 成功 (sukes), and 信任 (kepercayaan) di samping badannya. Namun sayangnya, selain tatonya terlihat sangat monoton, mungkin hurufnya terlalu besar, masa keluarga kamu ketekin?

Begitulah kira-kira, jangan sampai kamu mentato lalu ditertawai orang ya! Apalagi bila sampai malu karena dilihat semua penonton piala dunia.

sumber: Rocketnews