[First Impression] OreShika 2

July 1, 2014 6:22 pm
[First Impression] OreShika 2

Cucunya cucunya cucunya cucunya cucunya cucunya cucunya cucu Saya terlalu semangat menjelajahi dungeon lalu mati. Sementara anaknya keponakan cucu kakak tante adek cicit paman Saya mati jomblo.

Ore no Shikabane wo Koete Yuke 2 (“Lewatilah mayatku”) atau lebih dikenal sebagai OreShika 2 di Jepang dan Oreshika: Tainted Bloodlines di edisi translasi bahasa Inggrisnya adalah game Simulation RPG untuk PS Vita yang di-publish oleh Sony sendiri. Jika Anda penasaran dengan angka “2” di judulnya sementara tidak pernah mendengar tentang game pertamanya, itu cukup wajar karena game pertamanya hanya dirilis di Jepang 15 tahun yang lalu di PS1.

Berikut impresi Saya setelah memainkan demo bahasa Jepangnya.
*Gambar-gambar diambil dari situs resmi, foto pribadi, dan in-game screenshot*

Game OreShika 2 menceritakan tentang Jepang di setting fantasi pada tahun 1100-an ketika ornamen ritual para dewa hilang dan bencana alam terjadi. Pemain akan memainkan sebuah keluarga yang dikorbankan dalam sebuah ritual oleh Abe no Seimei untuk menenangkan para dewa-dewi (yang mana tidak berguna, karena masalahnya sendiri bukan berasal dari sana). Untungnya, salah satu dewa terkuat, Kitsuto alias Akeboshi no Ouji, berbaik hati untuk menghidupkan kembali seluruh keluarga dan memberikan kesempatan untuk membalas dendam ke Abe no Seimei.

fioreshika1

Kitsuto, dewa yang paling berperan dalam cerita ini menariknya
bermulut kasar, tidak pedulian, sembrono, dan trap pula.
Meski dihidupkan kembali, sayangnya keluarga ini dikutuk sehingga semua anggota keluarganya hanya bisa hidup selama 2 tahun, termasuk keturunan-keturunan berikutnya. Kini Saya akan memainkan para keluarga dalam upaya mereka untuk memberantas setan, mengumpulkan ornamen ritual, dan membalaskan dendam ke Abe no Seimei.

Hal yang paling pertama disodorkan ketika Saya memulai new game adalah pembuatan penampilan karakter. Yang menarik, Saya diberikan pilihan untuk membuat wajah karakter secara manual, atau dengan menggunakan kamera PS Vita untuk memoto wajah Saya atau orang lain untuk dibuatkan versi in-gamenya.

fioreshika2

Meski seperti yang orang-orang yang memiliki PS Vita tahu, kamera PS Vita tidak begitu bagus dan tidak bisa menangkap wajah Awesome nan Yiihaaaaa Saya
Oke, meski menarik, nampaknya fitur ini tidak begitu bisa menangkap wajah Saya dengan baik. Jadi mari kita coba membuat karakter secara manual. Untungnya, game ini menyediakan banyak variasi untuk model wajah. Mulai dari berpuluh-puluh rambut, sampai dengan slider-slider yang digunakan untuk mengatur ukuran, bentuk, dan letak dari mata, alis, hidung, mulut, dagu, dll.

fioreshika3

Hmm, bikin model ganteng atau bikin makhluk yang muncul dari karya Lovecraft… Mending yang mana ya?
Setelah membuat karakter yang akan digunakan sebagai kepala keluarga pertama, game akan membuat 2 karakter random dengan basis dari karakter yang sebelumnya Saya buat sebagai karakter saudara. Setelah membuat karakter, menuliskan nama, menentukan 3 class awal, warna pakaian, dll, Akhirnya kita bisa memulai gamenya (setelah melihat opening yang cukup panjang terlebih dahulu).

fioreshika4a

Meskipun digenerate secara random, game ini nampaknya mengerti
seperti apa penampilan saudara-saudara yang Saya inginkan huehuehue.
Setelah video opening dan beberapa dialog, Saya langsung dibawa ke dungeon pertama sambil memperkenalkan beberapa mekanisme game ini. Waktu yang dimiliki di dalam dungeon terbatas. Jalan, diam di tempat, maupun melewati turn di dalam battle akan menyebabkan waktu berkurang yang ditandai dengan lingkaran api di peta di bawah kanan layar. Jika waktunya habis, maka kita akan diberikan pilihan untuk kembali ke rumah, atau terus menelusuri dungeon dengan penalti melewati 1 turn (alias 1 bulan) di bagian persiapan dan kemungkinan mengurangi kesehatan dan status dari party member (yang mana semakin berat untuk anggota keluarga yang umurnya lebih tua).

fioreshika5

Menariknya, tiap kali memulai game baru, letak rumah dan dungeon yang ditampilkan berubah-rubah, dan layout dari dungeonnya juga berbeda, sehingga dungeondungeon yang tersedia di awal permainan akan berbeda untuk tiap pemainnya.

Seperti seri Persona 3 & 4, musuh akan tampil di peta, dan jika kita memulai battle dengan menabrak musuh dari belakang, maka kita akan mendapatkan 1 turn lebih dulu dibanding musuh (dan juga sebaliknya).

Ada beberapa poin menarik tentang sistem battle ini:

    1. Drop ditentukan di awal battle

Apa item, uang, equipment, spell, dll yang akan didapat dari battle kali ini? Itu semua akan ditentukan dari permainan slot yang diadakan tiap kali battle dimulai. Dapat 3 slot yang sama secara berentetan? Maka experience yang didapat akan dilipatgandakan.

    1. Battle akan langsung selesai ketika unit pemimpin musuh dikalahkan

Tiap battle bisa diselesaikan dalam hitungan detik, karena inti pertarungan biasa hanyalah mengalahkan leader musuh yang tidak begitu lebih kuat daripada musuh biasa. Tetapi, tentunya jumlah experience yang didapat bergantung dengan jumlah musuh yang dikalahkan, sehingga battle yang diakhiri dengan langsung menghabisi leader musuh hanya akan menghasilkan sedikit experience. Tetapi hati-hati juga jika berniat mengalahkan semua musuh yang muncul, karena jika terdesak, bisa saja leader musuh kabur, dan bila kabur, maka semua item yang ditentukan di awal slot tidak jadi didapat.

    1. Class menenentukan beberapa hal

Saat memulai game, kita diberikan pilihan untuk mengambil 3 class pertama dari 8 class yang tersedia, dan class-class itu menentukan beberapa hal, seperti status, berapa banyak musuh yang bisa diserang tergantung posisi karakter, dan armor yang bisa di-equip.

    1. Spell yang bisa ditumpuk

Tidak seperti di game RPG lain di mana spell dipelajari dengan menaiki level (setidaknya secara langsung), di OreShika 2 spell dipelajari dengan cara mendapatkan scroll dari musuh. Setelah scrollnya didapatkan, yang dibutuhkan oleh tiap anggota keluarga untuk mempelajari spellnya adalah cukup dengan memiliki stats element yang dibutuhkan.

Di tengah battle jika ada lebih dari 1 party member yang bisa menggunakan spell yang sama, maka spell tersebut bisa “ditumpuk” untuk efek yang lebih tinggi, di mana jika sampai ditumpuk oleh 4 party member, maka efek spellnya akan dikalikan 8.

fioreshika6

Karakter selain leader kita akan mendapat 3 pilihan tindakan yang bisa dilakukan berdasarkan sifat mereka masing-masing, tetapi kita juga bisa memberikan perintah secara manual.
Setelah berjalan-jalan hingga waktu habis di dungeon pertama, akhirnya Saya kembali di rumah. Kini Saya dihadapkan dengan kegiatan bulanan untuk mengatur keluarga dan kota Saya. dalam 1 turn yang terhitung sebagai 1 bulan yang lebih terasa seperti genre simulation ini, Saya bisa:

  • Melatih keluarga
  • Jual-beli item
  • Membuat senjata
  • Mengatur equipment
  • Mengembangkan kota milik keluarga
  • Memanggil karakter lain yang pernah dibuat pemain lain dengan menggunakan QR code
  • Foto keluarga
  • dll

fioreshika7

Nih, kalau ada yang mau donlod karakter ganteng Saya.
Setelah itu, Saya bisa menentukan apakah bulan itu akan diakhiri dengan kembali menjelajah dungeon, membuat keturunan dengan bantuan dewa-dewi, atau mengistirahatkan seluruh keluarga Saya.

fioreshika8

Anggap aja “dikawinin” ya. Tenang, asal mas kawin pointnya cukup, pasti diterima kok.
Ngomong-ngomong soal keturunan, kita bisa menggunakan offering point untuk “menikahkan” salah satu anggota keluarga kita dengan salah satu dewa-dewi yang ada untuk membuat keturunan (yang lahir dalam 1 bulan dan dewasa dalam 2 bulan, demi kenyamanan gameplay). Stats dari para dewa-dewi dan juga penampilan mereka akan mempengaruhi stats dan penampilan dari anak yang dilahirkan.

fioreshika9

Ada lebih dari 100 dewa-dewi yang bisa dinikahkan, mulai dari yang ganteng, cantik,
gagah, seksi, imut, lucu, sampai furry.
Untungnya, Saya juga akan diberikan asisten oleh Kitsuto dalam wujud Kou-chin, siluman musang yang imut dan siap membantu mengurangi 1 turn yang bisa sampai 10 menit lebih jika dikerjakan sendirian menjadi kurang dari 1 menit. Kou-chin juga menuliskan buku harian yang mencatat apa saja yang terjadi tiap bulannya (lengkap dengan screenshot jika kita mengambil screenshot di bulan itu).

fioreshika10

Kata Kitsuto sih asisten kita ini bau, tapi gapapa deh karena imut dan berguna banget.
Turn terus berlanjut hingga akhirnya Saya dikabarkan mengenai festival setan yang diadakan setahun sekali. Di dungeon tempat festival tersebut diadakan, akan ada portal menuju festival setan yang dipenuhi dengan musuh-musuh kuat dan item-item langka, dan berujung dengan salah satu ornamen ritual dan pertarungan boss dengan Abe no Seimei.

fioreshika11

Figur sejarah Jepang yang satu ini kadang digambarkan sebagai teman, dan kadang sebagai musuh di berbagai anime-manga-game yang menampilkannya
Pertarungan ini berakhir dengan Abe no Seimei yang meledakkan dirinya sendiri, lalu pulih, untuk menunjukkan kepada kita kalau dia itu hidup kekal.

Setelah kembali ke rumah dan beberapa turn berlalu, akhirnya kepala keluarga pertama Saya mencapai batas usianya dan meninggal. Setelah rangkuman prestasi hidup dan pembacaan pesan terakhir, Saya diharuskan memilih kepala keluarga baru (yang mana jelas Saya pilih salah satu anaknya yang otomatis memiliki status jauh lebih tinggi daripada saudara-saudaranya).

Demo berakhir pada waktu 2 tahun permainan. Masih ada beberapa fitur yang belum ditampilkan seperti “hard mode” dan fitur untuk mengunjungi pulau (rumah & dungeon) milik pemain lain dengan menggunakan wi-fi. Dan meskipun Saya ulang demonya sampai 4 kali, Saya belum mendapatkan anak dengan nekomimi, meski malah dapat yang punya kuping elf.

OreShika 2 memiliki gameplay yang adiktif, karakter-karakter yang charming, visual yang menarik, musik-musik tradisional Jepang yang indah, dan fitur-fitur menarik. Saya sendiri tidak sabar menunggu edisi Inggrisnya, Oreshika: Tainted Bloodlines, meski sayangnya masih belum ada tanggal rilis pastinya.