Ketika Universitas Di Jepang Memberikan Perkuliahan Tentang Boys Love

July 7, 2014 1:07 pm
Ketika Universitas Di Jepang Memberikan Perkuliahan Tentang Boys Love

Apakah kamu paham dengan istilah ‘seme’ dan ‘uke’? Sebuah universitas di Jepang ternyata memiliki perkuliahan yang secara khusus membahas kedalaman sastra Boys Love (BL) secara mendetail.

Buat kalian yang masih belum paham tentang Boys Love (ada gitu?), genre satu ini memang cukup tenar di Jepang, dimana cerita sebuah serial dengan genre satu ini memfokuskan hubungan romantis atau bahkan seksual antar karakter laki-laki, selain itu dikatakan juga bahwa 30% dari total manga yang diperuntukkan untuk perempuan memiliki genre BL.

Apabila kalian adalah mahasiswa jurusan sastra di Jepang, kamu seringkali harus berhubungan dengan segala macam literatur, dan termasuk dialamnya adalah yang membahas unsur homoseksualitas. Mulai penasaran seperti apa isi perkuliahan BL di Jepang?

kelas-bl-2

Adalah Universitas Senshu yang memasukkan mata kuliah tentang Boy’s Love ke silabus jurusan sastra mereka pada tahun 2010 dan 2011. Mata kuliah tersebut sempat hilang dari silabus mereka selama beberapa tahun, tapi ternyata berhasil kembali lagi baru-baru ini hanya saja dengan jatah jam kuliah yang lebih sedikit.

Universitas Senshu mungkin bukan satu-satunya institusi yang mengajarkan materi yang ada dalam silabus mereka ini. Karena ketika foto silabus Universitas Senshu beredar banyak netizen Jepang yang mengatakan bahwa mereka memiliki kuliah serupa di tempat mereka belajar.

Meskipun terdengar konyol dan aneh, ternyata para pengajar perkuliahan tersebut menjalankannya dengan serius, bahkan memberikan penjelasan secara mendetail tentang dasar dari Boy’s Love, seme dan uke. Buat kalian yang udah rajin baca artikel di JOI tapi benar-benar gak ngerti soal Boy’s Love (serius, ada ya?), seme adalah istilah yang berasal dari kata semeru yang berarti menyerang, sedangkan lawan katanya, uke yang berasal dari kata ukeru memiliki arti menerima.

kelas-bl-3

Atau yang menurut pengajar satu ini, seme adalah “laki-laki” sedangkan uke adalah “perempuan” dalam hubungan heteroseksual. Sebelum memulai perkuliahan, para siswa juga dihadapkan pada survey yang membahas tentang mata kuliah yang akan mereka ambil ini.

kelas-bl-4

Q3. Silahkan isi kesan Anda terhadap orang yang menyukai karya BL?
Q4. Apakah Anda tahu siapa saja di sekitar Anda yang suka karya BL?
Q5. Apakah Anda suka karya Boy’s Love?
Q6. Apakah Anda tahu arti kata “fujoshi”?

kelas-bl-5

Q7. Apa pandangan anda terhadap fujoshi>? Silahkan isi kesan anda tentang Fujoshi.
Q8. Apakah Anda seorang fujoshi?

Selain itu tampaknya bukan hanya mahasiswa sastra yang memiliki perkuliahan dengan subjek BL di sekolah. Karena mahasiswa psikologi juga harus mempelajari subjek tersebut agar mereka bisa memahami mengapa seorang perempuan bisa sadar tentang dunia BL dan menjadi seorang Fujoshi.

Ngomong-ngomong sebelum kalian memutuskan untuk pergi ke Jepang hanya untuk mata kuliah BL, tenang di Indonesia juga bisa kok nulis skripsi yang berkaitan dengan Fujoshi dan Yaoi.

sumber: Rocketnews