Ingin Meminta Maaf, Pria Kyoto Ini Malah Ditangkap Polisi

August 8, 2014 3:50 pm
Ingin Meminta Maaf, Pria Kyoto Ini Malah Ditangkap Polisi

Apakah kamu percaya kalau permintaan maaf dapat menghapus segala macam dosa? Saya juga tidak. Walaupun begitu, meminta maaf tetap adalah hal yang wajib dilakukan saat kamu berbuat salah, jangan sampai kamu sudah salah, tidak mau menerima pendapat orang dan malah memaksakan pendapatmu ke orang lain. Jangan sampai kamu menjadi orang yang seperti itu ya.

Nasib seperti apakah yang dialami pria Kyoto yang ingin meminta maaf namun akhirnya malah diciduk polisi ini?

Eisuke Himoto, seorang pegawai toko gaun pernikahan yang baru saja pulang dari kerja paruh waktunya sepertinya sedang merasa beruntung, dia mendekati seorang wanita berusia 30-an dan langsung mengajaknya minum. Mungkin merasa terancam atau tidak ingin bergaul bersama Himoto, sang wanita kemudian mencoba lari darinya. Pria dengan akal yang sehat akan menafsirkan perbuatan wanita ini sebagai ‘lampu merah’ dan berhenti mengejarnya.

Namun Himoto, mungkin merasa perempuan ini sedang main ‘kucing-kucingan’ dengannya merasa ini adalah momen yang pas untuk memeluknya dari belakang dan menciumnya. Merasa langsung dekat dengan wanita tersebut, Himoto kemudian berkata “Aku akan melepaskanmu kau memberiku nomor teleponmu.” Sang korban kemudian menyanggupi permintaan Himoto dan dia pun dilepaskan.

kabur dari himoto

Keesokan harinya, mungkin Himoto akhirnya sadar perbuatan yang dilakukannya itu agak, kurang ajar. Seharusnya dia tetap diam saja dan membiarkannya menjadi hal yang lalu, namun mungkin dilanda rasa bersalah, dia pun menelepon si wanita untuk meminta maaf.

Si wanita langsung mengenali suara Himoto, dan tidak butuh waktu lama baginya untuk menghubungi kepolisian setempat. Pencarian polisi pun menjadi lebih mudah karena nomor telepon Himoto sudah terdaftar dalam ponsel milik wanita tersebut.

Mungkin Himoto sedang dalam pengaruh minuman keras, mungkin memang dia tidak pandai dalam membaca hati wanita, atau mungkin dia merasa masih memiliki ‘kesempatan’ untuk berhubungan dengannya. Walau Conan selalu mengatakan “kriminal akan selalu kembali ke tempat kejadiannya“, untuk yang satu ini, lebih baik untuk membiarkannya menjadi kenangan saja.

sumber: Rocketnews