Menonton Anime di Kereta, Seorang Otaku Dianggap Sebagai Pelaku Kriminal

August 11, 2014 5:50 pm
Menonton Anime di Kereta, Seorang Otaku Dianggap Sebagai Pelaku Kriminal

Melihat orang lain menonton acara televisi yang tidak bisa mereka tonton sehari-hari dengan smartphonenya di kendaraan umum bukanlah suatu pemandangan yang asing dewasa ini. Dengan segala kemudahan internet, smartphone, tablet dan earphone membuat setiap orang bisa mengisi perjalanan mereka dengan menonton acara kesukaan mereka dan cara ini juga terbukti lebih efektif waktu dibanding harus menontonnya di rumah.

Seorang otaku di Jepang kemudian dianggap oleh seorang wanita sebagai seorang pelaku kriminal. Apakah yang salah dengan otaku tersebut? Kenapa wanita tersebut mencapnya sebagai kriminal? Berikut adalah sebuah tweet yang diunggah oleh wanita tersebut pada tanggal 10 Agustus kemarin.

tweet aniota disgusting

“Saat sedang mengendarai kereta, seorang otaku yang sedang menonton anime tiba-tiba tertawa seram.
Padahal di sebelahnya ada anak kecil!
Orang tua yang sedang bersamanya langsung menjauh otaku tersebut!
Manusia-manusia seperti inilah yang sepertinya akan melakukan kejahatan seksual pada anak kecil”

Sepertinya mendapat banyak teguran dan reaksi yang kurang baik, akun twitter bernama Erika (エリーカ@LoveLoveHappy17) ini kemudian kembali melayangkan sebuah tweet yang menurut beberapa orang akan terdengar sangat kontroversial. Erika kemudian menganggap semua orang yang membela otaku sebagai orang yang suka ‘mengambil foto diam-diam’ di dalam kereta.

“Baiklah, semua! Sepertinya banyak yang menRT (retweet) tweet ini untuk membela otaku tanpa ada bukti, kalian memiliki moral seperti orang yang suka memotret diam-diam dalam kereta. Ayo kita perangi otaku hahaha, banyak orang yang bisa kukumpulkan disini hahaha!”

Namun setelah itu akun twitter tersebut pun dihapus, entah apakah akun ini akun asli atau memang hanya dibuat untuk memancing kemarahan para otaku saja. Mungkin pengguna twitter tersebut juga pernah membaca berita yang mengkaitkan pembunuhan dengan pecinta anime. Apapun itu, sepertinya pernyataan yang Erika keluarkan tersebut terlalu berlebihan dan sangat menggeneralisir otaku.

Mungkinkah diantara kalian ada juga yang pernah memiliki pengalaman aneh bin ajaib seperti ini? Tertangkap basah menonton anime di kendaraan umum lalu dijauhi orang misalnya. Mungkin membaca komik lalu orang lain melihatmu sepertinya kamu terlalu tua untuk membaca komik? Bila berkenan, ceritakan ya.

sumber: Yaraon
gambar: Kusakabeworks