[Monday Music] Monkey Majik

August 11, 2014 8:50 pm
[Monday Music] Monkey Majik

Hari Senin artinya kembali lagi dengan rubrik Monday Music bersama JOI, dan kali ini saya ingin membahas salah satu band yang pernah booming diantara teman-teman SMA saya sekitar tahun 2006-2007 lalu, Monkey Majik!

Momaji monday music (2)

Monkey Majik adalah band yang membawakan musik pop rock, alternative dan kadang rap yang bisa kita sebut lintas budaya, karena mereka terdiri dari 2 kebangsaan, Kanada dan Jepang. Pada awalnya, Monkey Majik dibentuk oleh 4 orang, 2 orang saudara Kanada, Maynard Plant dan Blaise Plant sebagai lead vocal dan gitaris, serta 2 orang Jepang, Tax sebagai drummernya dan Dick bertanggung jawab sebagai bassistnya. Mereka berada dibawah naungan Binyl Records, anak buah Avex Records dan Edward Entertainment Group menjadi manager mereka.

Band ini melejit populer setelah pada tahun 2006, single hit mereka, “Fly” dan “Around the World” dari album “Thank You” menjuarai tangga lagu Oricon. Karena ini pula mereka bisa berkolaborasi dengan bintang-bintang Jepang seperti m-flo dan SEAMO. Bahkan di tahun 2012 mereka mendapatkan perhatian dari produser musik Amerika, will.I.am setelah video saat mereka turun membantu korban gempa Tohoku disiarkan di MTv Jepang. Will dan Blaise kemudian menyanyikan salah satu lagu Monkey Majik “Watching You” bersama.

Sukses menjadi sebuah band yang melewati lintas budaya, Monkey Majik sering disebut-sebut sebagai sebuah band hybrid. Berbeda dengan band-band besar lainnya yang setelah sukses memindahkan tempat bernaungnya ke Tokyo, Monkey Majik tidak memindahkan base mereka, base mereka sampai saat ini masih berada di Sendai, tempat dimana Monkey Majik dibuat dengan jarak 350km dari Tokyo.

Anggota

Maynard Plant – Vocal, Guitar, Founder

Momaji monday music (3)

Pendiri Monkey Majik ini adalah lulusan dari Queen’s University, dia mengajak adiknya untuk membentuk Monkey Majik setelah band lamanya bubar. Sebelumnya, dia hanya menulis lirik untuk dirinya sendiri serta hanya konser secara private. Maynard menganggap Godiago, band yang menjadi inspirasi untuk Monkey Majik sebagai band yang sangat hebat, bahkan sampai tingkatan menganggap mereka tuhan.

Blaise Plant – Gitar, Vocal, Songwriter

Momaji monday music

Adik dari Maynard Plant ini tadinya bersekolah di Universitas Lethbridge di jurusan Visual and Performing Arts. Dia bergabung dengan Monkey Majik pada tahun 2001. Kemudian pada tahun 2007 Blaise mencoba membentuk perusahaan produksi miliknya sendiri yang disebut “daydream PRODUCTIONS” dan memulai blog resminya di tahun 2008. Blaise sering melakukan kolaborasi sendiri bersama penyanyi terkenal seperti SMAP dan will.I.am.

Tax – Drum, Songwriter

Momaji monday music

Tax menjadi salah satu penulis lagu paling aktif di Monkey Majik, terutama lirik Jepangnya. Pada awalnya Tax adalah seorang teknisi dokter gigi selama 5 tahun, kemudian dia beralih profesi menjadi salaryman sebelum dikenalkan oleh seorang teman kepada Monkey Majik. Sekarang dia adalah drummer tetap Monkey Majik dengan pengalaman bermain drum hanya 2 tahun saja saat SMP.

Dick – Bass

Momaji monday music (4)

Sebelum masuk Monkey Majik, dia adalah bagian dari sebuah band bernama Soul Addiction dengan nama Hideki Dick Mori. Dia juga menjadi seorang bassist di sebuah band Jazz bernama Private Kitchen. Ketiga anggota Monkey Majik kemudian mendekati Dick setelah dia menjadi bassist terkenal di Sendai, ketiganya memaksa Dick untuk minum sampai Dick setuju untuk menjadi bassist mereka sampai sekarang.

Lagu-lagu mereka kebanyakan memang bersemangat, namun ada juga beberapa lagu yang santai dan enak untuk dibawa tidur, seperti misalnya lagu “Tada Arigatou“. Namun ada juga lagu yang sangat ‘jumpy’ seperti “Change” dengan alunan shamisen yang membuat lagu ini terasa lebih kental lagi perpaduan budayanya.

Monkey Majik akan memberikanmu alunan lagu-lagu semangat dan ceria tanpa harus terlalu keras, menjadikan band ini salah satu band paling mudah untuk diterima kuping banyak orang. Apalagi dengan dua macam pengaruh Jepang dan Kanada, saya tidak pernah melihat ada band Jepang yang diterima dengan begitu mudah oleh teman-teman non-otaku saya selain L’arc en Ciel dan Gackt.

Saat ini Monkey Majik sedang mengerjakan sebuah kompilasi lagu terbaik milik mereka, setelah respon penggemar pada tweet mereka pada tahun 2012 silam. Mari kita harap kompilasi tersebut akan cepat-cepat dirilis.