Mandarake Diminta Untuk Tidak Menyebar Foto Pelaku Kriminal Oleh Polisi, Shokotan Berkomentar “Jangan Manjakan Pencuri!”

August 13, 2014 4:15 pm
Mandarake Diminta Untuk Tidak Menyebar Foto Pelaku Kriminal Oleh Polisi, Shokotan Berkomentar “Jangan Manjakan Pencuri!”

Masih ingat mengenai toko online Mandarake yang baru saja mengalami pencurian di salah satu cabangnya? Mandarake berjanji untuk membongkar identitas sang pelaku secara publik bila dia belum mengembalikannya setelah melewati waktu yang ditentukan, yaitu pada tanggal 12 Agustus lalu. Artinya, foto sang pelaku pun dibuat publik oleh pihak Mandarake.

shokotan marah rampok mandarake (3)

Setelah melewati waktu yang ditentukan, pencuri tersebut belum juga mengembalikan barang yang dicurinya, sebuah replika Tetsujin 28 yang berharga 250,000 yen atau sekitar 27 juta rupiah. Walaupun begitu, pihak Mandarake berkata mereka menerima telepon dari seseorang yang mengaku mengenal si pencuri dan mengatakan kalau si pencuri tidak bisa mengembalikan barang tersebut pada waktu yang ditentukan. Mungkin dia sedang ada di luar kota, atau kerumunan wartawan di luar Mandarake pada hari itu membuat nyalinya ciut.

Setelah insiden ini pun kepolisian Tokyo menghimbau Mandarake untuk mencopot foto sang pelaku kriminal dari situsnya, karena hal tersebut dapat menghambat penyelidikan. Kemungkinan mereka ingin sang pelaku menyerahkan diri tanpa ditekan banyak pihak.

shokotan marah rampok mandarake (2)

Mendengar hal ini, Shoko Nakagawa kemudian memprotes lewat blog pribadinya mengatakan “Jangan manjakan pencuri!“. Shokotan adalah seorang yang antusias terhadap anime, dia pun menambahkan “Aku harap pencuri dari Mandarake ini cepat-cepat ditangkap polisi. Orang yang mengambil hak orang lain dan lari tanpa membayarnya adalah sampah masyarakat!

Jangan pernah kamu manjakan pencuri dengan sengaja.” lanjut Shokotan di tulisan blognya, “Mencuri itu perbuatan yang rendah, aku pun membayar untuk barang yang aku inginkan, bukankah itu wajar?

sumber: ANN Yaraon