Film Terbaru Ghibli “When Marnie Was There” Kurang Sukses, Suzuki Salahkan Produser

August 21, 2014 2:41 pm
Film Terbaru Ghibli “When Marnie Was There” Kurang Sukses, Suzuki Salahkan Produser

Mantan direktur Ghibli, Toshio Suzuki, yang juga merupakan salah satu co-founder studio tersebut berbicara di hadapan media dan menyuarakan opininya mengenai kegagalan film terbaru mereka When Marnie Was There yang disutradarai oleh Hiromasa yonebayashi.

Film yang merupakan adaptasi dari novel karangan Joan G Robinson yang mulai ditayangkan di Jepang semenjak tanggal 19 Juli lalu mendapatkan hasil yang cukup mengecewakan karena ‘hanya’ sukses menjual 285.000 tiket di akhir minggu pertamanya dan ‘hanya’ bisa meraup pemasukan sebesar 379 Juta Yen atau sekitar 42 Milyar rupiah saat itu.

miyazakiproteslagimarnie (1)

Pendapatan tersebut kalah jauh apabila dibandingkan dengan film layar lebar pertama Yonebayashi The Secret World of Arrietty yang sukses memperoleh 900 Juta Yen atau sekitar 101 Milyar rupiah hanya dalam dua hari pada tahun 2010 lalu.

Suzuki percaya bahwa alasan terbesar kurangnya performa film tersebut dikarenakan kesalahan strategi pemasaran dari produser film tersebut, Yoshiaki Nishimura. Film animasi karya Studio Ghibli dikenal memiliki daya tarik kepada penonton dari perbagai usia, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Hanya saja untuk film When Warnie Was There promosinya lebih ditujukan untuk siswi SD dan SMP.

Suzuki menyebutkan bahwa dirinya menerima sebuah surat dari orang dewasa yang menonton film tersebut yang mengatakan bahwa dia sangat menyukai film tersebut dan menuliskan “Kenapa kamu tidak memperlihatkan film ini ke penonton dewasa?”

“Target dari iklan televisi film ini dipersempit terlalu banyak untuk siswi SD dan SMP. Dan iklan di korannya, yang seharusnya ditargetkan untuk penonton muda dan tua, malah ditujukan untuk grup yang tadi (siswi SD dan SMP). Nishimura mungkin telah memasarkan film ini kepada target penonton yang salah. Aku kira dia akan meminta saranku, tapi sama sekali tidak.” Sambil bercanda Suzuki juga mengatakan, “Sepertinya dia tidak menghargai aku.”

Memasuki minggu kelima penayanganya, When Marnie Was There telah mendapatkan pendapatan sebesar 2,64 Milyar Yen sekitar 298 Milyar Rupiah, hanya 28% dari total pendapatan kotor dari The World of Arrietty di Jepang.

sumber: Crunchyroll