[AFA ID 2014 Interview] Sutradara & Produser No Game No Life

August 25, 2014 4:19 pm
[AFA ID 2014 Interview] Sutradara & Produser No Game No Life

Meski tidak banyak yang menunggunya sebelum tayang, No Game No Life berhasil menjadi salah satu anime paling populer pada season lalu. Bahkan, No Game No Life berhasil menduduki peringkat pertama dari polling anime spring 2014 terfavorit di JOI. Pada AFAID 2014 kemarin, kami sempat berwawancara dengan sutradara dan produser dari anime No Game No Life, Atsuko Ishizuka dan Sho Tanaka. Berikut hasil wawancara kami.

AD2I-1
Q: Ketika ditayangkan, anime No Game No Life langsung menjadi populer dan juga banyak yang menganggapnya sebagai anime terbaik pada season itu. Menurut Ishizuka-san dan Tanaka-san, apa yang membuat anime No Game No Life ini populer?

Ishizuka (I): Hmm, pastinya karena kita menjadikan semangat entertainment sebagai salah satu ciri khas karya ini, sehingga itu bisa menjadi alasan penonton untuk menikmati anime ini.

Q: Apakah Anda sudah menduga-duga anime No Game No Life akan menjadi sepopuler ini?

I: Ya, kita terkejut.
Tanaka (T): Seperti sihir hahaha. Tentunya dari awal kami memiliki target, tapi kami tidak menyangka akan sampai seperti ini.

Q: Bagaimana rasanya mengurus anime No Game No Life dibandingkan dengan anime-anime lain yang sebelumnya pernah digarap?

I: Dari sisi Saya pribadi, banyak hal yang tidak pernah Saya lakukan ketika mengurus anime lain. Ketimbang menganggapnya sebagai pekerjaan yang harus dilakukan dengan serius, lebih banyak hal Saya kerjakan sambil bersenang-senang, seperti bermain. Saya merasa salah jika Saya mengerjakan karya ini dengan serius hahaha.

Q: Hal yang paling banyak ditanyakan oleh para penggemar, kapan season 2nya?

T: Hahahaha, kami masih belum bisa sebut.

Q: Bagaimana pandangan Anda tentang perkembangan anime di Indonesia?

T: Saya lihat di panggung siang tadi, banyak anak-anak yang bersemangat dan tertarik, sehingga kita sempat terpikir untuk bersama-sama memajukan anime di Indonesia.

Q: Apakah sudah pernah melihat animasi karya anak bangsa Indonesia?

I & T: Sayangnya belum.

Q: Setelah datang ke Indonesia ini, apakah ada keinginan untuk membuat anime yang mengangkat tema kultur Indonesia?

I: Ini masih pertama kalinya Saya ke sini, jadi Saya merasa masih harus lebih banyak lagi mempelajari tentang Indonesia.

Q: Apakah ada saran bagamana cara agar orang Indonesia dapat membuat anime yang baik?

I: Di Jepang sistem kerja di bidang anime sudah ada, sehingga lebih terstruktur dan mudah untuk membuat anime di sana.

Q: Sejak pertama kali datang ke Jakarta, apakah ada hal yang langsung terpikirkan oleh Anda?

I: Motor-motor di sini berbahaya hahaha.
T: Gedung-gedungnya bagus.
I: Iya, bentuk jendelanya menarik. Dan orang-orang di Indonesia penuh semangat.

Q: Anime No Game No Life memiliki beberapa konten ecchi, sementara di Indonesia sendiri peraturan untuk hal seperti itu cukup ketat. Apakah Anda memiliki solusi untuk cara memasarkan NGNL di Indonesia tanpa konten tersebut?

I: Disensor hahaha.
T: Ini pertanyaan yang sulit ya…
I: Bukankah semua orang ingin melihat gadis-gadis imut tampil seksi? Hahaha. Oleh karena itu, sebisa mungkin kita ingin membawakan suasana yang agak imut dan erotis, meski tidak sampai bisa dilihat langsung. Meski di NGNL sendiri beberapa bagian memperlihatkan cukup jelas sih hahaha. Itu salah satu peraturan penting dari gamenya.

Q: Tamat dari anime No Game No Life memiliki ending cliffhanger, apakah season berikutnya merupakan lanjutan dari season 1nya, ataukah merupakan cerita baru?

I: Tamatnya bikin penasaran ya? Maaf ya, hehehe. Maaf karena Saya ingin endingnya seperti itu hahaha.
T: Untuk episode 12nya, ketimbang akhir di mana semuanya bahagia, kami ingin menyampaikan kesan yang lebih mengarah ke “Ini masih baru permulaan!”.
I: Menurutku cara tamatnya sesuai dengan ciri khas NGNL. Tiap kali preview episode berikutnya kami selalu berusaha menarik rasa penasaran penonton, dan ini juga kami lakukan di endingnya.

Q: Anime NGNL ini berasal dari novel, apakah ada beberapa bagian yang berbeda dari novelnya, dan apakah ada adegan yang sulit diadaptasi dari novel ke animenya?

T: Bagian mesum di animenya dikurangi hahaha.
I: Yang paling sulit… hmm… saat permainan shiritori dan othello.

Q: Apa pendapat Anda tentang cosplay? Mengingat cosplay bisa dianggap melanggar hak cipta dari pemilik karya tersebut, tetapi juga mempromosikan karyanya.

T: Sebagai pemilik karyanya, justru kami senang kalau ada penggemar yang mencintai karya tersebut sampai melakukan cosplaynya.

Itulah hasil dari wawancara kami dan media-media lain dengan sutradara dan produser dari anime No Game No Life. Nantikan juga interview kami dengan staf-staf anime lainnya dari AFAID 2014!