Tomino Tidak Membuat G-Reco Untukmu, Orang Dewasa Tidak Bisa Diharapkan

August 29, 2014 4:30 pm
Tomino Tidak Membuat G-Reco Untukmu, Orang Dewasa Tidak Bisa Diharapkan

Entah apa yang mendorong para kreator di industri anime untuk berlidah tajam, Hayao Miyazaki misalnya, mengatakan kalau industri anime bermasalah karena otakunya yang juga ikut bermasalah. Bapak pembuat Gundam, Yoshiyuki Tomino yang mengkritik pedas seri manga terkenal, Shingeki no Kyojin. Seakan tidak puas, beliau kini mengubah target kritikannya, kali ini sasarannya adalah kamu, para penggemar gundam.

tomino enviroment awareness

Baru-baru ini, Tomino diwawancarai oleh majalah Spa! dimana Tomino diminta untuk menjelaskan lebih detil mengenai seri terbaru buatannya, G-Reco. Sebagai seorang yang menyutradarai anime tersebut secara langsung, pastinya kamu berharap mendengar kata-kata manis dari sang penciptanya, namun inilah yang beliau utarakan, “Para penggemar Gundam yang sudah ada tidak mungkin mengerti, Aku tidak membuat ini (G-Reco) untukmu, tunjukkanlah anime ini kepada anak cucumu.

Entah apa yang merasuki Tomino sampai dia harus mengatakan hal tersebut, dia kemudian menambahkan “Kita tidak bisa berharap apa-apa dari mereka yang sudah berumur 20, 30 dan 40an” pungkasnya. “Bila kamu menonton berita maka kamu akan tahu apa yang aku maksudkan.

tomino enviroment awareness (4)

Ternyata Tomino kemudian mengkaitkan masalah ini kepada para politisi Jepang, “Bagaimana mereka bisa memanggil diri mereka politisi? Mereka seharusnya tidak mendapat lebih dari 2 atau 3 juta yen. Itu bukan masalah sebenarnya, namun kita para pembayar pajaklah yang membiarkan mereka digaji sebesar itu, jadi kita semua bertindak bodoh. Yang bisa mengubah hal ini hanyalah anak-anak.

Tomino mengekspresikan kekecewaannya terhadap penanganan gempa tahun 2011 dan kebocoran reaktor nuklir di Fukushima. Kedua hal tersebut menginspirasi dibuatnya G-Reco dan menunjukkan bagaimana para orang dewasa tidak bisa membereskan masalahnya sendiri.

Bapak Gundam ini terus menyerukan perlunya manusia untuk beralih ke pembangkit listrik yang bisa diperbaharui. Dengan bisnis yang terus berjalan 24 jam di Jepang dan begitu banyaknya lampu neon malam yang menerangi Tokyo membuatnya geram “Ada orang idiot yang berkata, dengan lebih banyak lampu yang menyinari malam hari maka tingkat kriminalitas akan menurun. Tapi aku tidak merasa di jaman Edo dulu tingkat kriminalitas lebih tinggi dari yang ada sekarang.

tomino enviroment awareness (2)

Atas dasar itu, Tomino kemudian menaruh harapan kepada seri terbarunya G-Reco dimana dia bisa menyampaikan semangatnya tersebut kepada anak-anak. G-Reco akan meningkatkan kesadaran anak-anak betapa langkanya sumber daya dan energi. “Dalam 10 tahun ke depan, mereka akan bergerak (menyelamatkan energi), dan aku merasa aku telah menanam benih untuk itu.

sumber: Rocketnews