Menjuarai Kejuaraan Nasional, Pelari Ini Memperlihatkan Kecintaannya Pada KanColle di Podium

September 9, 2014 4:00 pm
Menjuarai Kejuaraan Nasional, Pelari Ini Memperlihatkan Kecintaannya Pada KanColle di Podium

Kejuaraan Nasional Klub Atletik Antar Universitas baru saja berakhir pada hari minggu kemarin di Jepang, dan tentunya banyak rekor baru dibentuk serta persaingan menarik antar pelari. Kejuaraan dibuka dengan lari 5000m setelah tertunda badai pada hari Sabtu kemarin. Juara lari 1500m Enock Omwamba (Universitas Yamanashi Gakuin) berlomba melawan juara lari 10000m Muiva Kitonyi (Universitas Nihon), tapi itu tidak penting karena mereka bukanlah inti berita kali ini.

Yang menjadi berita kali ini adalah juara lari dari kompetisi lari gawang/lari halang rintang sepanjang 400m, Takaoki Hashimoto dari Universitas Nihon dengan catatan waktu 50,72 detik. Terpaut hanya 0,19 detik di belakangnya adalah Seiya Kato dari Universitas Tsukuba yang disusul oleh Hashimoto di detik-detik terakhir. Atsushi Yamada dari Universitas Tokai berhasil menempati tempat ketiga dengan catatan waktu 51.11 detik.

atlet membentangkan tapestry atago (3)

Berhasil menjuarai kompetisi, Hashimoto melakukan apa yang sepertinya belum pernah dilakukan atlet lari lain sebelumnya. Hashimoto membentangkan sebuah tapestry yang bergambarkan salah satu kanmusu dari game Kantai Collection. Tapestry tersebut bergambar Atago, salah satu heavy cruiser di game tersebut, dan memang Atago sangat ‘heavy‘ dalam berbagai artian.

atlet membentangkan tapestry atago (2) atlet membentangkan tapestry atago

Mungkin Atago adalah waifunya, dia ingin berada di podium bersama dengan salah satu foto gambar terbaik dari waifunya. Walaupun menurut saya mungkin gambar tersebut agak vulgar. Gambar itu dibuat oleh Kure Masahiro, seorang doujin-ka terkenal dan pastinya para kaum adam sudah familiar dengan karya-karya buatannya. Maaf gambar harus sedikit ditutupi supaya lebih aman bagi para pembaca.

atlet membentangkan tapestry atago censored
sumber: twimg

Saya jarang (bahkan mungkin tidak pernah) melihat seorang atlet yang berani memperlihatkan power levelnya sebagai seorang otaku. Namun mungkin hal ini dapat menepis sebuah anggapan kalau otaku itu tidak selamanya hikkikomori atau NEET. Sukses terus ya, Hashimoto!

sumber: Yaraon
gambar: pixiv/hachigou