Mangaka Veteran Adachi Mitsuru Tidak Bisa Membedakan Karakternya Sendiri

September 17, 2014 4:11 pm
Mangaka Veteran Adachi Mitsuru Tidak Bisa Membedakan Karakternya Sendiri

Siapa yang tidak kenal dengan Adachi Mitsuru, saya yakin kamu dulu pasti pernah membaca setidaknya satu manga buatannya minimal satu kali. Kalau belum pernah artinya kamu kelewatan sesuatu yang luar biasa. Adachi Mitsuru sudah menggambar manga sejak umur 18 tahun dan kini beliau sudah berumur 63 tahun. Selama itu, beliau sudah banyak mengeluarkan karya-karya yang sangat menarik, seperti misalnya Touch, H2 dan Katsu!.

mitsuru adachi salah menebak karakter

Namun saya sering mengalami kesulitan membedakan karakter buatannya, bahkan terkadang dalam satu manga yang sama. Ternyata bukan saya saja yang kesulitan membedakan karakter, bahkan pembuatnya sendiri pun tidak bisa membedakan. Di salah satu acara TV Asahi, Adachi Mitsuru diminta untuk membedakan Tatsuya Uesugi, pemeran utama manga Touch dengan 2 karakter dari manga lain yang digambarnya, dan secara mengejutkan, beliau salah menjawab.

mitsuru adachi salah menebak karakter (3)

Saya tidak menyalahkanmu bila kamu tidak bisa menebaknya, karena pengarangnya sendiri saja tidak bisa membedakan. Kedua karakter selain Tatsuya adalah Masato Wakamatsu dari Miyuki, dan Yusaku Takasugi dari Hiatari Ryoko, keduanya juga adalah karakter utama masing-masing manga buatan Adachi Mitsuru. Bila kamu penasaran, urutannya adalah Masato di kiri, Yusaku di tengah dan Tatsuya di kanan.

Walaupun begitu, saya selalu merasakan Adachi Mitsuru sering mengeluarkan karakter yang sama di tiap manganya, membuat saya berandai-andai apa yang akan terjadi bila dia menyilangkan manga buatannya sendiri dan dua protagonis (atau lebih) kembar bertemu.

mitsuru adachi salah menebak karakter (2)

Bahkan saya sendiri salah menebak Katsuki Satoyama dari manga Katsu! yang sering saya baca dahulu kala, saya baru bisa menebaknya setelah membaca nama kanjinya (ya iyalah). Menurut saya, daya tarik manga Adachi Mitsuru ada di ceritanya yang realistis dan semangat, berbeda dengan seri shonen kebanyakan yang mengangkat tema fantasi sehingga gambar tidaklah penting, tapi cara penyampaian beliau yang selalu mengena.

Apakah kamu bisa membedakan mereka tanpa melihat namanya?

sumber: ANN