Seorang Lelaki Ditembak Polisi Di Utah, Amerika, Diduga Sedang Cosplay Sebagai Mugen Dari Samurai Champloo

September 23, 2014 4:15 pm
Seorang Lelaki Ditembak Polisi Di Utah, Amerika, Diduga Sedang Cosplay Sebagai Mugen Dari Samurai Champloo

Seorang lelaki bernama Darrien Hunt, 22 tahun ditembak dan terbunuh oleh tembakan polisi di Saratoga Springs, Utah, Amerika Serikat minggu lalu. Keluarga Hunt percaya kalau dia sedang melakukan cosplay karakter anime Mugen dari Samurai Champloo pada saat kejadian. Randall Edwards, pengacara keluarga juga percaya kalau Hunt sedang bercosplay dan kebetulan membawa katana Jepang di punggungnya.

pembunuhan cosplay samurai champlo (3)

Pada tanggal 10 September, 2 orang polisi menemukan Hunt sedang membawa sebilah pedang di dekat Credit Union di Saratoga Springs. Setelah sebuah tembakan dilepas, Hunt kemudian ditembak lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar 200 meter di dekat restoran Panda Express.

pembunuhan cosplay samurai champlo (2)

Polisi mengatakan kalau Hunt menodongkan pedangnya dan menyerang para polisi, sedangkan Edwards mengatakan kalau hasil otopsi berkata kalau Hunt ditembak 6 kali di bagian punggungnya. Di pertemuan pers pada hari Jumat, Edwards juga menunjukkan hasil cetak sebuah kicauan Twitter milik Jamelle Bouie:

pembunuhan cosplay samurai champloIni adalah pakaian yang Hunt kenakan saat terbunuh. Bandingkan dengan karakter dari Samurai Champloo. Apakah dia sedang cosplay?

Selain itu, ABC4 juga menunjukkan sebuah gambar yang diambil sebelum kejadian naas ini terjadi, seorang saksi bernama Jocelyn Hansen menunjukkan sebuah foto kalau Hunt memang memakai baju merah di saat kejadian.

Ibu Hunt, Susan Hunt juga berkata “Mereka membunuh anakku karena dia hitam. Tidak ada anak laki-laki dengan pedang kecil akan ditembak oleh mereka saat melarikan diri.” Edwards juga berencana untuk meminta izin investigasi dari Deparetemen Keadilan Amerika dan FBI mengenai kasus ini.

Kepala polisi Saratoga Springs, Andy Burton menampik tuduhan yang berkesan rasis tersebut, dan dia juga berkata kalau dia menerima bila akan diadakan investigasi. Dua orang polisi dalam kasus ini, kopral Matt Schauerhamer and Nicholas Judson sedang dalam keadaan cuti berbayar saat penembakan tersebut terjadi.

sumber: ANN
gambar: Deviantart