Tidak Cuma Ero, Eroge Ini Akan Mendebatkan “Konstitusi Anti-Perang” Jepang

November 14, 2014 6:39 pm
Tidak Cuma Ero, Eroge Ini Akan Mendebatkan “Konstitusi Anti-Perang” Jepang

Apa sih yang kamu harapkan dari sebuah Eroge? Adegan ero? Desain heroine yang moe? Cerita yang seru/sedih/menyentuh/merangsang? Ya pasti tidak jauh-jauh dari itu, tapi siapa yang sangka bahwa kita akan disuapi debat tentang konstitusi dan dasar negara setelah kalah Perang Dunia di sebuah Eroge?

DS9/Debate School 9 adalah eroge terbaru buatan Jyu no Michi wa Hebi Soft. Seperti eroge pada umumnya, game ini mempunyai banyak heroine, desain yang moe, dan lain sebagainya. Yang mengherankan adalah tema cerita eroge ini yang mengedepankan klub debat yang topik utamanya adalah mempertanyakan kebijakan Jepang yang “Anti Perang” yang diberlakukan setelah selesai Perang Dunia II.

debat article 9

Seperti yang kita pelajari di sekolah (kalau kamu masih ingat), Jepang merupakah salah satu pihak yang kalah saat Perang Dunia II bersama dengan Jerman dan negara lainnya. Dan setelah itu, Jepang dipaksa mengamandemen konstitusinya sebagai negara dengan menambahkan “Pasal 9” yang intinya adalah “Jepang tidak boleh ikut serta dalam perang dan tidak boleh mempunyai tentara/pasukan perang sendiri, dan hanya boleh menggunakan kekuatan untuk mempertahankan diri.” Karena itu hingga sekarang Jepang hanya punya apa yang dinamakan “Pasukan Bela Diri”.

Meskipun sudah ditaati selama lebih dari setengah abad semenjak konstitusi itu berlaku tahun 1947, perdana menteri yang baru, Shinzo Abe berencana untuk merubahnya, dan kadang menimbulkan kontroversi serta debat internal berkepanjangan. Isu inilah yang akan dibahas dalam eroge DS9.

Heroine utama dari eroge ini masing-masing punya pandangan yang bertentangan dengan isu ini, ada yang REVISIONIS mendukung perubahan, KONSERVATIF yang menolak, dan NETRAL. Berikut 3 heroine yang dimaksud;

towa-tachie1.png


Towa Yamato
REVISIONIS
Ketua Klub Seni
Hobi: Melukis
Tanggal Lahir: 11 Februari (Hari Pembentukan Negara)
Pakaian Dalam: Hitam
Sebutan diri: “Watakushi” (sangat formal)
Pelukis Favorit: Vermeer
Kondisi Keluarga: Keluarganya mempunyai perusahaan besar.
Perang adalah insting manusia… Perang itu bagaikan penyakit tanpa obat. Saya pikir kita harus mengakuinya dan meresponnya dengan benar.

makoto-tachie1.png
Makoto Kujou
KONSERVATIF
Ketua OSIS, Klub Tenis
Hobi: Menonton olahraga (terutama yang ada pertarungan)
Tanggal Lahir: 3 Mei (Hari Konstitusi)
Pakaian Dalam: Bergaris
Sebutan diri: “Ore” (kasar)
Frase: “Kebijakan pertahanan eksklusif
Kondisi Keluarga: Anak tunggal di keluarga pegawai biasa.
Aku berbicara dengan lantang untuk konstitusi perdamaian. Jika tiba saatnya untuk berperang, aku akan mempertahankan perdamaian dengan bertahan dan “mati tersenyum”. Pasal 9 adalah filosofi yang bisa kita banggakan ke seluruh dunia dan kupikir itu seharusnya diikuti oleh seluruh umat manusia.

kokoa-tachie1.png
Kokoa Kohi-sensei
NETRAL
Pembimbing Klub Tenis
Hobi: Menikah
Tanggal lahir: 15 Agustus (Hari V-J)
Pakaian Dalam: Hitam dengan titik merah
Sebutan diri: “Watashi” (netral)
Frase: “Tolong ya?♪”
Kondisi Keluarga: Putri terakhir dari keluarga yang mengontrol politik nasional.
“Sebagai guru, aku tak bisa berpartisipiasi, tapi jika kadang aku bertanya sesuatu dan menengahi, aku sudah memainkan peranku.”


Game dengan tema unik ini akan dirilis di Jepang musim gugur nanti. Kamu akan memilih yang mana?

Sumber: ANN