[Midseason Review] Yuuki Yuuna wa Yuusha de Aru

November 15, 2014 11:15 am
[Midseason Review] Yuuki Yuuna wa Yuusha de Aru

Saya itu biasanya nulis 3 Eps Rule, jadi kalau saya tulis Midseason Review itu pasti ada apa-apanya. Midseason Review yang ini dibuat karena saya mengulangi kesalahan yang sama dengan Log Horizon Season 1, dimana saya baru sadar bagusnya anime ini berminggu-minggu setelah tayang perdana.

picture-102

Jadi sebenarnya apa sih bagusnya anime yang disingkat menjadi Yuyuyu ini? Satu hal, konsep dan cerita anime ini dibuat oleh Takahiro yang juga terkenal karena membuat anime yang melarang penontonnya untuk punya karakter favorit karena (hampir) pasti mati, Akame ga Kill. Tapi itu saja tidak meyakinkan saya untuk segera mencoba anime ini, karena lihat saja key visual dan trailernya, dimana sih tanda-tandanya bakal jadi kayak Akame? Malah terlihat jadi seperti anime “Cute yuri girls doing cute things”.

Ternyata Mahou Shoujo

Barulah setelah saya dapat minor spoiler dari teman saya sadar bahwa ternyata ini adalah anime mahou shoujo. Menarik, mengingat trailer dan key visual yang ada sama sekali tidak mencerminkan atau menjual anime ini sebagai “anime mahou shoujo” seperti yang rekan saya utarakan. Mungkin saja memang Takahiro tidak berniat untuk menjadikan “sekumpulan gadis SMU yang harus melawan musuh misterius bernama Vertex” menjadi mahou shoujo, karena pada dasarnya memang atmosfirnya terasa jauh dari anime mahou shoujo “biasanya”.

yuyuyu1

Berpusat pada Yuuki Yuuna, anggota dari Klub Pahlawan bersama teman-temannya, Itsuki, Fu-senpai dan Togo-san. Tiba-tiba Yuuna menyadari bahwa anggota klub itu adalah pahlawan yang dipilih oleh “Shinju-sama”, tuhan dari dunia tersebut untuk menyelamatkan dunia dari serangan monster misterius bernama Vertex.

Baunya Seperti Evangelion

Setting dan dunia yang dipakai di Yuyuyu mengingatkan saya akan Neon Genesis Evangelion yang memang sama di beberapa poin, seperti bagaimana Shinju-sama dan Vertex tidak boleh “bertemu” dan harus dihalangi oleh Yuuna dan teman-temannya karena akan mengakibatkan kehancuran dunia. Sama seperti Eva yang tak boleh membiarkan Angel melakukan kontak dengan Adam yang dilindungi ketat oleh NERV. Dan fakta bahwa jumlah Vertex sudah diketahui, yaitu 12 saja, seperti Angel yang memang hanya 13. Setelah itu? Pertarungan “berakhir”.

yuuna58

Dan seperti Evangelion, ceritanya tidak selesai dan berakhir bahagia hanya karena semua musuh sudah dikalahkan. Yuyuyu baru menjalani setengah musim, 6 episode. Tapi semua Vertex sudah mati. jadi sisa 6 episode setelahnya? Cute girls doing Cute things? melihat atmosfir ceritanya, pasti tidak.

6 Episode Berasa Prolog

Pada awalnya, menonton Yuyuyu terasa seperti menonton 2 anime yang berbeda tiap episode, karena di bagian pertama episodenya kita disuguhi dengan cerita perkembangan karakter dan kisah pribadi mereka. Lalu dilanjutkan di bagian kedua yang merupakan konflik dengan Vertex yang diisi dengan pertarungan keren. 2 jempol untuk Studio Gokumi.

yuuna66

Transisi kedua bagian itu terasa tidak begitu natural karena terlihat seperti ada yang “salah”. Meskipun begitu kita yang menontonnya sadar bahwa bagian itu bukan hanya sekedar filler drama. Bagian itu memang diperlukan untuk membentuk karakterisasi masing-masing tokoh di kepala penonton yang juga akan diperlukan saat animenya berkembang ke arah yang lebih personal dan lebih dari sekedar “bertarung dengan monster”, seperti yang di-hint-kan oleh episode ke-6.

02542314746940052264

Setelah ini Yuyuyu akan kemana? Mendengar nama Takahiro, mungkin kebanyakan dari kita mengira akan meihat kepala terbang melayang di beberapa episode depan. Mungkin tidak salah, tapi melihat premisnya yang lebih “rumit” daripada Akame, saya sudah siap kalau-kalau Takahiro menyiapkan sesuatu yang lebih “kejam” daripada kematian brutal. Btw musiknya juga bagus sekali loh. Dan tahu bahwa seri ini cukup “ambisius” dengan langsung mengeluarkan game PSVita dan light novel prekuel, Yuyuyu tampaknya memang lebih dari sekedar anime mahou shoujo.