Wawancara Mitsuo Fukuda Tentang Cross Ange, “Aku tidak mengerti tentang moe, jadi aku bikin ero saja.”

December 25, 2014 7:42 pm
Wawancara Mitsuo Fukuda Tentang Cross Ange, “Aku tidak mengerti tentang moe, jadi aku bikin ero saja.”

Cross Ange, adalah anime yang diproduseri oleh Mitsuo Fukuda, sutradara yang dikenal karena menyutradarai Mobile Suit Gundam SEED dan Gundam SEED Destiny. Kali ini, beliau diundang untuk menghadiri acara fan meeting, atau temu penggemar dimana para penggemar dapat bertanya langsung kepada Fukuda mengenai anime yang diproduserinya di musim ini, Cross Ange.

fukuda event fan meeting cross ange (2)

Bagi kamu yang belum mengetahui betapa, uniknya Cross Ange, mungkin kamu bisa membaca pengorbanan Bukan_Randy di midseason reviewnya. Bila kamu termasuk orang-orang yang berkata kalau Cross Ange adalah masterpiece yang digubah dengan luar biasa oleh sang maestro Fukuda, ada kemungkinan kamu salah besar, dibuktikan dengan hasil wawancara dibawah ini.

Sejak awal produksinya, Sutradara Cross Ange, Ashino Yoshiharu yang sepertinya masih berakal sehat sudah tidak menyetujui dan mendebatkan skenario pilihan Fukuda untuk Ange. Mulai dari sifatnya, bajunya yang terlalu vulgar, sampai kelakuannya yang membuang puding ke tempat sampah. Fukuda juga memberikan 2 skenario lain bagi beberapa karakter.

  1. “Untuk puding, akan ada ending yang bagus kok”
  2. “Hmmm, kayaknya Hilda mending mati disini saja ya, tapi aku tidak ingat dimana”

fukuda event fan meeting cross ange (3)

Bahkan suatu saat, Fukuda bertemu mata dengan Kuwashima Houko, seiyuu dari Vivian di anime Cross Ange dan Kuwashima langsung berkata “Aaah, pasti aku akan mati lagi disini.” Tidak heran, karena Kuwashima adalah seiyuu dari Fllay Alster, Natarle Badriguel, dan Stellar Louissier yang semuanya tidak pernah bernasib baik di seri buatan Fukuda. Bahkan seorang penggemar berkata kalau Kuwashima pasti punya trauma kepada Fukuda.

Berikut adalah beberapa jawaban Fukuda terhadap pertanyaan yang diutarakan oleh para penggemar, yang untungnya dijawab dengan sangat jujur oleh sang produser.

  • Fukuda: “Cross Ange itu bukan anime yuri, karena niatnya mau dibuat menjadi anime lesbian, karena itu tidak ada adegan yuri, tapi adanya adegan lesbian.
  • Fukuda: “Aku tidak mengerti tentang moe, jadi aku bikin ero saja.
  • Fukuda: “Cross (x) dalam Cross Ange itu artinya pasangan, jadi Ange akan berpasangan (x) dengan seseorang..
  • Fukuda: “Ada beberapa skenario yang belum selesai untuk cerita finalnya.
  • Fukuda: “Setelah event ini selesai, semua yang beli CD akan kutandatangani biar laku!” (memangnya ada yang mau?)
  • Fukuda: “Di adegan dimana Ange ‘diperiksa‘ oleh Jill ‘dari belakang‘, King Records tidak bisa berhenti bertanya adegan tersebut tidak apa-apa? atau benarkah adegan ini diperlukan?
  • Fukuda: “Aku sangat suka adegan saat Ange memakan kembali puding yang dibuangnya, kemudian membuangnya kembali sambil merasa jijik (mazui). Namun adegan itu sepertinya tidak disukai orang Jepang (mazui).
  • Fukuda: “Aku memberi Ange gaya rambut French Roll (saat menjadi putri) karena itulah gaya rambut paling buruk yang kutahu.
  • Fukuda: “Karakter favoritku adalah Ange, karena dia bekerja keras untuk mendapat uang. Karakter paling menyebalkan adalah Salia, sepertinya merepotkan bila berada di dekatnya.
  • Fukuda: “Hadiah natal yang akan kuberikan pada Ange? Apapun yang kuberikan juga pasti dia tidak akan suka, karena itu aku kasih bunga saja deh.

Saya setuju dengan beberapa poin yang Fukuda katakan, terutama saat dia menganggap Salia menyebalkan dan Ange tidak akan suka apapun yang diberikan Fukuda padanya. Namun kebanyakan jawaban ini sepertinya sedikit terlalu frontal, apalagi mengingat Fukuda berbicara sebagai produser filmnya.

fukuda event fan meeting cross ange 
sumber

Tapi setidaknya kita tahu sekarang kenapa Cross Ange bisa begitu berantakan, itu semua salah Fukuda.

sumber: Yaraon!