Memprotes Kebijakan Jepang Dalam Menangani Kasus ISIS, Produser Mitsuo Fukuda Balik Diprotes Oleh Netizen Jepang

February 3, 2015 7:08 pm
Memprotes Kebijakan Jepang Dalam Menangani Kasus ISIS, Produser Mitsuo Fukuda Balik Diprotes Oleh Netizen Jepang

Berbicara itu mudah, hingga kadang banyak orang yang meremehkan kekuatan kata-kata yang mereka lontarkan dan baru menyadari akibatnya kemudian. Ini juga yang telah menimpa sutradara sekaligus produser anime, Mitsuo Fukuda. Setelah hasil wawancaranya yang menuai kontroversi mengenai preferensi anime buatannya, kali ini beliau kembali menuai konflik setelah memprotes kebijakan perdana menteri Jepang, Shinzo Abe dalam menangani kasus warga Jepang yang tertangkap organisasi ISIS.

fukuda memprotes isis, kembali diprotes

Pada rangkaian awal tweetnya, Fukuda menyatakan kekecewaannya kepada perdana menteri Shinzo Abe dan pemerintah Jepang, mengkritisi ketidakmampuan mereka dalam menangani kedua warga negaranya yang diculik dan dieksekusi oleh ISIS.

fukuda memprotes isis, kembali diprotes (2)

Kemudian, beliau juga mempermasalahkan bagaimana rakyat Jepang yang seakan menutup mata mengenai kejadian tersebut.

fukuda memprotes isis, kembali diprotes (3)

Namun, pendapat beliau sepertinya tidak bisa diterima oleh para netizen Jepang yang kemudian membalas pendapatnya dengan sedikit keras. Salah seorang pengguna bertanya pada Fukuda, memang beliau bisa melakukan apa dalam keadaan seperti ini, yang dijawab sang sutradara dengan keinginannya untuk menghancurkan ISIS, organisasi tersebut harus mendapatkan balasan yang setimpal.

fukuda memprotes isis, kembali diprotes (6)
“Membunuh karena dibunuh, dibunuh karena membunuh, kapan damainya nanti?”

Seorang netizen dengan akun twitter @Birth0517hello juga memberikan sebuah respon yang menurut saya pastinya akan terasa sangat menusuk, karena dia mengkaitkan keadaan sekarang dengan salah satu serinya, Gundam SEED.

fukuda memprotes isis, kembali diprotes (5)
“Bukankah kamu pernah bilang di seri Gundam SEED kalau balas dendam hanya berujung pada rantai dendam yang tak akan berakhir?”

Perkataan diatas adalah perkataan yang sama dengan apa yang dikatakan Cagalli kepada Athrun setelah sang prajurit Zaft menyelamatkan Kira dengan Gundam barunya di seri Gundam SEED.

Memang, Jepang sendiri sepertinya bingung apakah mereka harus menyelamatkan warga negaranya karena takut hal tersebut dapat memicu perang. Trauma Perang Dunia Kedua membuat orang Jepang harus menurunkan senjata dan kekuatan militernya, bahkan pelajaran bela diri sempat dihapuskan dari sekolah. Jepang kini hanya memiliki JSDF yang bertujuan membela warga Jepang, namun tidak memicu perang dengan pihak lain.

fukuda memprotes isis, kembali diprotes

Memang apa yang diutarakan sang sutradara Fukuda tidak salah, bila dilihat dari kacamata lain. Namun setidaknya, dia harus mengingat apa yang pernah dikatakannya sebelum kemudian mengutarakan hal yang sama sekali berbeda.

sumber: Yaraon!