Kafe “Moe Kon” di Akihabara Terjerat Hukum Karena Menawarkan Layanan “Tamparan Cinta”

February 19, 2015 1:51 pm
Kafe “Moe Kon” di Akihabara Terjerat Hukum Karena Menawarkan Layanan “Tamparan Cinta”

Menjamurnya bisnis maid cafe dan yang serupa di Jepang sepertinya memaksa para pemilik kafe untuk melakukan inovasi-inovasi supaya para pelanggan mau berkunjung ke kafenya. Mulai dari yang membawakan sarapan, bertema boys love, sampai kafe yang menawarkan pelukan dan kehangatan bagi para pelanggannya. Namun kafe yang satu ini membawa bisnisnya ke ranah yang terlalu ‘berbahaya’, kini para pengurusnya harus berurusan dengan pihak yang berwajib.

ditampar bahagia di kafe (2)

Kinuko dan Haruo Ishikawa, pengurus kafe tersebut kini sedang berada dalam tahanan kepolisian Tokyo sejak tanggal 17 Februari 2015 karena tuduhan telah melanggar hukum mengenai bisnis hiburan dewasa. Kepolisian Tokyo melaporkan kalau pasangan tersebut telah mempekerjakan pekerja di bawah umur, bahkan mereka menawarkan layanan “tamparan cinta” kepada para pelanggan dengan harga 1,000 yen per tamparan.

Tuduhan lebih lanjut mengungkap kalau mereka juga membiarkan pegawai di bawah umurnya untuk meminum alkohol, juga memperbolehkan para pelanggan untuk bermain board game bersama para maid dengan bayaran 3,000 yen setiap permainannya.

ditampar bahagia di kafe
Kalau ditampar sama yang ini sih pasti meninggal

Sebenarnya model bisnis tersebut terdengar menggiurkan, selain banyaknya orang yang masochist di luar sana, tidak setiap hari kamu bisa merasakan tamparan dari gadis tsundere yang juga adalah seorang maid. Namun, selain layanan tersebut ditakutkan dapat menimbulkan fantasi-fantasi aneh pada pelanggannya, mereka juga mempekerjakan pekerja di bawah umur dimana mata hukum sudah tidak bisa ditutup lagi.

sumber: Crunchyroll
gambar: pixiv/ringo-2025