Para Penggemar Tidak Suka Dakimakura Ema Dari “Shirobako” Tapi Tetap Habis Dipesan, Tsundere?

April 24, 2015 6:47 pm
Para Penggemar Tidak Suka Dakimakura Ema Dari “Shirobako” Tapi Tetap Habis Dipesan, Tsundere?

Tsundere, itulah kata yang tepat untuk dilontarkan hari ini kepada para penggemar anime “Shirobako” yang mengkritik dakimakura Yasuhara Ema. Bagaimana caranya sebuah dakimakura yang begitu banyak dikritik karena tidak sesuai dengan selera penggemar malah habis dipesan oleh penggemarnya sendiri? Omong-omong, selain tsundere, saya juga menominasikan kata-kata seperti hipokrit, omdo, keyboard warrior, dan juga plin-plan.

dakimakura ema menuai kontroversi (3)

Dikabarkan saat pertama kali ilustrasi untuk dakimakura Ema dirilis ke dunia online, banyak sekali kritik yang melayang dari para penggemar. Kebanyakan kritik tersebut terarah kepada bagian belakang dakimakura yang menurut Nugrahadi ‘siap dikupas.’ Mereka mempermasalahkan ekspresi muka Ema yang begitu out-of-character. Berikut adalah beberapa kritikan yang melayang dari para penggemar:

  • “This is bad…”
  • “Muka Ema di belakang dakimakuranya kok seram….”
  • “Muka Ema-chan di bagian belakangnya sangat tidak enak dipandang.”
  • “AKU TIDAK MAU MEMBELI DAKIMAKURA INI!”
  • “Emang pada awalnya para penggemar Shirobako minta dakimakura gitu?”
  • “Jadi memang tujuannya mengajak otaku untuk membuat harem ya, aku jadi sedikit shock.”

Namun sebuah tweet dari Infinite Shop mengemukakan kalau sejak dipublikasikannya ilustrasi Yasuhara Ema tempo hari, mereka kewalahan dengan jumlah pesanan yang masuk ke tokonya.

Ini adalah pengumuman untuk para pembeli dakimakura Shirobako. Kemarin setelah ilustrasi Yasuhara Ema dipublikasikan, kami menerima terlalu banyak pemesanan. Kami akan menghubungi para pemesan satu-satu, jadi kami mohon atas kesabarannya.

Yang pastinya sangat bertolak belakang dengan reaksi awal para penggemar, atau mungkinkah mereka bukan penggemar Shirobako? Ada yang tidak nyambung, harusnya dakimakura Ema tidak mungkin laku terjual, bahkan ada seorang penggemar yang jelas-jelas menyatakan tidak akan membelinya dengan caps lock. Thread dakimakura tersebut pun penuh dengan reaksi negatif, apakah mereka semua ini diam-diam tsundere?

dakimakura ema menuai kontroversi (2)

 Melihat fenomena ini, kini giliran para penggemar yang balik dikritisi oleh para netizen:

  • “Sudah dibuktikan kalau kepopulerannya melebihi komplain semua orang disini.”
  • “Yang mau komplain berkoar-koar, yang mau beli diam saja.”
  • Nagatani: ‘Keikaku doori'”
  • “Memang setiap ada topik seperti ini pasti selalu ada perbedaan. Tapi ya, kalau ada karya terkenal seperti ini pasti yang akan terjual dengan baik ya, merchandise seperti ini. (dakimakura)”
  • Karena di karya aslinya sendiri tidak ada adegan ero, makanya karakternya dibuat seperti itu kan? Mau gimana lagi. Kalau aku boleh bilang melihat bajunya akan dilucuti dan tatapannya yang begitu meminta. Menimbulkan perasaan bersalah tapi sedikit menstimulasi.

Memang susah terkadang memuaskan semua orang, apalagi bila ada penggemar yang merasa dirinya elit dan tidak suka bila merchandise seorang karakter tidak sesuai dengan harapannya. Pada saat itulah kita hanya bisa mengatakan, “Nggak suka? Bikin aja sendiri!

sumber: Yaraon!