[Celebrity Sunday] Gen Urobuchi

October 4, 2015 3:48 pm
[Celebrity Sunday] Gen Urobuchi

Penggemar anime tentunya sudah tidak asing lagi dengan nama Gen Urobuchi, penulis skenario yang sudah sering mebuat kalian depresi. Tetapi apakah kalian mengenal siapa sebenarnya Urobuchi yang terkenal sering membunuh karakter-karakternya? Menyambut berita mengenai Trigger yang berkolaborasi dengan penulis skenario tersebut untuk membuat anime baru, Celebrity Sunday kali ini akan membahas Gen Urobuchi.

celeb-sunday-urobuchi-saya

Sekarang, nama Urobuchi memang sangat terkenal di dunia anime. Tetapi dia memulai karirnya di studio game khusus dewasa. Awalnya, Urobuchi ingin menjadi penulis novel. Tetapi setelah memainkan beberapa game keluaran Leaf seperti Shizuku dan Kizuato, dia percaya bahwa game juga bisa mengekspresikan banyak hal. Karena itu dia masuk ke Nitroplus.

celeb-sunday-urobuchi-demonbane

Karya pertamanya di Nitroplus adalah Phantom -PHANTOM OF INFERNO-. Untuk game tersebut, Urobuchi menulis skenarionya. Sejak Demonbane, dia sering mendapatkan pekerjaan untuk menjadi supervisor, bukan lagi penulis skenario. Urobuchi kembali lagi menulis skenario game di 2003, untuk game Saya no Uta.

Urobuchi baru bisa mewujudkan mimpinya di tahun 2007 yaitu ketika dia bekerjasama dengan TYPE-MOON untuk menulis novel Fate/Zero. Di tahun 2008, Rei Hiroe, pengarang Black Lagoon, meminta Urobuchi untuk menulis adaptasi novel dari Black Lagoon. Sebelum Mahou Shoujo Madoka Magica, Urobuchi juga sempat menulis skenario untuk serial anime Blassreiter di 2008. Nama Urobuchi mulai terkenal di anime Madoka Magica yang tayang di 2011 karena membuat banyak orang depresi.

celeb-sunday-urobuchi-madoka

Urobuchi juga adalah penggemar film. Karena itu, dia sering memasukan homage untuk berbagai film dari karyanya yang dia tulis. Contohnya adalah plot cerita untuk Phantom sedikit mengikuti plot ceritanya Leon: The Professional. Waktu kecil, Urobuchi juga menyukai robot anime. Dia mendapatkan banyak inspirasi dari Votoms.

celeb-sunday-urobuchi-gaim

Urobuchi hanya tertarik karya-kaya yang penuh dengan “oppai” dan “ledakan.” Oleh karena itu, dia hanya menikmati film dan novel yang ada dua elemen tersebut. Urobuchi juga pernah mengatakan bahwa dia ingin menulis cerita yang dapat membuat hati hangat. Tetapi ketika dia menelusuri ceritanya, selalu berakhir dengan “bad end.” Bahkan dia sempat berpikir untuk berpikir berhenti menulis. Urobuchi kembali lagi menjadi percaya diri melalui Fate/Zero yang ditulisnya.

celeb-sunday-urobuchi-fate

Ketika berumur 24 tahun, Urobuchi menjalani perawatan untuk penyakitnya. Penyakitnya dikatakan kalau telat dirawat, bisa berujung ke kematian. Setelah itu di masa perawatan, dia berpikir “ini artinya setara dengan mayat yang dibunuh secara sosial.” Beberapa bulan kemudian, Urobuchi bisa membayangkan kematian dirinya, dan jadi bisa membayangkan bagaimana karakter yang dibuatnya bisa menghindari kematian ketika hampir mati. Tetapi dia juga pernah merasakan saat dimana dia dapat membunuh karakter dalam karyanya secara langsung tanpa ragu-ragu.

celeb-sunday-urobuchi-lol

Tidak aneh apabila Urobuchi berbakat membuat karya yang kadang sering membuat kalian pusing. Urobuchi berasal dari keluarga penulis. Kakeknya dan ayahnya adalah penulis novel, sedangkan ibunya adalah seiyuu.

Kalian bisa mengikut Gen Urobuchi di Twitter.